<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arab Saudi Bikin Sistem Tenaga Surya Futuristik, Mampu Hasilkan Air Minum</title><description>Arab Saudi dilaporkan berhasil melahirkan inovasi baru, yakni sebuah sistem tenaga surya futuristik di mana mampu menghasilkan air minum.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/09/56/2591042/arab-saudi-bikin-sistem-tenaga-surya-futuristik-mampu-hasilkan-air-minum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/09/56/2591042/arab-saudi-bikin-sistem-tenaga-surya-futuristik-mampu-hasilkan-air-minum"/><item><title>Arab Saudi Bikin Sistem Tenaga Surya Futuristik, Mampu Hasilkan Air Minum</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/09/56/2591042/arab-saudi-bikin-sistem-tenaga-surya-futuristik-mampu-hasilkan-air-minum</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/09/56/2591042/arab-saudi-bikin-sistem-tenaga-surya-futuristik-mampu-hasilkan-air-minum</guid><pubDate>Senin 09 Mei 2022 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Ayu Utami Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/09/56/2591042/arab-saudi-bikin-sistem-tenaga-surya-futuristik-mampu-hasilkan-air-minum-nbBftUv3hB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Arab Saudi bikin sistem tenaga surya futuristik, mampu hasilkan air minum (Foto: Unsplash/Karsten Wurth)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/09/56/2591042/arab-saudi-bikin-sistem-tenaga-surya-futuristik-mampu-hasilkan-air-minum-nbBftUv3hB.jpg</image><title>Arab Saudi bikin sistem tenaga surya futuristik, mampu hasilkan air minum (Foto: Unsplash/Karsten Wurth)</title></images><description>JAKARTA - Arab Saudi dilaporkan berhasil melahirkan inovasi baru, yakni sebuah sistem tenaga surya futuristik di mana mampu menghasilkan air minum.
Diolah dari ExtremeTech, Senin (9/5/2022), teknologi ini dibuat oleh Peng Wang, seorang ilmuwan lingkungan di Universitas Sains dan Teknologi King Abdullah (KAUST).
Disebutkan, Wang dibesarkan di desa China Barat tanpa air mengalir, sehingga untuk mendapatkan air, dia dan keluarganya harus mengambil dari sumur komunal.
BACA JUGA:Teka-Teki Terbentuknya Alam Semesta Menurut Sains Ternyata Termuat dalam Alquran
Oleh karena itul, Wang memutuskan eksperimen ini yang dibantu oleh tim ahli biologi dan insinyur untuk meningkatkan efisiensi panel surya.
Cara kerja sistem ini bergantung pada gel berbasis air, atau hidrogel dengan menggabungkannya dengan garam. Sehingga, mampu untuk menyerap uap air dari udara sekitarnya. Secara khusus, Wang memilih CaCl2, garam yang murah dan ramah lingkungan.
Selanjutnya, para ilmuwan menciptakan perangkat yang &quot;mudah dirakit di rumah&quot; menggunakan cakram hidrogel di bawah sinar Matahari, di mana menghasilkan 20 gram air dalam rentang dua setengah jam.
BACA JUGA:SpaceX Yakin Manusia Bisa Mendarat di Mars Sebentar Lagi
Kemudian, jika hidrogel sudah efektif, mereka mulai menerapkan gel ke bagian belakang panel surya. Lalu, mereka memasang ruang logam untuk mengumpulkan air.
Nantinya, pasokan air ini dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti menyiram tanaman, hingga menghidrasi manusia dan hewan.
Adanya sistem ini, akan sangat membantu dan memenuhi kebutuhan air bersih bagi daerah terpencil yang kekurangan air bersih.</description><content:encoded>JAKARTA - Arab Saudi dilaporkan berhasil melahirkan inovasi baru, yakni sebuah sistem tenaga surya futuristik di mana mampu menghasilkan air minum.
Diolah dari ExtremeTech, Senin (9/5/2022), teknologi ini dibuat oleh Peng Wang, seorang ilmuwan lingkungan di Universitas Sains dan Teknologi King Abdullah (KAUST).
Disebutkan, Wang dibesarkan di desa China Barat tanpa air mengalir, sehingga untuk mendapatkan air, dia dan keluarganya harus mengambil dari sumur komunal.
BACA JUGA:Teka-Teki Terbentuknya Alam Semesta Menurut Sains Ternyata Termuat dalam Alquran
Oleh karena itul, Wang memutuskan eksperimen ini yang dibantu oleh tim ahli biologi dan insinyur untuk meningkatkan efisiensi panel surya.
Cara kerja sistem ini bergantung pada gel berbasis air, atau hidrogel dengan menggabungkannya dengan garam. Sehingga, mampu untuk menyerap uap air dari udara sekitarnya. Secara khusus, Wang memilih CaCl2, garam yang murah dan ramah lingkungan.
Selanjutnya, para ilmuwan menciptakan perangkat yang &quot;mudah dirakit di rumah&quot; menggunakan cakram hidrogel di bawah sinar Matahari, di mana menghasilkan 20 gram air dalam rentang dua setengah jam.
BACA JUGA:SpaceX Yakin Manusia Bisa Mendarat di Mars Sebentar Lagi
Kemudian, jika hidrogel sudah efektif, mereka mulai menerapkan gel ke bagian belakang panel surya. Lalu, mereka memasang ruang logam untuk mengumpulkan air.
Nantinya, pasokan air ini dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Seperti menyiram tanaman, hingga menghidrasi manusia dan hewan.
Adanya sistem ini, akan sangat membantu dan memenuhi kebutuhan air bersih bagi daerah terpencil yang kekurangan air bersih.</content:encoded></item></channel></rss>
