<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pentingnya Balancing Motor Agar Berkendara Tetap Aman</title><description>Jangan lupa pahami pentingnya balancing sepeda motor agar berkendara tetap aman.&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/07/87/2590273/pentingnya-balancing-motor-agar-berkendara-tetap-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/07/87/2590273/pentingnya-balancing-motor-agar-berkendara-tetap-aman"/><item><title>Pentingnya Balancing Motor Agar Berkendara Tetap Aman</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/07/87/2590273/pentingnya-balancing-motor-agar-berkendara-tetap-aman</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/05/07/87/2590273/pentingnya-balancing-motor-agar-berkendara-tetap-aman</guid><pubDate>Senin 09 Mei 2022 07:04 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/07/87/2590273/pentingnya-balancing-motor-agar-berkendara-tetap-aman-zxPXbmOtwe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi sepeda motor (freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/07/87/2590273/pentingnya-balancing-motor-agar-berkendara-tetap-aman-zxPXbmOtwe.jpg</image><title>Ilustrasi sepeda motor (freepik)</title></images><description>SAMA&amp;nbsp;seperti mobil, motor pun perlu untuk dibalancing agar memiliki titik keseimbangan yang tepat. Balancing sangat berpengaruh terhadap keamanan dan kenyamanan berkendara.


Motor yang lama tidak dilakukan balancing akan kehilangan keseimbangan saat berkendara. Selain itu juga setir bakal menjadi getar dan lebih berat dibanding dengan biasanya.


Balancing biasa dilakukan ketika jarak tempuh motor sudah menyentuh 10.000 km. Atau bisa juga setiap mengganti ban baru agar perputaran roda ban baru dan ban lama seimbang.


Waktu balancing juga memperhatikan penggunaan dan medan yang dilalui saat berkendara. Jika medan yang kerap dilalui lumayan sulit dan berbatu sebaiknya melakukan balancing lebih rutin.
&amp;nbsp;

BACA JUGA:Cek Ketentuan Bawa Barang dengan Sepeda Motor Saat Mudik Lebaran 2022, Jangan Kelebihan Kapasitas!

BACA JUGA:Pemudik Ini Pasang Tulisan Menggelitik di Sepeda Motor: Thank You Presiden Diizinkan Mudik

Perbedaan antara balancing ban motor dengan ban mobil tidak jauh berbeda. Perbedaannya terletak pada prosesnya, di mana balancing motor dilakukan dengan Static, sedangkan mobil dengan Dynamic.


Balancing dengan Static dilakukan dengan hanya memperhitungkan titik keseimbangan saja. Namun untuk balancing dengan Dynamic memperhitungkan lebar velg juga.

Melansir dari blog Suzuki, sebelum melakukan balancing, perlu untuk mengecek dahulu kondisi ban. Pastikan ban tidak menggunakan cairan tambal ban dan mempunyai lebar velg minimal 2 inch.


Jika sudah memenuhi syarat maka balancing Static bisa dilakukan. Caranya yaitu dengan memasukkan ban motor ke dalam alat yang disebut dengan balancer.


Alat tersebut akan menunjukkan titik di mana ban harus diseimbangkan. Setelah titik ditemukan, maka akan diberi pemberat pada sisi yang tidak stabil.


Cara lain untuk balancing ban yaitu dengan melibatkan komponen lainnya seperti diameter velg, jarak velg dengan sumbu roda, dan lebar velg.


Caranya yaitu ukur 3 komponen tersebut sebelum memasukkan ban ke mesin balancing. Kemudian, masukkan ban dan ukuran dari 3 komponen di atas pada mesin balancing.


Selanjutnya putar roda untuk beberapa saat. Nantinya mesin balancing akan menunjukkan titik mana yang perlu dilakukan balancing. Kemudian, berikan pemberat hingga ban kembali stabil.


Penambahan pemberat disesuaikan dengan kebutuhan ban pada mesin balancing. Setelah ditambahkan pemberat, putar kembali ban. Ban yang sudah stabil akan menunjukkan angka 0 (nol).</description><content:encoded>SAMA&amp;nbsp;seperti mobil, motor pun perlu untuk dibalancing agar memiliki titik keseimbangan yang tepat. Balancing sangat berpengaruh terhadap keamanan dan kenyamanan berkendara.


Motor yang lama tidak dilakukan balancing akan kehilangan keseimbangan saat berkendara. Selain itu juga setir bakal menjadi getar dan lebih berat dibanding dengan biasanya.


Balancing biasa dilakukan ketika jarak tempuh motor sudah menyentuh 10.000 km. Atau bisa juga setiap mengganti ban baru agar perputaran roda ban baru dan ban lama seimbang.


Waktu balancing juga memperhatikan penggunaan dan medan yang dilalui saat berkendara. Jika medan yang kerap dilalui lumayan sulit dan berbatu sebaiknya melakukan balancing lebih rutin.
&amp;nbsp;

BACA JUGA:Cek Ketentuan Bawa Barang dengan Sepeda Motor Saat Mudik Lebaran 2022, Jangan Kelebihan Kapasitas!

BACA JUGA:Pemudik Ini Pasang Tulisan Menggelitik di Sepeda Motor: Thank You Presiden Diizinkan Mudik

Perbedaan antara balancing ban motor dengan ban mobil tidak jauh berbeda. Perbedaannya terletak pada prosesnya, di mana balancing motor dilakukan dengan Static, sedangkan mobil dengan Dynamic.


Balancing dengan Static dilakukan dengan hanya memperhitungkan titik keseimbangan saja. Namun untuk balancing dengan Dynamic memperhitungkan lebar velg juga.

Melansir dari blog Suzuki, sebelum melakukan balancing, perlu untuk mengecek dahulu kondisi ban. Pastikan ban tidak menggunakan cairan tambal ban dan mempunyai lebar velg minimal 2 inch.


Jika sudah memenuhi syarat maka balancing Static bisa dilakukan. Caranya yaitu dengan memasukkan ban motor ke dalam alat yang disebut dengan balancer.


Alat tersebut akan menunjukkan titik di mana ban harus diseimbangkan. Setelah titik ditemukan, maka akan diberi pemberat pada sisi yang tidak stabil.


Cara lain untuk balancing ban yaitu dengan melibatkan komponen lainnya seperti diameter velg, jarak velg dengan sumbu roda, dan lebar velg.


Caranya yaitu ukur 3 komponen tersebut sebelum memasukkan ban ke mesin balancing. Kemudian, masukkan ban dan ukuran dari 3 komponen di atas pada mesin balancing.


Selanjutnya putar roda untuk beberapa saat. Nantinya mesin balancing akan menunjukkan titik mana yang perlu dilakukan balancing. Kemudian, berikan pemberat hingga ban kembali stabil.


Penambahan pemberat disesuaikan dengan kebutuhan ban pada mesin balancing. Setelah ditambahkan pemberat, putar kembali ban. Ban yang sudah stabil akan menunjukkan angka 0 (nol).</content:encoded></item></channel></rss>
