<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Karyawan Grab Diduga Rendahkan Calon Mitra Disabilitas</title><description>Viral kejadian karyawan Grab diduga telah merendahkan calon mitra yang juga seorang disabilitas (tulis) saat ingin melakukan wawancara.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/27/54/2585949/viral-karyawan-grab-diduga-rendahkan-calon-mitra-disabilitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/27/54/2585949/viral-karyawan-grab-diduga-rendahkan-calon-mitra-disabilitas"/><item><title>Viral Karyawan Grab Diduga Rendahkan Calon Mitra Disabilitas</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/27/54/2585949/viral-karyawan-grab-diduga-rendahkan-calon-mitra-disabilitas</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/27/54/2585949/viral-karyawan-grab-diduga-rendahkan-calon-mitra-disabilitas</guid><pubDate>Rabu 27 April 2022 11:49 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/27/54/2585949/viral-karyawan-grab-diduga-rendahkan-calon-mitra-disabilitas-i4FplI5JcH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral karyawan Grab diduga rendahkan calon mitra disabilitas (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/27/54/2585949/viral-karyawan-grab-diduga-rendahkan-calon-mitra-disabilitas-i4FplI5JcH.jpg</image><title>Viral karyawan Grab diduga rendahkan calon mitra disabilitas (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Viral kejadian karyawan Grab diduga telah merendahkan calon mitra yang juga seorang disabilitas (tulis) saat ingin melakukan wawancara, ceritanya bertebaran di media sosial.
Pantauan Okezone, kejadian ini turut diunggah oleh akun Instagram @tagorenatadiningrat yang menceritakan kejadiaan tersebut, di mana dialami oleh anaknya sendiri.
&quot;Kronologinya, anak saya sampai di depan gedung, bertemu dengan security yang langsung secara tidak sopan mengusir dan melarang anak saya untuk masuk (anak saya sudah mendapat undangan interview),&quot; tulisnya di Instagram, dikutip Rabu (27/4/2022).
BACA JUGA:Profil Elon Musk, Pemilik Baru Twitter yang Dinilai Pelit
Dia melanjutkan, anaknya kemudian menunjukan surat undangan dan diketemukan lagi oleh security lain (mungkin kepala security), tetapi lagi-lagi seperti tidak diterima dengan muka masam, dan raut wajah yang marah-marah.
&quot;Kembali anak saya menunjukan isi WhatsApp dan undangan yang tertulis bahwa dia diundang interview. Sampai akhirnya diperbolehkan masuk bertemu salah satu pegawai, lagi-lagi merendahkan anak saya yang jelas-jelas sudah tertulis bahwa anak saya tuli,&quot; ujarnya.
Dijelaskan bahwa anaknya melakukannya ketika disuruh membaca dengan jelas dan keras. Sampai dites dengan dipanggil dari jauh apakah anaknya mendengar atau tidak.
&quot;Apakah sebodoh itu, di resume sudah tertulis anak saya tuli, tetapi masih di cek-cek seperti itu. Dipanggil, bertepuk tangan kencang-kencang, seolah-olah mengetes pendengaran anak saya yang memang tuli. Lalu, diberitahu bahwa tidak ada lowongan untuk disable saat itu,&quot; ungkap dia.
BACA JUGA:11 Juta Serangan Siber Dialami Indonesia, Dipicu Maraknya Pengguna Internet
Sementara itu, pihak Grab telah memberikan pernyataan perkara kejadian tersebut lewat Story di Instagram. Perusahaan mengatakan, menyesalkan kejadian yang dialami oleh salah satu calon mitra Grab di Cakung pada 26 April 2022.
&quot;Kami telah menghubungi beliau untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, agar dapat segera melakukan investigasi internal menyeluruh dan mengambil tindakan tegas,&quot; tulis Grab.
Perusahaan mengaku, tidak mentolerir segala bentuk diskriminasi dan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar hal serupa tidak terjadi lagi.</description><content:encoded>JAKARTA - Viral kejadian karyawan Grab diduga telah merendahkan calon mitra yang juga seorang disabilitas (tulis) saat ingin melakukan wawancara, ceritanya bertebaran di media sosial.
Pantauan Okezone, kejadian ini turut diunggah oleh akun Instagram @tagorenatadiningrat yang menceritakan kejadiaan tersebut, di mana dialami oleh anaknya sendiri.
&quot;Kronologinya, anak saya sampai di depan gedung, bertemu dengan security yang langsung secara tidak sopan mengusir dan melarang anak saya untuk masuk (anak saya sudah mendapat undangan interview),&quot; tulisnya di Instagram, dikutip Rabu (27/4/2022).
BACA JUGA:Profil Elon Musk, Pemilik Baru Twitter yang Dinilai Pelit
Dia melanjutkan, anaknya kemudian menunjukan surat undangan dan diketemukan lagi oleh security lain (mungkin kepala security), tetapi lagi-lagi seperti tidak diterima dengan muka masam, dan raut wajah yang marah-marah.
&quot;Kembali anak saya menunjukan isi WhatsApp dan undangan yang tertulis bahwa dia diundang interview. Sampai akhirnya diperbolehkan masuk bertemu salah satu pegawai, lagi-lagi merendahkan anak saya yang jelas-jelas sudah tertulis bahwa anak saya tuli,&quot; ujarnya.
Dijelaskan bahwa anaknya melakukannya ketika disuruh membaca dengan jelas dan keras. Sampai dites dengan dipanggil dari jauh apakah anaknya mendengar atau tidak.
&quot;Apakah sebodoh itu, di resume sudah tertulis anak saya tuli, tetapi masih di cek-cek seperti itu. Dipanggil, bertepuk tangan kencang-kencang, seolah-olah mengetes pendengaran anak saya yang memang tuli. Lalu, diberitahu bahwa tidak ada lowongan untuk disable saat itu,&quot; ungkap dia.
BACA JUGA:11 Juta Serangan Siber Dialami Indonesia, Dipicu Maraknya Pengguna Internet
Sementara itu, pihak Grab telah memberikan pernyataan perkara kejadian tersebut lewat Story di Instagram. Perusahaan mengatakan, menyesalkan kejadian yang dialami oleh salah satu calon mitra Grab di Cakung pada 26 April 2022.
&quot;Kami telah menghubungi beliau untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, agar dapat segera melakukan investigasi internal menyeluruh dan mengambil tindakan tegas,&quot; tulis Grab.
Perusahaan mengaku, tidak mentolerir segala bentuk diskriminasi dan segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar hal serupa tidak terjadi lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
