<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Lebaran 2022 Gerhana Matahari Akan Terjadi, Kapan Waktunya?</title><description>Beberapa hari mendatang menjelang Idul Fitri (Lebaran) 2022 Gerhana Matahari akan terjadi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/25/56/2584684/jelang-lebaran-2022-gerhana-matahari-akan-terjadi-kapan-waktunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/25/56/2584684/jelang-lebaran-2022-gerhana-matahari-akan-terjadi-kapan-waktunya"/><item><title>Jelang Lebaran 2022 Gerhana Matahari Akan Terjadi, Kapan Waktunya?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/25/56/2584684/jelang-lebaran-2022-gerhana-matahari-akan-terjadi-kapan-waktunya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/25/56/2584684/jelang-lebaran-2022-gerhana-matahari-akan-terjadi-kapan-waktunya</guid><pubDate>Senin 25 April 2022 10:08 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/25/56/2584684/jelang-lebaran-2022-gerhana-matahari-akan-terjadi-kapan-waktunya-KV21b5Q0jc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jelang Lebaran 2022 Gerhana Matahari akan terjadi, kapan waktunya? (Foto: NASA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/25/56/2584684/jelang-lebaran-2022-gerhana-matahari-akan-terjadi-kapan-waktunya-KV21b5Q0jc.jpg</image><title>Jelang Lebaran 2022 Gerhana Matahari akan terjadi, kapan waktunya? (Foto: NASA)</title></images><description>JAKARTA - Beberapa hari mendatang menjelang Idul Fitri (Lebaran) 2022 Gerhana Matahari akan terjadi, fenomena ini merupakan salah satu dari empat gerhana yang bakal berlangsung sepanjang tahun ini.
Pusat Sains Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam keterangan resminya mengatakan, fenomen gerhana pertamanya adalah Gerhana Matahari Sebagian.
&quot;Gerhana Matahari Sebagian adalah fenomena astronomis ketika Bumi, Bulan, dan Matahari terletak pada saru garis lurus, perumkaan Matahari yang teramati dari Bumi hanya tertutup sebagaian saja oleh Bulan,&quot; tulis BRIN, dikutip Senin (25/4/2022).
BACA JUGA:Ilmuwan Ungkap Keajaiban Kurma Mampu Bunuh Sel Kanker, Seperti Tertulis di Alquran
Hal ini, disebabkan oleh bayangan Bulan yang jatuh di permukaan Bumi cuma bayangan pebumbra/semu saja, sedangkan bayangan umbra inti berada di luar permukaan Bumi.
&quot;Wilayah yang tertutupi oleh bayangan penumbra Bulan akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian, sementara wilayah yang tertutup oleh banyangan umbra Bulan bakal mengalami Gerhana Matahari Total.
Disebutkan, Gerhana Matahari Sebagian ini puncaknya akan terjadi pada 1 Mei 2022 sekitar pukul 03.41 WIB.
BACA JUGA:NASA Pamerkan Rekaman Video Gerhana Matahari di Mars yang Menakjubkan
Gerhana ini, merupakan gerhana ke-66 dari 71 gerhana dalam siklus Saros 119. Magnitudo (lebar) maksimum gerhana kali ini mencapai 63,89 persen diameter sudut Matahari.
Sementara itu, Gerhana ini hanya bisa disaksikan di Pasifik Tenggara dan sebagaian Amerika Selatan. Artinya, tidak dapat disaksikan di Indonesia karena tidak dilalui bayangan penumbra Bulan.
&quot;Gerhana Matahari Sebagian kali ini, bertepatan dengan konjungsi akhir bulan Ramadan 1443 H, sehingga hilal kemungkinan dapat disaksikan ketika Matahri terbena, setelah gerhana.</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa hari mendatang menjelang Idul Fitri (Lebaran) 2022 Gerhana Matahari akan terjadi, fenomena ini merupakan salah satu dari empat gerhana yang bakal berlangsung sepanjang tahun ini.
Pusat Sains Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam keterangan resminya mengatakan, fenomen gerhana pertamanya adalah Gerhana Matahari Sebagian.
&quot;Gerhana Matahari Sebagian adalah fenomena astronomis ketika Bumi, Bulan, dan Matahari terletak pada saru garis lurus, perumkaan Matahari yang teramati dari Bumi hanya tertutup sebagaian saja oleh Bulan,&quot; tulis BRIN, dikutip Senin (25/4/2022).
BACA JUGA:Ilmuwan Ungkap Keajaiban Kurma Mampu Bunuh Sel Kanker, Seperti Tertulis di Alquran
Hal ini, disebabkan oleh bayangan Bulan yang jatuh di permukaan Bumi cuma bayangan pebumbra/semu saja, sedangkan bayangan umbra inti berada di luar permukaan Bumi.
&quot;Wilayah yang tertutupi oleh bayangan penumbra Bulan akan mengalami Gerhana Matahari Sebagian, sementara wilayah yang tertutup oleh banyangan umbra Bulan bakal mengalami Gerhana Matahari Total.
Disebutkan, Gerhana Matahari Sebagian ini puncaknya akan terjadi pada 1 Mei 2022 sekitar pukul 03.41 WIB.
BACA JUGA:NASA Pamerkan Rekaman Video Gerhana Matahari di Mars yang Menakjubkan
Gerhana ini, merupakan gerhana ke-66 dari 71 gerhana dalam siklus Saros 119. Magnitudo (lebar) maksimum gerhana kali ini mencapai 63,89 persen diameter sudut Matahari.
Sementara itu, Gerhana ini hanya bisa disaksikan di Pasifik Tenggara dan sebagaian Amerika Selatan. Artinya, tidak dapat disaksikan di Indonesia karena tidak dilalui bayangan penumbra Bulan.
&quot;Gerhana Matahari Sebagian kali ini, bertepatan dengan konjungsi akhir bulan Ramadan 1443 H, sehingga hilal kemungkinan dapat disaksikan ketika Matahri terbena, setelah gerhana.</content:encoded></item></channel></rss>
