<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Hal Harus Diperhatikan Saat Mudik dengan Mobil Pribadi, Jangan Nyetir Seenaknya! </title><description>Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi diimbau untuk tetap waspada ketika berkendara.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/17/87/2580273/3-hal-harus-diperhatikan-saat-mudik-dengan-mobil-pribadi-jangan-nyetir-seenaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/17/87/2580273/3-hal-harus-diperhatikan-saat-mudik-dengan-mobil-pribadi-jangan-nyetir-seenaknya"/><item><title>3 Hal Harus Diperhatikan Saat Mudik dengan Mobil Pribadi, Jangan Nyetir Seenaknya! </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/17/87/2580273/3-hal-harus-diperhatikan-saat-mudik-dengan-mobil-pribadi-jangan-nyetir-seenaknya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/17/87/2580273/3-hal-harus-diperhatikan-saat-mudik-dengan-mobil-pribadi-jangan-nyetir-seenaknya</guid><pubDate>Senin 18 April 2022 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/17/87/2580273/3-hal-harus-diperhatikan-saat-mudik-dengan-mobil-pribadi-jangan-nyetir-seenaknya-MImAs8RO0Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil (freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/17/87/2580273/3-hal-harus-diperhatikan-saat-mudik-dengan-mobil-pribadi-jangan-nyetir-seenaknya-MImAs8RO0Y.jpg</image><title>Ilustrasi mobil (freepik)</title></images><description>PEMUDIK yang menggunakan kendaraan pribadi diimbau untuk tetap waspada ketika berkendara dengan jarak yang cukup jauh untuk bertemu sanak saudara.

Menurut AVP of Marketing &amp;amp; Growth Qoala, Delta Andreansyah mengungkapkan bahwa mengemudi saat lebaran atau pada saat mudik jelas akan berbeda dengan mengemudi di hari-hari biasa.

&quot;Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan perjalanan mudik. Mulai dari kondisi jalan, keselamatan berkendara, rute perjalanan, hingga persiapan khusus yang harus dilakukan tentunya berbeda-beda,&quot; ungkap Delta Andreansyah.

Pilih rute jalan yang tepat

Sebelum memulai perjalanan, pastikan untuk mencari tahu dan memilih rute yang tepat untuk ditempuh. Dengan menentukan rute, kita bisa berkendara dengan baik tanpa harus membuang waktu tersesat di jalan. Selain itu, dalam memilih rute kita juga perlu memahami kondisi jalan dan area rawan macet ataupun kecelakaan agar sampai sesuai perkiraan dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Direktur Operasi Jasa Marga Tollroad Operator, Yoga Trianggoro sebelumnya menginformasikan ada beberapa contoh titik kemacetan yang dapat diwaspadai saat mudik lebaran tahun ini seperti KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah ke Purbaleunyi.

Selain itu Gerbang Tol Cikampek Utama di Tol Japek, Gerbang Tol Kalikangkung di Tol Semarang-Solo hingga Gerbang Tol Banyumanik di Tol Semarang-Solo. Jaga kondisi fisik



BACA JUGA:Honda Siapkan Rp574 Triliun Demi Mobil Listrik Hingga 2030, Ini Faktanya

BACA JUGA:Cuma 11 Hari, Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Dipesan 800 Unit Loh

Mengemudi adalah tugas penting yang membutuhkan tingkat fokus dan kesadaran yang tinggi. Namun, tanpa makanan dan air selama berjam-jam saat berpuasa, tubuh kita mudah lelah dan sulit untuk tetap fokus. Usahakan untuk istirahat yang cukup dan menjalankan sahur sebelum perjalanan, guna memaksimalkan kondisi fisik terjaga dengan baik.

Marcel Kurniawan, Training &amp;amp; Development Manager dari Real Driving Centre (RDC) mengatakan ada baiknya jika Anda beristirahat tiap dua jam sekali di rest area karena normalnya kemampuan berkonsentrasi akan berkurang ketika berkendara lebih dari dua jam.

&quot;Lakukan peregangan dan menghirup udara segar dari luar atau jika perlu istirahat selama 15 menit untuk mengistirahatkan mata dan tubuh,&quot; kata Marcel.
Siapkan kendaraan untuk perjalanan jauh

Periksa kondisi mobil secara keseluruhan dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Lakukan servis mobil dan segera ganti suku cadang mobil yang sudah tidak berfungsi maksimal.

Beberapa komponen penting yang harus diperiksa adalah kondisi baterai, radiator, kondisi rem, penggantian oli, indikasi kebocoran, kondisi ban dan komponen lain yang membantu mencegah mesin dari overheating. Selain itu, dilengkapi keamanan kendaraan dengan memiliki perlindungan asuransi kendaraan.

</description><content:encoded>PEMUDIK yang menggunakan kendaraan pribadi diimbau untuk tetap waspada ketika berkendara dengan jarak yang cukup jauh untuk bertemu sanak saudara.

Menurut AVP of Marketing &amp;amp; Growth Qoala, Delta Andreansyah mengungkapkan bahwa mengemudi saat lebaran atau pada saat mudik jelas akan berbeda dengan mengemudi di hari-hari biasa.

&quot;Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan perjalanan mudik. Mulai dari kondisi jalan, keselamatan berkendara, rute perjalanan, hingga persiapan khusus yang harus dilakukan tentunya berbeda-beda,&quot; ungkap Delta Andreansyah.

Pilih rute jalan yang tepat

Sebelum memulai perjalanan, pastikan untuk mencari tahu dan memilih rute yang tepat untuk ditempuh. Dengan menentukan rute, kita bisa berkendara dengan baik tanpa harus membuang waktu tersesat di jalan. Selain itu, dalam memilih rute kita juga perlu memahami kondisi jalan dan area rawan macet ataupun kecelakaan agar sampai sesuai perkiraan dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Direktur Operasi Jasa Marga Tollroad Operator, Yoga Trianggoro sebelumnya menginformasikan ada beberapa contoh titik kemacetan yang dapat diwaspadai saat mudik lebaran tahun ini seperti KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah ke Purbaleunyi.

Selain itu Gerbang Tol Cikampek Utama di Tol Japek, Gerbang Tol Kalikangkung di Tol Semarang-Solo hingga Gerbang Tol Banyumanik di Tol Semarang-Solo. Jaga kondisi fisik



BACA JUGA:Honda Siapkan Rp574 Triliun Demi Mobil Listrik Hingga 2030, Ini Faktanya

BACA JUGA:Cuma 11 Hari, Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Dipesan 800 Unit Loh

Mengemudi adalah tugas penting yang membutuhkan tingkat fokus dan kesadaran yang tinggi. Namun, tanpa makanan dan air selama berjam-jam saat berpuasa, tubuh kita mudah lelah dan sulit untuk tetap fokus. Usahakan untuk istirahat yang cukup dan menjalankan sahur sebelum perjalanan, guna memaksimalkan kondisi fisik terjaga dengan baik.

Marcel Kurniawan, Training &amp;amp; Development Manager dari Real Driving Centre (RDC) mengatakan ada baiknya jika Anda beristirahat tiap dua jam sekali di rest area karena normalnya kemampuan berkonsentrasi akan berkurang ketika berkendara lebih dari dua jam.

&quot;Lakukan peregangan dan menghirup udara segar dari luar atau jika perlu istirahat selama 15 menit untuk mengistirahatkan mata dan tubuh,&quot; kata Marcel.
Siapkan kendaraan untuk perjalanan jauh

Periksa kondisi mobil secara keseluruhan dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Lakukan servis mobil dan segera ganti suku cadang mobil yang sudah tidak berfungsi maksimal.

Beberapa komponen penting yang harus diperiksa adalah kondisi baterai, radiator, kondisi rem, penggantian oli, indikasi kebocoran, kondisi ban dan komponen lain yang membantu mencegah mesin dari overheating. Selain itu, dilengkapi keamanan kendaraan dengan memiliki perlindungan asuransi kendaraan.

</content:encoded></item></channel></rss>
