<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Setel Musik Klasik Bikin Daya Jangkau Mobil Listrik Lebih Jauh, Ini Faktanya </title><description>Terdapat studi tentang pemilihan musik yang memang membantu atau memengaruhi perilaku mengemudi kita di jalan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/11/52/2576903/setel-musik-klasik-bikin-daya-jangkau-mobil-listrik-lebih-jauh-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/11/52/2576903/setel-musik-klasik-bikin-daya-jangkau-mobil-listrik-lebih-jauh-ini-faktanya"/><item><title>Setel Musik Klasik Bikin Daya Jangkau Mobil Listrik Lebih Jauh, Ini Faktanya </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/11/52/2576903/setel-musik-klasik-bikin-daya-jangkau-mobil-listrik-lebih-jauh-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/11/52/2576903/setel-musik-klasik-bikin-daya-jangkau-mobil-listrik-lebih-jauh-ini-faktanya</guid><pubDate>Selasa 12 April 2022 08:11 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Budi Santoso</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/11/52/2576903/setel-musik-klasik-bikin-daya-jangkau-mobil-listrik-lebih-jauh-ini-faktanya-6jTZHC5ZD6.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Mobil Listrik (dok Unsplash)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/11/52/2576903/setel-musik-klasik-bikin-daya-jangkau-mobil-listrik-lebih-jauh-ini-faktanya-6jTZHC5ZD6.jfif</image><title>Ilustrasi Mobil Listrik (dok Unsplash)</title></images><description>BIASANYA setiap orang memiliki daftar lagu yang harus dipasang di kendaraan saat bepergian, dan ada studi tentang pemilihan musik yang memang membantu atau memengaruhi perilaku mengemudi kita di jalan.

Seperti dilansir dari Carscoop, menurut Kia, penelitian yang dilakukan dengan menggunakan model EV6 GT-Line S membuktikan bahwa pemilihan musik yang tepat juga mempengaruhi jarak mengemudi kendaraan listrik (EV) di dunia nyata.



BACA JUGA:Gokil! Mobil Listrik Rp2,85 M Jadi Kanvas Lukisan Anak-Anak

BACA JUGA:Mobil Listrik Karya Anak Bangsa Mejeng di Hari Terakhir IIMS Hybrid 2022, Begini Penampakannya

Model Kia EV6 GT-Line S dipilih karena dilengkapi sound system Meridian Audio dengan 14 speaker, dan menariknya Kia menyebut sejumlah peserta yang belum memiliki pengalaman langsung mengendarai EV.

Kia meminta peserta mengendarai EV6 29 km melintasi jalan perkotaan, lingkungan, jalan terbuka dan jalan desa yang berkelok-kelok, dan semua diminta untuk mendengarkan daftar lagu yang telah ditentukan sebelumnya (Tycho - Awake, Adele - Hello, The Weeknd - Blinding Lights , Anna Meredith - Nautilus, Kanye West - Fade, dan Beethoven - Symphony No. 9 in D Minor, Op.125.)

Pada pengaturan volume dan suara yang seragam. Pada saat yang sama, Kia juga merekam data biometrik peserta menggunakan perangkat Empatica E4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta mengemudi empat kali lebih efisien jika lagu Beethoven dimainkan dibandingkan dengan lagu lain dalam daftar, sedangkan lagu The Weeknd membuat mereka mengemudi lebih agresif dan mengurangi kapasitas baterai lebih cepat.

Studi ini dipantau oleh Dr. Duncan Williams, dosen di Fakultas Sains, Teknik, dan Lingkungan Universitas Salford, dan dia juga ahli dalam akustik, kebisingan, psikoakustik, dan ilmu suara.

&amp;ldquo;Berdasarkan studi musik memang memiliki pengaruh besar pada jarak mengemudi kendaraan listrik di dunia nyata. Lagu yang berbeda mampu menghasilkan aktivitas elektrodermal yang berbeda dan peningkatan volume darah untuk setiap peserta. Singkatnya, jika Anda ingin melangkah lebih jauh, dengarkan lagu klasik yang menenangkan seperti Beethoven,'' tutur dr. Duncan.
</description><content:encoded>BIASANYA setiap orang memiliki daftar lagu yang harus dipasang di kendaraan saat bepergian, dan ada studi tentang pemilihan musik yang memang membantu atau memengaruhi perilaku mengemudi kita di jalan.

Seperti dilansir dari Carscoop, menurut Kia, penelitian yang dilakukan dengan menggunakan model EV6 GT-Line S membuktikan bahwa pemilihan musik yang tepat juga mempengaruhi jarak mengemudi kendaraan listrik (EV) di dunia nyata.



BACA JUGA:Gokil! Mobil Listrik Rp2,85 M Jadi Kanvas Lukisan Anak-Anak

BACA JUGA:Mobil Listrik Karya Anak Bangsa Mejeng di Hari Terakhir IIMS Hybrid 2022, Begini Penampakannya

Model Kia EV6 GT-Line S dipilih karena dilengkapi sound system Meridian Audio dengan 14 speaker, dan menariknya Kia menyebut sejumlah peserta yang belum memiliki pengalaman langsung mengendarai EV.

Kia meminta peserta mengendarai EV6 29 km melintasi jalan perkotaan, lingkungan, jalan terbuka dan jalan desa yang berkelok-kelok, dan semua diminta untuk mendengarkan daftar lagu yang telah ditentukan sebelumnya (Tycho - Awake, Adele - Hello, The Weeknd - Blinding Lights , Anna Meredith - Nautilus, Kanye West - Fade, dan Beethoven - Symphony No. 9 in D Minor, Op.125.)

Pada pengaturan volume dan suara yang seragam. Pada saat yang sama, Kia juga merekam data biometrik peserta menggunakan perangkat Empatica E4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta mengemudi empat kali lebih efisien jika lagu Beethoven dimainkan dibandingkan dengan lagu lain dalam daftar, sedangkan lagu The Weeknd membuat mereka mengemudi lebih agresif dan mengurangi kapasitas baterai lebih cepat.

Studi ini dipantau oleh Dr. Duncan Williams, dosen di Fakultas Sains, Teknik, dan Lingkungan Universitas Salford, dan dia juga ahli dalam akustik, kebisingan, psikoakustik, dan ilmu suara.

&amp;ldquo;Berdasarkan studi musik memang memiliki pengaruh besar pada jarak mengemudi kendaraan listrik di dunia nyata. Lagu yang berbeda mampu menghasilkan aktivitas elektrodermal yang berbeda dan peningkatan volume darah untuk setiap peserta. Singkatnya, jika Anda ingin melangkah lebih jauh, dengarkan lagu klasik yang menenangkan seperti Beethoven,'' tutur dr. Duncan.
</content:encoded></item></channel></rss>
