<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nissan Produksi Baterai All-Solid-State untuk Mobil Listrik, Ini Sederet Keunggulannya</title><description>Baterai jenis solid-state nantinya akan menggantikan baterai lithium-ion yang digunakan saat ini.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/11/52/2576864/nissan-produksi-baterai-all-solid-state-untuk-mobil-listrik-ini-sederet-keunggulannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/11/52/2576864/nissan-produksi-baterai-all-solid-state-untuk-mobil-listrik-ini-sederet-keunggulannya"/><item><title>Nissan Produksi Baterai All-Solid-State untuk Mobil Listrik, Ini Sederet Keunggulannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/11/52/2576864/nissan-produksi-baterai-all-solid-state-untuk-mobil-listrik-ini-sederet-keunggulannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/11/52/2576864/nissan-produksi-baterai-all-solid-state-untuk-mobil-listrik-ini-sederet-keunggulannya</guid><pubDate>Senin 11 April 2022 16:06 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/11/52/2576864/nissan-produksi-baterai-all-solid-state-untuk-mobil-listrik-ini-sederet-keunggulannya-BZdtc0rlqp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nissan Mobil (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/11/52/2576864/nissan-produksi-baterai-all-solid-state-untuk-mobil-listrik-ini-sederet-keunggulannya-BZdtc0rlqp.jpg</image><title>Nissan Mobil (Reuters)</title></images><description>NISSAN berencana memproduksi baterai all-solid-state yang akan digunakan dalam kendaraan listrik (EV) di masa mendatang. Baterai jenis solid-state nantinya akan menggantikan baterai lithium-ion yang digunakan saat ini.

Rencana besar tersebut akan dimulai dengan membangun jalur produksi percontohan di Pabrik Yokohama, Jepang pada tahun fiskal 2024. Setelah itu baru akan menghadirkan kendaraan listrik dengan baterai all-solid-state pertamanya pada 2028.
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Nissan Tunda Penjualan SUV Listrik Ariya B6, Kok Bisa?
Melansir dari The Verge, Senin (11/4/2022), baterai all-solid-state sendiri secara spesifikasi jauh lebih unggul dari baterai lithium-ion. Baterai ini dapat mengisi daya lebih cepat, menampung lebih banyak daya, dan memiliki daya tahan yang lebih awet.

Dikatakan baterai all-solid-state dapat mengurangi harga paket baterai menjadi US$75 per kWh pada tahun 2028 dan akhirnya menjadi US$65 per kWh.  Baterai akan membantu membuat EV jauh lebih terjangkau dan pada akhirnya menyamai harga mobil mesin.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8wNS8xLzE0Njc0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Nissan mengungkap telah menggelontorkan dana sebesar US$17,6 miliar atau sekitar Rp 252 triliun untuk mengembangkan baterai all-solid-state. Perusahaan akan bersaing dengan pabrikan mobil lainnya dalam menghadirkan baterai canggih ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Anak Kucing Terjebak di Ruang Mesin Nissan Rogue yang Melaju, Endingnya Bikin Senyum
Seperti diketahui, baterai all-solid-state juga tengah dikembangkan oleh QuantumScape yang didukung Volkswagen yang berencana untuk mulai menjualnya pada tahun 2024. Selain itu juga ada Ford yang akan menghadirkannya pada akhir dekade ini.

Toyota pun diketahui turut mengembangkan baterai all-solid-state. Rencana pengembangannya telah diumumkan beberapa tahun lalu dan digadang-gadang akan rampung dalam waktu dekat meskipun hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberhasilan.
</description><content:encoded>NISSAN berencana memproduksi baterai all-solid-state yang akan digunakan dalam kendaraan listrik (EV) di masa mendatang. Baterai jenis solid-state nantinya akan menggantikan baterai lithium-ion yang digunakan saat ini.

Rencana besar tersebut akan dimulai dengan membangun jalur produksi percontohan di Pabrik Yokohama, Jepang pada tahun fiskal 2024. Setelah itu baru akan menghadirkan kendaraan listrik dengan baterai all-solid-state pertamanya pada 2028.
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Nissan Tunda Penjualan SUV Listrik Ariya B6, Kok Bisa?
Melansir dari The Verge, Senin (11/4/2022), baterai all-solid-state sendiri secara spesifikasi jauh lebih unggul dari baterai lithium-ion. Baterai ini dapat mengisi daya lebih cepat, menampung lebih banyak daya, dan memiliki daya tahan yang lebih awet.

Dikatakan baterai all-solid-state dapat mengurangi harga paket baterai menjadi US$75 per kWh pada tahun 2028 dan akhirnya menjadi US$65 per kWh.  Baterai akan membantu membuat EV jauh lebih terjangkau dan pada akhirnya menyamai harga mobil mesin.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8wNS8xLzE0Njc0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Nissan mengungkap telah menggelontorkan dana sebesar US$17,6 miliar atau sekitar Rp 252 triliun untuk mengembangkan baterai all-solid-state. Perusahaan akan bersaing dengan pabrikan mobil lainnya dalam menghadirkan baterai canggih ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:&amp;nbsp;Anak Kucing Terjebak di Ruang Mesin Nissan Rogue yang Melaju, Endingnya Bikin Senyum
Seperti diketahui, baterai all-solid-state juga tengah dikembangkan oleh QuantumScape yang didukung Volkswagen yang berencana untuk mulai menjualnya pada tahun 2024. Selain itu juga ada Ford yang akan menghadirkannya pada akhir dekade ini.

Toyota pun diketahui turut mengembangkan baterai all-solid-state. Rencana pengembangannya telah diumumkan beberapa tahun lalu dan digadang-gadang akan rampung dalam waktu dekat meskipun hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberhasilan.
</content:encoded></item></channel></rss>
