<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Truk Volvo Tabrak 5 Mobil di Tol Jagorawi, Yuk Ingat Lagi Rumus Jaga Jarak 3 Detik</title><description>Insiden itu melibatkan truk Volvo bernomor polisi F 8223 FV dengan lima mobil lainnya di jalur arah Jakarta.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/05/52/2573341/truk-volvo-tabrak-5-mobil-di-tol-jagorawi-yuk-ingat-lagi-rumus-jaga-jarak-3-detik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/05/52/2573341/truk-volvo-tabrak-5-mobil-di-tol-jagorawi-yuk-ingat-lagi-rumus-jaga-jarak-3-detik"/><item><title>Truk Volvo Tabrak 5 Mobil di Tol Jagorawi, Yuk Ingat Lagi Rumus Jaga Jarak 3 Detik</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/05/52/2573341/truk-volvo-tabrak-5-mobil-di-tol-jagorawi-yuk-ingat-lagi-rumus-jaga-jarak-3-detik</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/04/05/52/2573341/truk-volvo-tabrak-5-mobil-di-tol-jagorawi-yuk-ingat-lagi-rumus-jaga-jarak-3-detik</guid><pubDate>Selasa 05 April 2022 11:04 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniawati Hasjanah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/05/52/2573341/truk-volvo-tabrak-5-mobil-di-tol-jagorawi-yuk-ingat-lagi-rumus-jaga-jarak-3-detik-QNejzJWRPL.png" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan beruntun di Tol Jagorawi (dok ANTARA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/05/52/2573341/truk-volvo-tabrak-5-mobil-di-tol-jagorawi-yuk-ingat-lagi-rumus-jaga-jarak-3-detik-QNejzJWRPL.png</image><title>Kecelakaan beruntun di Tol Jagorawi (dok ANTARA)</title></images><description>KECELAKAAN beruntun kembali terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Jakarta pada Senin, 4 April 2022.
Insiden itu melibatkan truk Volvo bernomor polisi F 8223 FV dengan lima mobil lainnya di jalur arah Jakarta.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Edy Surasa Edy menjelaskan, kejadian itu bermula saat truk yang dikendarai sopir truk berinisial I tengah melaju di Tol Jagorawi dari arah selatan menuju utara.
&quot;Itu pertama kali truk hantam taksi pertamanya, taksi itu kemudian terdorong ke 5 mobil di depannya,&quot; terang Edy.

BACA JUGA: 5 Koleksi Mobil Mewah Ahok, Termurah Rp400 Jutaan
BACA JUGA:Deretan Mobil Listrik yang Bisa Dibeli di IIMS 2022, Cek Harganya
Beruntung,  tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Hanya kerugian ada materi.
Insiden itu diduga akibat sopir yang kurang hati-hati.
&quot;Sopir truk kurang hati-hati,&quot;ujar Edy.
Berkaca dari insiden ini, sebaiknya pengendara mengingat lagi rumus jaga jarak tiga detik agar bisa menghindari kecelakaan beruntun.
Melansir Auto2000, ketika berada di jalan tol, kendaraan melaju dalam kecepatan yang tinggi.Meski demikian, pengendara perlu mengantisipasi jika kendaraan di depannya mendadak memperlambat kecepatan atau berpindah lajur.
Dengan menjaga jarak aman, akan ada ruang bagi pengendara untuk menurunkan kecepatan secara bertahap, bukan rem mendadak yang pada akhirnya bisa menyebabkan tabrakan beruntun.
Satu di antara cara untuk mencegah kecelakaan beruntun, pengendara perlu menerapkan metode berhitung tiga detik saat ingin menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
Tiga detik yang dimaksud di sini bisa mengantisipasi jarak sekitar 84 meter dari kendaraan di depannya.
Misalnya apabila mobil bergerak dari angka 100 kpj, per menit dibagi 60 detik untuk mendapatkan jarak 1.667 meter per menit. Lalu, dibagi lagi 60 untuk mendapatkan waktu satu detik yaitu 28 meter per detik. Jadi, mengacu pada perhitungan tersebut, waktu tiga detik bisa mengantisipasi jarak sekitar 84 meter.
Tak hanya itu, jaga jarak aman juga memperhitungkan reaksi manusia dan mekanis saat ingin memperlambat laju kendaraan atau melakukan manuver.
Hal ini lantaran ada waktu yang dibutuhkan mulai dari seseorang memproses suatu keadaan hingga menginjak pedal rem.
Reaksi yang ditimbulkan saat pedal rem diinjak juga tidak instan. Untuk itu, menjaga jarak aman antar kendaraan dapat memberi ruang untuk pengemudi bermanuver dan melakukan tindakan, saat akan menghindari kejadian tak diinginkan di depannya.</description><content:encoded>KECELAKAAN beruntun kembali terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Jakarta pada Senin, 4 April 2022.
Insiden itu melibatkan truk Volvo bernomor polisi F 8223 FV dengan lima mobil lainnya di jalur arah Jakarta.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Edy Surasa Edy menjelaskan, kejadian itu bermula saat truk yang dikendarai sopir truk berinisial I tengah melaju di Tol Jagorawi dari arah selatan menuju utara.
&quot;Itu pertama kali truk hantam taksi pertamanya, taksi itu kemudian terdorong ke 5 mobil di depannya,&quot; terang Edy.

BACA JUGA: 5 Koleksi Mobil Mewah Ahok, Termurah Rp400 Jutaan
BACA JUGA:Deretan Mobil Listrik yang Bisa Dibeli di IIMS 2022, Cek Harganya
Beruntung,  tak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Hanya kerugian ada materi.
Insiden itu diduga akibat sopir yang kurang hati-hati.
&quot;Sopir truk kurang hati-hati,&quot;ujar Edy.
Berkaca dari insiden ini, sebaiknya pengendara mengingat lagi rumus jaga jarak tiga detik agar bisa menghindari kecelakaan beruntun.
Melansir Auto2000, ketika berada di jalan tol, kendaraan melaju dalam kecepatan yang tinggi.Meski demikian, pengendara perlu mengantisipasi jika kendaraan di depannya mendadak memperlambat kecepatan atau berpindah lajur.
Dengan menjaga jarak aman, akan ada ruang bagi pengendara untuk menurunkan kecepatan secara bertahap, bukan rem mendadak yang pada akhirnya bisa menyebabkan tabrakan beruntun.
Satu di antara cara untuk mencegah kecelakaan beruntun, pengendara perlu menerapkan metode berhitung tiga detik saat ingin menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.
Tiga detik yang dimaksud di sini bisa mengantisipasi jarak sekitar 84 meter dari kendaraan di depannya.
Misalnya apabila mobil bergerak dari angka 100 kpj, per menit dibagi 60 detik untuk mendapatkan jarak 1.667 meter per menit. Lalu, dibagi lagi 60 untuk mendapatkan waktu satu detik yaitu 28 meter per detik. Jadi, mengacu pada perhitungan tersebut, waktu tiga detik bisa mengantisipasi jarak sekitar 84 meter.
Tak hanya itu, jaga jarak aman juga memperhitungkan reaksi manusia dan mekanis saat ingin memperlambat laju kendaraan atau melakukan manuver.
Hal ini lantaran ada waktu yang dibutuhkan mulai dari seseorang memproses suatu keadaan hingga menginjak pedal rem.
Reaksi yang ditimbulkan saat pedal rem diinjak juga tidak instan. Untuk itu, menjaga jarak aman antar kendaraan dapat memberi ruang untuk pengemudi bermanuver dan melakukan tindakan, saat akan menghindari kejadian tak diinginkan di depannya.</content:encoded></item></channel></rss>
