<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenali Jenis Power Steering pada Mobil dan Cara Kerjanya</title><description>Ada tiga jenis power steering mobil yang dikenal di pasar otomotif.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/30/52/2570289/kenali-jenis-power-steering-pada-mobil-dan-cara-kerjanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/30/52/2570289/kenali-jenis-power-steering-pada-mobil-dan-cara-kerjanya"/><item><title>Kenali Jenis Power Steering pada Mobil dan Cara Kerjanya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/30/52/2570289/kenali-jenis-power-steering-pada-mobil-dan-cara-kerjanya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/30/52/2570289/kenali-jenis-power-steering-pada-mobil-dan-cara-kerjanya</guid><pubDate>Kamis 31 Maret 2022 12:02 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/30/52/2570289/kenali-jenis-power-steering-pada-mobil-dan-cara-kerjanya-Lpfb1O44YU.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: MentalFloss)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/30/52/2570289/kenali-jenis-power-steering-pada-mobil-dan-cara-kerjanya-Lpfb1O44YU.JPG</image><title>Ilustrasi (Foto: MentalFloss)</title></images><description>SAAT ini ada tiga jenis power steering mobil yang dikenal di pasar otomotif. Meski berbeda jenis, namun ketiganya masih memiliki fungsi yang sama.
Power steering sendiri berfungsi untuk meringankan kerja pengemudi. Dengan teknologi ini, pengemudi tak membutuhkan banyak tenaga saat memutar setir.
Adapun tiga jenis power steering adalah sebagai berikut, seperti dilansir dari berbagai sumber, Rabu (30/3/2022).
Power steering hidrolik
Power steering hidrolik mulai muncul pada tahun 1950-an hingga 2000-an awal. Sistem penggerak kemudi pada jenis ini memanfaatkan fluida sebagai media penghantar tenaga.
Cara kerja dari power steering hidrolik saat kemudi diputar, katup dalam gearbox akan terbuka. Tenaga yang dihasilkan dari pompa power steering kemudian akan disalurkan ke piston.

Tenaga ini yang membantu pengemudi saat memutar stir. Hingga saat ini, power steering hidrolik paling banyak dipakai termasuk pada Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.
Sayangnya power steering hidrolik rentan mengalami kebocoran oli atau fluida. Kebocoran biasa terjadi baik dari selang maupun dari gear box.
Electronic power steering
Sesuai dengan namnaya, jenis power steering ini menggunakan motor listrik sebagai medianya. Motor memutar poros pada steering column, pada mobil Alphard atau steering gear box pada mobil BMW.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wOS8xMS84LzEyMDcyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Seperti power steering hidrolik, Electronic power steering juga memiliki kelemahan. Lantaran motor listrik posisinya di bawah, berpotensi stir berat saat dalam posisi genangan air yang tinggi.Power steering hybrid
Jenis pengenteng stir yang satu ini merupakan yang terbaru yang cara kerjanya mengadopsi dari dua jenis sebelumnya. Cara kerjanya seperti hidrolik tapi menggunakan bantuan pompa elektrik.
Hanya saja perlu jadi catatan, jenis ini memiliki kelemahan biaya perawatan yang lebih mahal. Tapi kelebihannya, mesin pada jenis power steering tidak terbebani karena dibantu dengan sistem hidrolik, yang membuat sistem kemudi jadi lebih mudah dan aman.</description><content:encoded>SAAT ini ada tiga jenis power steering mobil yang dikenal di pasar otomotif. Meski berbeda jenis, namun ketiganya masih memiliki fungsi yang sama.
Power steering sendiri berfungsi untuk meringankan kerja pengemudi. Dengan teknologi ini, pengemudi tak membutuhkan banyak tenaga saat memutar setir.
Adapun tiga jenis power steering adalah sebagai berikut, seperti dilansir dari berbagai sumber, Rabu (30/3/2022).
Power steering hidrolik
Power steering hidrolik mulai muncul pada tahun 1950-an hingga 2000-an awal. Sistem penggerak kemudi pada jenis ini memanfaatkan fluida sebagai media penghantar tenaga.
Cara kerja dari power steering hidrolik saat kemudi diputar, katup dalam gearbox akan terbuka. Tenaga yang dihasilkan dari pompa power steering kemudian akan disalurkan ke piston.

Tenaga ini yang membantu pengemudi saat memutar stir. Hingga saat ini, power steering hidrolik paling banyak dipakai termasuk pada Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.
Sayangnya power steering hidrolik rentan mengalami kebocoran oli atau fluida. Kebocoran biasa terjadi baik dari selang maupun dari gear box.
Electronic power steering
Sesuai dengan namnaya, jenis power steering ini menggunakan motor listrik sebagai medianya. Motor memutar poros pada steering column, pada mobil Alphard atau steering gear box pada mobil BMW.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAxOS8wOS8xMS84LzEyMDcyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Seperti power steering hidrolik, Electronic power steering juga memiliki kelemahan. Lantaran motor listrik posisinya di bawah, berpotensi stir berat saat dalam posisi genangan air yang tinggi.Power steering hybrid
Jenis pengenteng stir yang satu ini merupakan yang terbaru yang cara kerjanya mengadopsi dari dua jenis sebelumnya. Cara kerjanya seperti hidrolik tapi menggunakan bantuan pompa elektrik.
Hanya saja perlu jadi catatan, jenis ini memiliki kelemahan biaya perawatan yang lebih mahal. Tapi kelebihannya, mesin pada jenis power steering tidak terbebani karena dibantu dengan sistem hidrolik, yang membuat sistem kemudi jadi lebih mudah dan aman.</content:encoded></item></channel></rss>
