<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenparekraf Yakin Dunia Metaverse Bisa Dikembangkan Anak Bangsa!</title><description>Sudah banyak pihak mengembangkan metaverse dan anak bangsa dianggap bisa menguasai metaverse secara peralahan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/24/57/2567010/kemenparekraf-yakin-dunia-metaverse-bisa-dikembangkan-anak-bangsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/24/57/2567010/kemenparekraf-yakin-dunia-metaverse-bisa-dikembangkan-anak-bangsa"/><item><title>Kemenparekraf Yakin Dunia Metaverse Bisa Dikembangkan Anak Bangsa!</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/24/57/2567010/kemenparekraf-yakin-dunia-metaverse-bisa-dikembangkan-anak-bangsa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/24/57/2567010/kemenparekraf-yakin-dunia-metaverse-bisa-dikembangkan-anak-bangsa</guid><pubDate>Kamis 24 Maret 2022 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/24/57/2567010/kemenparekraf-yakin-dunia-metaverse-bisa-dikembangkan-anak-bangsa-S69Mv71HNh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemenparekraf yakin dunia metaverse bisa dikembangkan anak bangsa (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/24/57/2567010/kemenparekraf-yakin-dunia-metaverse-bisa-dikembangkan-anak-bangsa-S69Mv71HNh.jpg</image><title>Kemenparekraf yakin dunia metaverse bisa dikembangkan anak bangsa (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Dunia metaverse makin eksis sekarang ini. Sudah banyak pihak mengembangkan dunia digital tersebut dan anak bangsa dianggap bisa menguasai metaverse secara perlahan.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bahkan menyediakan pelatihan dan pengembangan secara khusus bagi masyarakat yang tertarik dengan dunia metaverse tersebut.
&quot;Kemenparekraf telah menyelenggarakan beberapa program terkait dengan tujuan tersebut, seperti Baparekraf Developer Day (BDD), Baparekraf Digital Talent (BDT), Baparekraf Digital Entrepreneurship (BDE), dan Baparekraf for Startup (Bekup),&quot; terang Muhammad Niel El Himam, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Webinar MARCH FESTIVAL 2022 dengan tema 'YOUNGPRENEURSHIP: How To Be an Excellent Youngpreneur in Metaverse', Kamis (24/3/2022).
BACA JUGA:Cara Menghubungkan HP ke TV dengan Bluetooth
&quot;Diadakannya program-program tersebut untuk meningkatkan jumlah entrepreneurship atau talenta digital dalam menyikapi era metaverse ini secara kuantitas maupun kualitas,&quot; tambahnya.
Secara global, dunia metaverse sudah banyak diisi oleh beberapa bidang industri. Niel menjelaskan, bidang-bidang tersebut sangat bisa dikembangkan oleh anak bangsa.
Bidang-bidang tersebut adalah musik dengan konsernya, TV, film, fashion, kosmetik, olahraga, pendidikan, art, otomotif, pariwisata, ritel, perkantoran, hingga perindustrian.
BACA JUGA:3 Cara Mematikan Headset Bluetooth di HP, Tablet, dan Laptop
&quot;Dan kini mulai banyak pemain lokal yang mengusung konsep metaverse ini, salah satunya adalah Archipelago yang merupakan suatu metaverse yang terinspirasi oleh warisan budaya Tanah Air,&quot; ungkap Niel.
Apa yang kini tengah dikembangkan di bidang dunia digital, kata Niel, sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya mengenai transformasi digital Indonesia menuju visi Indonesia 2045.
Pemerintah sendiri telah menyusun peta jalan Indonesia digital 2021-2024 yang diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan pemanfaatan, serta pengembangan teknologi digital dan diharapkan terjadinya juga peningkatan PDB sebesar 1% serta digitalisasi UMKM sebesar 50%.</description><content:encoded>JAKARTA - Dunia metaverse makin eksis sekarang ini. Sudah banyak pihak mengembangkan dunia digital tersebut dan anak bangsa dianggap bisa menguasai metaverse secara perlahan.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bahkan menyediakan pelatihan dan pengembangan secara khusus bagi masyarakat yang tertarik dengan dunia metaverse tersebut.
&quot;Kemenparekraf telah menyelenggarakan beberapa program terkait dengan tujuan tersebut, seperti Baparekraf Developer Day (BDD), Baparekraf Digital Talent (BDT), Baparekraf Digital Entrepreneurship (BDE), dan Baparekraf for Startup (Bekup),&quot; terang Muhammad Niel El Himam, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Webinar MARCH FESTIVAL 2022 dengan tema 'YOUNGPRENEURSHIP: How To Be an Excellent Youngpreneur in Metaverse', Kamis (24/3/2022).
BACA JUGA:Cara Menghubungkan HP ke TV dengan Bluetooth
&quot;Diadakannya program-program tersebut untuk meningkatkan jumlah entrepreneurship atau talenta digital dalam menyikapi era metaverse ini secara kuantitas maupun kualitas,&quot; tambahnya.
Secara global, dunia metaverse sudah banyak diisi oleh beberapa bidang industri. Niel menjelaskan, bidang-bidang tersebut sangat bisa dikembangkan oleh anak bangsa.
Bidang-bidang tersebut adalah musik dengan konsernya, TV, film, fashion, kosmetik, olahraga, pendidikan, art, otomotif, pariwisata, ritel, perkantoran, hingga perindustrian.
BACA JUGA:3 Cara Mematikan Headset Bluetooth di HP, Tablet, dan Laptop
&quot;Dan kini mulai banyak pemain lokal yang mengusung konsep metaverse ini, salah satunya adalah Archipelago yang merupakan suatu metaverse yang terinspirasi oleh warisan budaya Tanah Air,&quot; ungkap Niel.
Apa yang kini tengah dikembangkan di bidang dunia digital, kata Niel, sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam pidatonya mengenai transformasi digital Indonesia menuju visi Indonesia 2045.
Pemerintah sendiri telah menyusun peta jalan Indonesia digital 2021-2024 yang diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan pemanfaatan, serta pengembangan teknologi digital dan diharapkan terjadinya juga peningkatan PDB sebesar 1% serta digitalisasi UMKM sebesar 50%.</content:encoded></item></channel></rss>
