<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astronom Berhasil Lacak Asteroid Sebelum Hantam Bumi, Hasilkan Ledakan Keras dan Kilatan Cahaya</title><description>Baru-baru ini, sebuah asteroid ditemukan dan jaraknya begitu dekat dengan Bumi. Asteroid tersebut, menghantam Bumi dengan kecepatan tinggi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/17/56/2563068/astronom-berhasil-lacak-asteroid-sebelum-hantam-bumi-hasilkan-ledakan-keras-dan-kilatan-cahaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/17/56/2563068/astronom-berhasil-lacak-asteroid-sebelum-hantam-bumi-hasilkan-ledakan-keras-dan-kilatan-cahaya"/><item><title>Astronom Berhasil Lacak Asteroid Sebelum Hantam Bumi, Hasilkan Ledakan Keras dan Kilatan Cahaya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/17/56/2563068/astronom-berhasil-lacak-asteroid-sebelum-hantam-bumi-hasilkan-ledakan-keras-dan-kilatan-cahaya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/17/56/2563068/astronom-berhasil-lacak-asteroid-sebelum-hantam-bumi-hasilkan-ledakan-keras-dan-kilatan-cahaya</guid><pubDate>Kamis 17 Maret 2022 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/17/56/2563068/astronom-berhasil-lacak-asteroid-sebelum-hantam-bumi-hasilkan-ledakan-keras-dan-kilatan-cahaya-N07TSEh8LN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Astronom berhasil lacak asteroid sebelum hantam Bumi, hasilkan ledakan keras dan kilatan cahaya (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/17/56/2563068/astronom-berhasil-lacak-asteroid-sebelum-hantam-bumi-hasilkan-ledakan-keras-dan-kilatan-cahaya-N07TSEh8LN.jpg</image><title>Astronom berhasil lacak asteroid sebelum hantam Bumi, hasilkan ledakan keras dan kilatan cahaya (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Baru-baru ini, sebuah asteroid ditemukan dan jaraknya begitu dekat dengan Bumi. Asteroid tersebut, menghantam Bumi dengan kecepatan tinggi.
Astronom asal Hungaria, Kriszti&amp;aacute;n S&amp;aacute;rneczky, merupakan sosok yang menemukannya. Asteroid mulai tampak dari Observatorium Konkoly dekat Budapest pada 11 Maret kemarin.
Dikatakan, asteroid berjarak hanya dua jam sebelum menabrak atmosfer Bumi. Asteroid bergerak dengan kecepatan sekitar 11 mil per detik (18,5 km/s).
BACA JUGA:Alquran dan Sains, Mengungkap Kehidupan Lain yang Misterius, Tersembunyi di Bawah Tanah
Dilansir dari NYPost, Kamis (17/3/2022), beruntung asteroid hanya berukuran sekitar 3 meter. Sehingga, asteroid dengan mudah terkikis oleh atmosfer Bumi.
Hingga saat ini, tidak diketahui apakah ada fragmen sisa yang belum termakan atmosfer Bumi. Kalaupun ada, fragmen tidak akan terlalu berbahaya karena ukurannya yang kecil.
Beberapa penduduk di Islandia melaporkan, mendengar ledakan keras atau melihat kilatan cahaya di langit. Mungkin itu asteroid yang dimaksud, yang terbakar oleh atmosfer Bumi.
Perlu diketahui, tabrakan asteroid adalah salah satu dari sedikit bencana alam yang mampu diprediksi secara akurat dan berpotensi dicegah oleh ilmu pengetahuan.
BACA JUGA:Rusia Miliki Racun Ganas Bernama Novichok, Akankah Digunakan untuk Perang?
NASA pun hingga sekarang masih terus mempelajari dampak asteroid yang menabrak Bumi dengan melakukan banyak eksperimen simulasi.
Latihan simulasi biasanya berlangsung selama dua hari dan diharapkan dapat mengukur kemampuan NASA untuk merespons secara efektif ancaman asteroid.
Ini juga berfokus pada apakah pejabat lembaga dapat berkoordinasi secara efisien di seluruh pemerintah federal, negara bagian, dan lokal.</description><content:encoded>JAKARTA - Baru-baru ini, sebuah asteroid ditemukan dan jaraknya begitu dekat dengan Bumi. Asteroid tersebut, menghantam Bumi dengan kecepatan tinggi.
Astronom asal Hungaria, Kriszti&amp;aacute;n S&amp;aacute;rneczky, merupakan sosok yang menemukannya. Asteroid mulai tampak dari Observatorium Konkoly dekat Budapest pada 11 Maret kemarin.
Dikatakan, asteroid berjarak hanya dua jam sebelum menabrak atmosfer Bumi. Asteroid bergerak dengan kecepatan sekitar 11 mil per detik (18,5 km/s).
BACA JUGA:Alquran dan Sains, Mengungkap Kehidupan Lain yang Misterius, Tersembunyi di Bawah Tanah
Dilansir dari NYPost, Kamis (17/3/2022), beruntung asteroid hanya berukuran sekitar 3 meter. Sehingga, asteroid dengan mudah terkikis oleh atmosfer Bumi.
Hingga saat ini, tidak diketahui apakah ada fragmen sisa yang belum termakan atmosfer Bumi. Kalaupun ada, fragmen tidak akan terlalu berbahaya karena ukurannya yang kecil.
Beberapa penduduk di Islandia melaporkan, mendengar ledakan keras atau melihat kilatan cahaya di langit. Mungkin itu asteroid yang dimaksud, yang terbakar oleh atmosfer Bumi.
Perlu diketahui, tabrakan asteroid adalah salah satu dari sedikit bencana alam yang mampu diprediksi secara akurat dan berpotensi dicegah oleh ilmu pengetahuan.
BACA JUGA:Rusia Miliki Racun Ganas Bernama Novichok, Akankah Digunakan untuk Perang?
NASA pun hingga sekarang masih terus mempelajari dampak asteroid yang menabrak Bumi dengan melakukan banyak eksperimen simulasi.
Latihan simulasi biasanya berlangsung selama dua hari dan diharapkan dapat mengukur kemampuan NASA untuk merespons secara efektif ancaman asteroid.
Ini juga berfokus pada apakah pejabat lembaga dapat berkoordinasi secara efisien di seluruh pemerintah federal, negara bagian, dan lokal.</content:encoded></item></channel></rss>
