<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Hujan Uang Rp50-100 Ribu di Pekalongan, Warga Berhamburan Rebutan</title><description>Ada video viral yang beredar di media sosial, dinarasikan sebagai hujan uang. Tampak warga setempat langsung berebutan untuk mengambilnya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/08/54/2558196/heboh-hujan-uang-rp50-100-ribu-di-pekalongan-warga-berhamburan-rebutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/08/54/2558196/heboh-hujan-uang-rp50-100-ribu-di-pekalongan-warga-berhamburan-rebutan"/><item><title>Heboh Hujan Uang Rp50-100 Ribu di Pekalongan, Warga Berhamburan Rebutan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/08/54/2558196/heboh-hujan-uang-rp50-100-ribu-di-pekalongan-warga-berhamburan-rebutan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/08/54/2558196/heboh-hujan-uang-rp50-100-ribu-di-pekalongan-warga-berhamburan-rebutan</guid><pubDate>Selasa 08 Maret 2022 14:35 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/08/54/2558196/heboh-hujan-uang-rp50-100-ribu-di-pekalongan-warga-berhamburan-rebutan-C8mdMEEKix.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Heboh hujan uang Rp50-100 ribu, warga berhamburan rebutan (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/08/54/2558196/heboh-hujan-uang-rp50-100-ribu-di-pekalongan-warga-berhamburan-rebutan-C8mdMEEKix.jpg</image><title>Heboh hujan uang Rp50-100 ribu, warga berhamburan rebutan (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Ada video viral yang beredar di media sosial, dinarasikan sebagai hujan uang. Tampak warga setempat langsung berebutan untuk mengambilnya.
Dikutip dari Instagram magelang_raya, Selasa (8/3/2022), hujan uang itu terjadi di Desa Pakumbulan, Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Pada unggahan video tersebut, dijelaskan bahwa kejadian itu sebenarnya bukanlah hujan uang, tetapi pengusaha kaya yang menghamburkan uang dari atas rumahnya.
BACA JUGA:WhatsApp Web Tidak Bisa Digunakan? Berikut Solusinya
Efeknya, warga setempat pun langsung berebutan. Terlihat pecahan uang berwarna biru dan merah yang disebarkan, disinyalir bernilai Rp50-100 ribu.
Diketahui, tindakan ini dikenal sebagai tradisi di daerah Pekalongan. Dikenal dengan sebutan udik-udikan. Biasanya, hal ini dilakukan ketika seseorang sedang mendirikan rumah, atau memperingati kelahiran bayi.
Kendati demikian, sejumlah netizen menyayangkan peristiwa ini terjadi. Ada yang menilai hal ini kurang pantas dilakukan.
BACA JUGA:YouTube dan Google Sempat Error, Warganet: Lemot, Banyak Kerjaan Terbengkalai
&quot;Niat berbagi sudah baik, tetapi caranya kurang pantas,&quot; tulis seorang warganet dalam komentar.
Adapun yang memberikan klarifikasi bahwa menyebar uang seperti itu memang sudah biasa di Pekalongan.
&quot;Di Pekalongan, tradisi udik-udikan memang begitu. Bukan bermaksud merendahkan, tetapi sekadar untuk kemeriahan. Tidak ada paksaan untuk ikut. Mohon maaf jika tradisi di sini kurang berkenan bagi sedulur di kota lain,&quot; ujar salah satu netizen.</description><content:encoded>JAKARTA - Ada video viral yang beredar di media sosial, dinarasikan sebagai hujan uang. Tampak warga setempat langsung berebutan untuk mengambilnya.
Dikutip dari Instagram magelang_raya, Selasa (8/3/2022), hujan uang itu terjadi di Desa Pakumbulan, Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Pada unggahan video tersebut, dijelaskan bahwa kejadian itu sebenarnya bukanlah hujan uang, tetapi pengusaha kaya yang menghamburkan uang dari atas rumahnya.
BACA JUGA:WhatsApp Web Tidak Bisa Digunakan? Berikut Solusinya
Efeknya, warga setempat pun langsung berebutan. Terlihat pecahan uang berwarna biru dan merah yang disebarkan, disinyalir bernilai Rp50-100 ribu.
Diketahui, tindakan ini dikenal sebagai tradisi di daerah Pekalongan. Dikenal dengan sebutan udik-udikan. Biasanya, hal ini dilakukan ketika seseorang sedang mendirikan rumah, atau memperingati kelahiran bayi.
Kendati demikian, sejumlah netizen menyayangkan peristiwa ini terjadi. Ada yang menilai hal ini kurang pantas dilakukan.
BACA JUGA:YouTube dan Google Sempat Error, Warganet: Lemot, Banyak Kerjaan Terbengkalai
&quot;Niat berbagi sudah baik, tetapi caranya kurang pantas,&quot; tulis seorang warganet dalam komentar.
Adapun yang memberikan klarifikasi bahwa menyebar uang seperti itu memang sudah biasa di Pekalongan.
&quot;Di Pekalongan, tradisi udik-udikan memang begitu. Bukan bermaksud merendahkan, tetapi sekadar untuk kemeriahan. Tidak ada paksaan untuk ikut. Mohon maaf jika tradisi di sini kurang berkenan bagi sedulur di kota lain,&quot; ujar salah satu netizen.</content:encoded></item></channel></rss>
