<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hacker Rusia Terus Serang Situs Pemerintahan Ukraina</title><description>Peretas Rusia terus menyerang sumber informasi Ukraina tanpa henti.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/06/54/2557098/hacker-rusia-terus-serang-situs-pemerintahan-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/06/54/2557098/hacker-rusia-terus-serang-situs-pemerintahan-ukraina"/><item><title>Hacker Rusia Terus Serang Situs Pemerintahan Ukraina</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/06/54/2557098/hacker-rusia-terus-serang-situs-pemerintahan-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/03/06/54/2557098/hacker-rusia-terus-serang-situs-pemerintahan-ukraina</guid><pubDate>Minggu 06 Maret 2022 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/06/54/2557098/hacker-rusia-terus-serang-situs-pemerintahan-ukraina-MxAhv0TZai.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hacker Rusia terus serang situs Ukraina (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/06/54/2557098/hacker-rusia-terus-serang-situs-pemerintahan-ukraina-MxAhv0TZai.jpg</image><title>Hacker Rusia terus serang situs Ukraina (Foto: Antara)</title></images><description>REGULATOR telekomunikasi Rusia menyatakan, berbagai situs pemerintahan Ukraina terus mendapat serangan siber dari peretas Rusia sejak invasi bulan lalu.

Dinas Komunikasi Khusus dan Perlindungan Informasi Rusia di media sosial menyatakan &quot;Peretas Rusia terus menyerang sumber informasi Ukraina tanpa henti&quot;, dikutip dari Reuters, Minggu.
&amp;nbsp;
Situs yang diserang antara lain milik parlemen, kepresidenan, kabinet, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri. SItus-situs tersebut mendapat serangan distributed denials of service (DDoS).

Serangan DDoS, yang ditujukan kepada server, menyebabkan situs berstatus di luar jaringan (offline).
Dinas menyatakan situs-situs tersebut &quot;bisa mengatasi badai&quot;.
&quot;Kami akan bertahan! Di medan perang dan di ruang siber!&quot; kata mereka.

Reuters melaporkan Kementerian Luar Negeri Rusia saat ini belum bisa dimintai komentar. Rusia sebelumnya pernah membantah berada di balik serangn siber, termasuk yang mempengaruhi Pemilu di Amerika Serikat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kelompok Hacker Patriotic Beraksi, Serangan Siber ke Ukraina Lumpuhkan Situs Pemerintah

Pemerintah Ukraina mengajak para peretas bawah tanah membantu mereka melindungi infrastruktur penting dan memata-matai tentara Rusia lewat dunia maya.</description><content:encoded>REGULATOR telekomunikasi Rusia menyatakan, berbagai situs pemerintahan Ukraina terus mendapat serangan siber dari peretas Rusia sejak invasi bulan lalu.

Dinas Komunikasi Khusus dan Perlindungan Informasi Rusia di media sosial menyatakan &quot;Peretas Rusia terus menyerang sumber informasi Ukraina tanpa henti&quot;, dikutip dari Reuters, Minggu.
&amp;nbsp;
Situs yang diserang antara lain milik parlemen, kepresidenan, kabinet, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri. SItus-situs tersebut mendapat serangan distributed denials of service (DDoS).

Serangan DDoS, yang ditujukan kepada server, menyebabkan situs berstatus di luar jaringan (offline).
Dinas menyatakan situs-situs tersebut &quot;bisa mengatasi badai&quot;.
&quot;Kami akan bertahan! Di medan perang dan di ruang siber!&quot; kata mereka.

Reuters melaporkan Kementerian Luar Negeri Rusia saat ini belum bisa dimintai komentar. Rusia sebelumnya pernah membantah berada di balik serangn siber, termasuk yang mempengaruhi Pemilu di Amerika Serikat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kelompok Hacker Patriotic Beraksi, Serangan Siber ke Ukraina Lumpuhkan Situs Pemerintah

Pemerintah Ukraina mengajak para peretas bawah tanah membantu mereka melindungi infrastruktur penting dan memata-matai tentara Rusia lewat dunia maya.</content:encoded></item></channel></rss>
