<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peluncuran Jaringan 5G XL Axiata Alami Kendala, Apa itu?</title><description>XL Axiata mengungkapkan bahwa peluncuran jaringan 5G di Indonesia masih mengalami kendala. Hambatan yang dialami perusahaan terungkap.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/24/54/2552620/peluncuran-jaringan-5g-xl-axiata-alami-kendala-apa-itu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/24/54/2552620/peluncuran-jaringan-5g-xl-axiata-alami-kendala-apa-itu"/><item><title>Peluncuran Jaringan 5G XL Axiata Alami Kendala, Apa itu?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/24/54/2552620/peluncuran-jaringan-5g-xl-axiata-alami-kendala-apa-itu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/24/54/2552620/peluncuran-jaringan-5g-xl-axiata-alami-kendala-apa-itu</guid><pubDate>Kamis 24 Februari 2022 19:09 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/24/54/2552620/peluncuran-jaringan-5g-xl-axiata-alami-kendala-apa-itu-sWgiagpyCX.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Peluncuran jaringan 5G XL Axiata alami kendala, apa itu? (Foto: Okezone/Tangguh Yudha)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/24/54/2552620/peluncuran-jaringan-5g-xl-axiata-alami-kendala-apa-itu-sWgiagpyCX.jpeg</image><title>Peluncuran jaringan 5G XL Axiata alami kendala, apa itu? (Foto: Okezone/Tangguh Yudha)</title></images><description>JAKARTA - XL Axiata mengungkapkan bahwa peluncuran jaringan 5G di Indonesia masih mengalami kendala. Direktur &amp;amp; Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa membeberkan hambatan yang dialami perusahaan.
Dalam konferensi pers virtual, Kamis (24/2/2022), ia mengatakan jika saat ini ekosistem jaringan 5G masih minim. Jadi, belum bisa memberikan pengalaman maksimal kepada pengguna.
&quot;Komersialisasi 5G tergantung dengan ekosistem. Dengan spektrum yang kita punya sekarang, yang belum mendapatkan tambahan spektrum, experience pengguna tentu belum maksimal,&quot; kata Darmayusa.
BACA JUGA:Kebutuhan Data Meningkat, XL Axiata Fokus Perluas Jaringan di 2022
Dia mengeluhkan jatah spektrum yang didapat XL Axiata, disebut hanya cukup untuk edukasi. Dirinya pun berharap pemerintah memberikan spektrum yang diperlukan untuk 5G, yakni di 3,5 GHz.
Selain masalah spektrum, Darmayusa juga memaparkan, pelanggan yang menggunakan smartphone 5G juga masih belum banyak. Pasalnya, saat ini peredaran handsetnya masih terbatas untuk segmen high-end.
&quot;Jadi untuk menghadirkan 5G komersil masih terkendala. Kapan kita akan melakukannya? Tentunya kita sangat berhati-hati. Kita juga selalu komunikasi dengan para vendor, sehingga tahu titik mana yang layak untuk dihadirkan 5G komersil,&quot; ujar dia.
BACA JUGA:Viral Nikah Mahar Minyak Goreng di Tanggal Cantik 22/02/2022
Diketahui, XL Axiata hingga sejauh ini belum juga menggelar layanan 5G komersil, meskipun sudah banyak melakukan uji coba dan telah mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) dari Kemenkominfo.
Kendati demikian, XL Axiata menyebut tidak akan berhenti untuk berusaha menggelar layanan 5G komersil. Perusahan juga telah mengincar Jakarta, Bandung, dan Denpasar untuk dihadirkan 5G andai ekosistem yang dibutuhkan sudah terpenuhi.</description><content:encoded>JAKARTA - XL Axiata mengungkapkan bahwa peluncuran jaringan 5G di Indonesia masih mengalami kendala. Direktur &amp;amp; Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa membeberkan hambatan yang dialami perusahaan.
Dalam konferensi pers virtual, Kamis (24/2/2022), ia mengatakan jika saat ini ekosistem jaringan 5G masih minim. Jadi, belum bisa memberikan pengalaman maksimal kepada pengguna.
&quot;Komersialisasi 5G tergantung dengan ekosistem. Dengan spektrum yang kita punya sekarang, yang belum mendapatkan tambahan spektrum, experience pengguna tentu belum maksimal,&quot; kata Darmayusa.
BACA JUGA:Kebutuhan Data Meningkat, XL Axiata Fokus Perluas Jaringan di 2022
Dia mengeluhkan jatah spektrum yang didapat XL Axiata, disebut hanya cukup untuk edukasi. Dirinya pun berharap pemerintah memberikan spektrum yang diperlukan untuk 5G, yakni di 3,5 GHz.
Selain masalah spektrum, Darmayusa juga memaparkan, pelanggan yang menggunakan smartphone 5G juga masih belum banyak. Pasalnya, saat ini peredaran handsetnya masih terbatas untuk segmen high-end.
&quot;Jadi untuk menghadirkan 5G komersil masih terkendala. Kapan kita akan melakukannya? Tentunya kita sangat berhati-hati. Kita juga selalu komunikasi dengan para vendor, sehingga tahu titik mana yang layak untuk dihadirkan 5G komersil,&quot; ujar dia.
BACA JUGA:Viral Nikah Mahar Minyak Goreng di Tanggal Cantik 22/02/2022
Diketahui, XL Axiata hingga sejauh ini belum juga menggelar layanan 5G komersil, meskipun sudah banyak melakukan uji coba dan telah mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) dari Kemenkominfo.
Kendati demikian, XL Axiata menyebut tidak akan berhenti untuk berusaha menggelar layanan 5G komersil. Perusahan juga telah mengincar Jakarta, Bandung, dan Denpasar untuk dihadirkan 5G andai ekosistem yang dibutuhkan sudah terpenuhi.</content:encoded></item></channel></rss>
