<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NASA Ungkap Astetoid yang Bisa Hancurkan Bumi</title><description>Bumi pada dasarnya cukup sering dihantam asteroid. Ribuan asteroid, meteor, dan batuan luar angkasa lainnya menghantam hampir setiap hari.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/22/56/2551114/nasa-ungkap-astetoid-yang-bisa-hancurkan-bumi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/22/56/2551114/nasa-ungkap-astetoid-yang-bisa-hancurkan-bumi"/><item><title>NASA Ungkap Astetoid yang Bisa Hancurkan Bumi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/22/56/2551114/nasa-ungkap-astetoid-yang-bisa-hancurkan-bumi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/22/56/2551114/nasa-ungkap-astetoid-yang-bisa-hancurkan-bumi</guid><pubDate>Selasa 22 Februari 2022 12:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/22/56/2551114/nasa-ungkap-astetoid-yang-bisa-hancurkan-bumi-ZF5WB6Mvg9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">NASA ungkap asteroid yang bisa hancurkan Bumi (Foto: NASA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/22/56/2551114/nasa-ungkap-astetoid-yang-bisa-hancurkan-bumi-ZF5WB6Mvg9.jpg</image><title>NASA ungkap asteroid yang bisa hancurkan Bumi (Foto: NASA)</title></images><description>JAKARTA - Bumi pada dasarnya cukup sering dihantam asteroid. Ribuan asteroid, meteor, dan batuan luar angkasa lainnya menghantam hampir setiap hari.
Dilansir dari HT Tech, Selasa (22/2/2022), namun 90-95 persen dari mereka tidak pernah sampai ke permukaan Bumi, ini berkat atmosfer dan lapisan ozon.
Bumi punya lapisan atmosfer dengan udara yang padat, ketika ada benda bergerak menuju permukaan, dan berkecepatan tinggi melalui udara padat ini, ia akan menghasilkan panas dan terbakar.
BACA JUGA:Surabaya Hujan Es, Berikut Penyebabnya dari Kacamata Sains
Sebagian asteroid diketahui terbakar di mesosfer, bahkan tidak mencapai lapisan stratosfer atau toposfer yang paling padat. Inilah sistem petahanan alami Bumi, melindunginya dari hantaman asteroid.
Menurut NASA, setiap asteroid yang ukurannya lebih kecil dari 25 meter kemungkinan besar akan terbakar ketika memasuki atmosfer Bumi.
&quot;Jika meteoroid berbatu lebih besar dari 25 meter, tetapi tidak sampai satu kilometer, kemudian menabrak Bumi, kemungkinan besar akan menyebabkan kerusakan pada area tumbukan,&quot; kata NASA.
BACA JUGA:2.700 Tahun Lalu Badai Matahari Terkuat Terjadi, Apa Dampaknya Jika Berlangsung Sekarang?
Namun. setiap asteroid berukuran antara 1-2 kilometer yang menabrak Bumi, bakal memiliki potensi kehancuran luas dan tidak akan sepenuhnya melenyapkan Bumi.
Asteroid yang benar-benar menjadi pembunuh Bumi, lebarnya harus mendekati 10 km. Diketahui, asteroid berukuran 9,6 km pernah menghantam Bumi di masa lalu dan bikin dinosaurus punah.</description><content:encoded>JAKARTA - Bumi pada dasarnya cukup sering dihantam asteroid. Ribuan asteroid, meteor, dan batuan luar angkasa lainnya menghantam hampir setiap hari.
Dilansir dari HT Tech, Selasa (22/2/2022), namun 90-95 persen dari mereka tidak pernah sampai ke permukaan Bumi, ini berkat atmosfer dan lapisan ozon.
Bumi punya lapisan atmosfer dengan udara yang padat, ketika ada benda bergerak menuju permukaan, dan berkecepatan tinggi melalui udara padat ini, ia akan menghasilkan panas dan terbakar.
BACA JUGA:Surabaya Hujan Es, Berikut Penyebabnya dari Kacamata Sains
Sebagian asteroid diketahui terbakar di mesosfer, bahkan tidak mencapai lapisan stratosfer atau toposfer yang paling padat. Inilah sistem petahanan alami Bumi, melindunginya dari hantaman asteroid.
Menurut NASA, setiap asteroid yang ukurannya lebih kecil dari 25 meter kemungkinan besar akan terbakar ketika memasuki atmosfer Bumi.
&quot;Jika meteoroid berbatu lebih besar dari 25 meter, tetapi tidak sampai satu kilometer, kemudian menabrak Bumi, kemungkinan besar akan menyebabkan kerusakan pada area tumbukan,&quot; kata NASA.
BACA JUGA:2.700 Tahun Lalu Badai Matahari Terkuat Terjadi, Apa Dampaknya Jika Berlangsung Sekarang?
Namun. setiap asteroid berukuran antara 1-2 kilometer yang menabrak Bumi, bakal memiliki potensi kehancuran luas dan tidak akan sepenuhnya melenyapkan Bumi.
Asteroid yang benar-benar menjadi pembunuh Bumi, lebarnya harus mendekati 10 km. Diketahui, asteroid berukuran 9,6 km pernah menghantam Bumi di masa lalu dan bikin dinosaurus punah.</content:encoded></item></channel></rss>
