<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apa Fungsi Air Radiator? Ini Penjelasannya</title><description></description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/21/52/2550428/apa-fungsi-air-radiator-ini-penjelasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/21/52/2550428/apa-fungsi-air-radiator-ini-penjelasannya"/><item><title>Apa Fungsi Air Radiator? Ini Penjelasannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/21/52/2550428/apa-fungsi-air-radiator-ini-penjelasannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/21/52/2550428/apa-fungsi-air-radiator-ini-penjelasannya</guid><pubDate>Selasa 22 Februari 2022 00:11 WIB</pubDate><dc:creator>Destriana Indria Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/21/52/2550428/apa-fungsi-air-radiator-ini-penjelasannya-lNrqh4jP0K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi air radiator (dok. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/21/52/2550428/apa-fungsi-air-radiator-ini-penjelasannya-lNrqh4jP0K.jpg</image><title>Ilustrasi air radiator (dok. Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Air radiator menjadi salah satu komponen penting pada kendaraan bermotor yang menggunakan sistem pendingin cairan seperti radiator.

Air radiator akan mencegah terjadinya overheat atau panas berlebih pada mesin.

Dirangkum Okezone, komponen sistem pendingin mesin ini memiliki fungsi yang sangat esensial untuk menjaga suhu mesin mobil maupun motor tetap stabil akibat pembakaran yang terjadi di dalam mesin.



BACA JUGA:Cegah Mesin Overheat, Kenali Ciri Putaran Extra Fan Mobil Lemah

BACA JUGA:4 Penyebab Radiator Bocor dan Memicu Mesin Overheat

Semakin lama kamu berkendara, otomatis mesin yang ada pada mesin mobil atau motor  akan semakin panas.

Disitulah fungsi air pada radiator, yaitu memindahkan kalor panas dari mesin mobil atau motor anda menuju udara.
Air radiator ini akan dialirkan ke saluran yang terpasang mengelilingi mesin mobil, lalu akan menyerap suhu panas dan membawanya kembali ke radiator.

Jika sudah kembali, radiator akan kembali mendinginkan mesin dan membuang suhu panas ke udara.

Untuk menjaga kulalitas radiator, tentunya anda harus memperhatikannya.

Air atau cairan yang ada pada radiator jika tidak diperhatikan akan menumpuk kotoran dan juga memiliki sifat korosif. Apalagi jika kendaraan tidak sering dipakai.

Untuk tetap mempertahankan kualitas cairan radiator anda perlu menggantinya secara berkala, yaitu sekitar enam bulan atau minimal setahun sekali. Dengan begitu, mesin mobil atau motor anda akan tetap terjaga keawetannya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Air radiator menjadi salah satu komponen penting pada kendaraan bermotor yang menggunakan sistem pendingin cairan seperti radiator.

Air radiator akan mencegah terjadinya overheat atau panas berlebih pada mesin.

Dirangkum Okezone, komponen sistem pendingin mesin ini memiliki fungsi yang sangat esensial untuk menjaga suhu mesin mobil maupun motor tetap stabil akibat pembakaran yang terjadi di dalam mesin.



BACA JUGA:Cegah Mesin Overheat, Kenali Ciri Putaran Extra Fan Mobil Lemah

BACA JUGA:4 Penyebab Radiator Bocor dan Memicu Mesin Overheat

Semakin lama kamu berkendara, otomatis mesin yang ada pada mesin mobil atau motor  akan semakin panas.

Disitulah fungsi air pada radiator, yaitu memindahkan kalor panas dari mesin mobil atau motor anda menuju udara.
Air radiator ini akan dialirkan ke saluran yang terpasang mengelilingi mesin mobil, lalu akan menyerap suhu panas dan membawanya kembali ke radiator.

Jika sudah kembali, radiator akan kembali mendinginkan mesin dan membuang suhu panas ke udara.

Untuk menjaga kulalitas radiator, tentunya anda harus memperhatikannya.

Air atau cairan yang ada pada radiator jika tidak diperhatikan akan menumpuk kotoran dan juga memiliki sifat korosif. Apalagi jika kendaraan tidak sering dipakai.

Untuk tetap mempertahankan kualitas cairan radiator anda perlu menggantinya secara berkala, yaitu sekitar enam bulan atau minimal setahun sekali. Dengan begitu, mesin mobil atau motor anda akan tetap terjaga keawetannya.
</content:encoded></item></channel></rss>
