<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Hilang 1 Abad, Mobil Listrik Pertama Porsche Buatan 1898 Kini Dipajang di Museum</title><description>Penampakan mobil ini merupakan sebah wooden buggy alias kendaraan roda empat yang terbuat dari kayu degan atap kanvas.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/17/52/2548791/sempat-hilang-1-abad-mobil-listrik-pertama-porsche-buatan-1898-kini-dipajang-di-museum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/17/52/2548791/sempat-hilang-1-abad-mobil-listrik-pertama-porsche-buatan-1898-kini-dipajang-di-museum"/><item><title>Sempat Hilang 1 Abad, Mobil Listrik Pertama Porsche Buatan 1898 Kini Dipajang di Museum</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/17/52/2548791/sempat-hilang-1-abad-mobil-listrik-pertama-porsche-buatan-1898-kini-dipajang-di-museum</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/17/52/2548791/sempat-hilang-1-abad-mobil-listrik-pertama-porsche-buatan-1898-kini-dipajang-di-museum</guid><pubDate>Jum'at 18 Februari 2022 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/17/52/2548791/sempat-hilang-1-abad-mobil-listrik-pertama-porsche-buatan-1898-kini-dipajang-di-museum-s8X1vG5TqW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mobil listrik (dok. Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/17/52/2548791/sempat-hilang-1-abad-mobil-listrik-pertama-porsche-buatan-1898-kini-dipajang-di-museum-s8X1vG5TqW.jpg</image><title>Ilustrasi mobil listrik (dok. Freepik)</title></images><description>MOBIL listrik pertama Posche yang dibuat tahun 1898 kini dipajang di museum.

Melansir Drive, mobil listrik itu bernama Egger-Lohner C.2 Phaeton atau biasa disebut Porsche P1.

Penampakan mobil ini merupakan sebah wooden buggy alias kendaraan roda empat yang terbuat dari kayu degan atap kanvas.



Karya yang dibuat saat Ferdinand Porsche masih berusia 23 tahun ini pun jadi produk yang sangat bersejarah karena Ferdinand Porsche hanya sempat membuat satu unit.

Sebab, setelah membuat Porsche P1, ia memutuskan untuk fokus pada mobil bermesin konvensional.Soal powertrain, Porsche P1 ini mengandalkan satu buah motor listrik dan lead-acid battery.

Dengan baterai seberat 500 kilogram, mobil ini menyajikan output sebesar 5 daya kuda dengan kecepatan maksimal 35 kilometer/jam.

Saat itu, mobil ini memiliki keunggulan dari sisi daya jelajah. Karena, perpaduan bobot dan tenaga yang dihasilkan membuat Porsche P1 mengantongi daya jelajah hingga 79 kilometer. Padahal, saat itu, mobil konvensional hanya mengantongi daya jelajah sekitar 50 kilometer.

Sebelum direstorasi, mobil ini sebenarnya sempat hilang selama lebih dari satu abad. Hingga kemudian, seorang sejarawan menemukanya pada 2014 di sebuah gudang di Austria.

Tapi, mobil itu ditemukan dalam keadaan tanpa baterai asli dan kursi. Sejumlah bagian body pun hilang sehingga proses restorasi dilakukan dengan mengganti beberapa papan kayu dengan lembaran perspex.

Kini, mobil itu telah selesai direstorasi dan jadi bagian dari Museum Porsche di Stuttgart, Jerman. Selain mobil ini, Porsche juga melakukan pengembangan EV pada 2011 dan 2015 hingga kemudian kini pabrikan Jerman itu mulai serius menggarap pasar EV.
</description><content:encoded>MOBIL listrik pertama Posche yang dibuat tahun 1898 kini dipajang di museum.

Melansir Drive, mobil listrik itu bernama Egger-Lohner C.2 Phaeton atau biasa disebut Porsche P1.

Penampakan mobil ini merupakan sebah wooden buggy alias kendaraan roda empat yang terbuat dari kayu degan atap kanvas.



Karya yang dibuat saat Ferdinand Porsche masih berusia 23 tahun ini pun jadi produk yang sangat bersejarah karena Ferdinand Porsche hanya sempat membuat satu unit.

Sebab, setelah membuat Porsche P1, ia memutuskan untuk fokus pada mobil bermesin konvensional.Soal powertrain, Porsche P1 ini mengandalkan satu buah motor listrik dan lead-acid battery.

Dengan baterai seberat 500 kilogram, mobil ini menyajikan output sebesar 5 daya kuda dengan kecepatan maksimal 35 kilometer/jam.

Saat itu, mobil ini memiliki keunggulan dari sisi daya jelajah. Karena, perpaduan bobot dan tenaga yang dihasilkan membuat Porsche P1 mengantongi daya jelajah hingga 79 kilometer. Padahal, saat itu, mobil konvensional hanya mengantongi daya jelajah sekitar 50 kilometer.

Sebelum direstorasi, mobil ini sebenarnya sempat hilang selama lebih dari satu abad. Hingga kemudian, seorang sejarawan menemukanya pada 2014 di sebuah gudang di Austria.

Tapi, mobil itu ditemukan dalam keadaan tanpa baterai asli dan kursi. Sejumlah bagian body pun hilang sehingga proses restorasi dilakukan dengan mengganti beberapa papan kayu dengan lembaran perspex.

Kini, mobil itu telah selesai direstorasi dan jadi bagian dari Museum Porsche di Stuttgart, Jerman. Selain mobil ini, Porsche juga melakukan pengembangan EV pada 2011 dan 2015 hingga kemudian kini pabrikan Jerman itu mulai serius menggarap pasar EV.
</content:encoded></item></channel></rss>
