<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penipuan Kencan Online Banyak Sasar Generasi Z, Kerugian hingga Rp142 Juta</title><description>Perusahaan keamanan siber, Kaspersky, merilis laporan perihal penipuan online yang bersumber dari aplikasi kencan online.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/09/54/2544644/penipuan-kencan-online-banyak-sasar-generasi-z-kerugian-hingga-rp142-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/09/54/2544644/penipuan-kencan-online-banyak-sasar-generasi-z-kerugian-hingga-rp142-juta"/><item><title>Penipuan Kencan Online Banyak Sasar Generasi Z, Kerugian hingga Rp142 Juta</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/09/54/2544644/penipuan-kencan-online-banyak-sasar-generasi-z-kerugian-hingga-rp142-juta</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/09/54/2544644/penipuan-kencan-online-banyak-sasar-generasi-z-kerugian-hingga-rp142-juta</guid><pubDate>Rabu 09 Februari 2022 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/09/54/2544644/penipuan-kencan-online-banyak-sasar-generasi-z-kerugian-hingga-rp142-juta-TZGxMoz4Qf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penipuan kencan online banyak sasar generasi Z (Foto: Lauvette)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/09/54/2544644/penipuan-kencan-online-banyak-sasar-generasi-z-kerugian-hingga-rp142-juta-TZGxMoz4Qf.jpg</image><title>Penipuan kencan online banyak sasar generasi Z (Foto: Lauvette)</title></images><description>JAKARTA - Perusahaan keamanan siber, Kaspersky, merilis laporan perihal penipuan online yang bersumber dari aplikasi kencan online. Terungkap, orang-orang Asia Tenggara menjadi korban terbanyak.
Disadur dari keterangan resminya, temuan ini berdasarkan hasil survei Kaspersky yang bertajuk &quot;Mapping a secure path for the future of digital payemnts in APAC&quot;.
Kaspersky mengungkapkan, hampir 1 dari 2 orang (45%) di Asia Tenggara telah kehilangan uang karena penipuan, di mana pelakunya mereka kenal dari aplikasi kencan online.
Jumlah kerugian yang diderita, kurang dari Rp1,4 juta. Penipuan yang disebut kecil-kecilan ini, dialami oleh berbagai kelompok usia.
BACA JUGA:Kelompok Peretas Pelestina Serang Pemerintah Timur Tengah dengan Malware Baru
Generasi baby boomer (kelahiran 1946-1964) dan di atasnya (1918-1945) paling sering menjadi korban penipuan kecil-kecilan ini, mencapai 33%.
Rata-rata penduduk Asia Tenggara yang pernah menjadi korban penipuan kurang dari Rp1,4 juta berjumlah 22%.
Kemudian, hampir 2 dari 5 orang di kelompok usia paling senior pernah kehilangan antara Rp71,5 juta sampai Rp142 juta karena ditipu teman kencan online.
Sementara, sebagian kecil generasi Z (8%) pernah tertipu lebih dari Rp142 juta karena kencan online.
BACA JUGA:4 Tips Supaya Bisa Terhindar dari Hoaks
Perusahaan keamanan siber ini melihat penipuan kencan online meningkat sejak 2020, ketika pandemi COVID-19 mewajibkan hampir semua kegiatan menggunakan internet termasuk untuk bersosialisasi.
Peneliti di Kaspersky menemukan ciri-ciri yang ditemui pada pelaku kencan online, antara lain menunjukkan emosi yang kuat dalam waktu singkat dan cepat sekali beralih dari aplikasi kencan ke saluran pribadi.
Mereka ingin tahu banyak tentang korban karena semakin banyak mereka tahu, semakin mudah memanipulasi korban.
Penipu kencan online sering memberikan cerita yang tidak konsisten dan seringkali tidak memiliki jejak digital. Ketika meminta uang, mereka menggunakan kesulitan pribadi, misalnya keluarga sakit atau bisnis gagal.</description><content:encoded>JAKARTA - Perusahaan keamanan siber, Kaspersky, merilis laporan perihal penipuan online yang bersumber dari aplikasi kencan online. Terungkap, orang-orang Asia Tenggara menjadi korban terbanyak.
Disadur dari keterangan resminya, temuan ini berdasarkan hasil survei Kaspersky yang bertajuk &quot;Mapping a secure path for the future of digital payemnts in APAC&quot;.
Kaspersky mengungkapkan, hampir 1 dari 2 orang (45%) di Asia Tenggara telah kehilangan uang karena penipuan, di mana pelakunya mereka kenal dari aplikasi kencan online.
Jumlah kerugian yang diderita, kurang dari Rp1,4 juta. Penipuan yang disebut kecil-kecilan ini, dialami oleh berbagai kelompok usia.
BACA JUGA:Kelompok Peretas Pelestina Serang Pemerintah Timur Tengah dengan Malware Baru
Generasi baby boomer (kelahiran 1946-1964) dan di atasnya (1918-1945) paling sering menjadi korban penipuan kecil-kecilan ini, mencapai 33%.
Rata-rata penduduk Asia Tenggara yang pernah menjadi korban penipuan kurang dari Rp1,4 juta berjumlah 22%.
Kemudian, hampir 2 dari 5 orang di kelompok usia paling senior pernah kehilangan antara Rp71,5 juta sampai Rp142 juta karena ditipu teman kencan online.
Sementara, sebagian kecil generasi Z (8%) pernah tertipu lebih dari Rp142 juta karena kencan online.
BACA JUGA:4 Tips Supaya Bisa Terhindar dari Hoaks
Perusahaan keamanan siber ini melihat penipuan kencan online meningkat sejak 2020, ketika pandemi COVID-19 mewajibkan hampir semua kegiatan menggunakan internet termasuk untuk bersosialisasi.
Peneliti di Kaspersky menemukan ciri-ciri yang ditemui pada pelaku kencan online, antara lain menunjukkan emosi yang kuat dalam waktu singkat dan cepat sekali beralih dari aplikasi kencan ke saluran pribadi.
Mereka ingin tahu banyak tentang korban karena semakin banyak mereka tahu, semakin mudah memanipulasi korban.
Penipu kencan online sering memberikan cerita yang tidak konsisten dan seringkali tidak memiliki jejak digital. Ketika meminta uang, mereka menggunakan kesulitan pribadi, misalnya keluarga sakit atau bisnis gagal.</content:encoded></item></channel></rss>
