<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Anjloknya Pengguna Facebook, TikTok Justru Melambung Tinggi</title><description>Facebook mengalami penurunan total pengguna untuk pertama kalinya sejak rilis 17 tahun lalu. Sedangkan, TikTok tengah melambung tinggi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/08/57/2544174/penyebab-anjloknya-pengguna-facebook-tiktok-justru-melambung-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/08/57/2544174/penyebab-anjloknya-pengguna-facebook-tiktok-justru-melambung-tinggi"/><item><title>Penyebab Anjloknya Pengguna Facebook, TikTok Justru Melambung Tinggi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/08/57/2544174/penyebab-anjloknya-pengguna-facebook-tiktok-justru-melambung-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/08/57/2544174/penyebab-anjloknya-pengguna-facebook-tiktok-justru-melambung-tinggi</guid><pubDate>Selasa 08 Februari 2022 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/08/57/2544174/penyebab-anjloknya-pengguna-facebook-tiktok-justru-melambung-tinggi-HtfLhQUX9T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyebab anjloknya pengguna Facebook, TikTok justru melambung tinggi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/08/57/2544174/penyebab-anjloknya-pengguna-facebook-tiktok-justru-melambung-tinggi-HtfLhQUX9T.jpg</image><title>Penyebab anjloknya pengguna Facebook, TikTok justru melambung tinggi (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Facebook dilaporkan mengalami penurunan total pengguna untuk pertama kalinya sejak rilis 17 tahun lalu. Sedangkan, TikTok tengah melambung tinggi.
Disadur dari Vox, Senin (8/2/2022), Facebook kehilangan sekitar setengah juta pengguna harian global pada kuartal keempat 2021, hal ini berdasarkan laporan pendapatan Meta.
Anjloknya pengguna Facebook, disebut titik terendah bagi perusahaan yang basis penggunanya telah lama tumbuh dengan pesat di berbagai aplikasinya.
Meta dinilai telah berjuang untuk tetap diminati oleh pengguna-pengguna dari kalangan muda, namun kenyataannya banyak dari mereka justru lebih tertarik dengan TikTok.
BACA JUGA:Cara Dapatkan Sertifikat Vaksin COVID-19 Internasional di PeduliLindungi
Sudah lama diketahui bahwa pertumbuhan pengguna Facebook stagnan, sebagian karena basis pengguna yang telah menua dan platform ini dinilai kehabisan negara baru untuk berekspansi.
CFO Meta, David Wehner mengatakan, penurunan pengguna Facebook salah satunya disebabkan oleh peningkatan persaingan dari aplikasi lain.
&quot;Kami percaya layanan kompetitif berdampak negatif pada perumbuhan, terutama dengan audiens yang lebih muda. Kenaikan harga internet di India jadi faktor pelambatan, Facebook punya sekitar 350 juta pengguna di sana, merupakan pasar terbesar,&quot; ujar Wehner.
BACA JUGA:Meta Siapkan Fitur Baru untuk Cegah Pelecehan di Metaverse
Sementara itu, CEO Meta, Mark Zuckerberg menyebutkan bahwa pesaing terbesarnya adalah TikTok. Dia juga mengisyaratkan aplikasi tersebut biang kerok penurunan pengguna Facebook.
&quot;TikTok sudah menjadi sangat besar sebagai pesaing, dan juga terus tumbuh dengan kecepatan luar biasa dengan basis pengguna yang luas,&quot; terang Zuckerberg.
TikTok sendiri, menyampaikan bahwa sudah memiliki 1 miliar pengguna pada September 2021. Perusahaan analisis aplikasi, Apptopia, bahkan menobatkannya sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh tahun lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Facebook dilaporkan mengalami penurunan total pengguna untuk pertama kalinya sejak rilis 17 tahun lalu. Sedangkan, TikTok tengah melambung tinggi.
Disadur dari Vox, Senin (8/2/2022), Facebook kehilangan sekitar setengah juta pengguna harian global pada kuartal keempat 2021, hal ini berdasarkan laporan pendapatan Meta.
Anjloknya pengguna Facebook, disebut titik terendah bagi perusahaan yang basis penggunanya telah lama tumbuh dengan pesat di berbagai aplikasinya.
Meta dinilai telah berjuang untuk tetap diminati oleh pengguna-pengguna dari kalangan muda, namun kenyataannya banyak dari mereka justru lebih tertarik dengan TikTok.
BACA JUGA:Cara Dapatkan Sertifikat Vaksin COVID-19 Internasional di PeduliLindungi
Sudah lama diketahui bahwa pertumbuhan pengguna Facebook stagnan, sebagian karena basis pengguna yang telah menua dan platform ini dinilai kehabisan negara baru untuk berekspansi.
CFO Meta, David Wehner mengatakan, penurunan pengguna Facebook salah satunya disebabkan oleh peningkatan persaingan dari aplikasi lain.
&quot;Kami percaya layanan kompetitif berdampak negatif pada perumbuhan, terutama dengan audiens yang lebih muda. Kenaikan harga internet di India jadi faktor pelambatan, Facebook punya sekitar 350 juta pengguna di sana, merupakan pasar terbesar,&quot; ujar Wehner.
BACA JUGA:Meta Siapkan Fitur Baru untuk Cegah Pelecehan di Metaverse
Sementara itu, CEO Meta, Mark Zuckerberg menyebutkan bahwa pesaing terbesarnya adalah TikTok. Dia juga mengisyaratkan aplikasi tersebut biang kerok penurunan pengguna Facebook.
&quot;TikTok sudah menjadi sangat besar sebagai pesaing, dan juga terus tumbuh dengan kecepatan luar biasa dengan basis pengguna yang luas,&quot; terang Zuckerberg.
TikTok sendiri, menyampaikan bahwa sudah memiliki 1 miliar pengguna pada September 2021. Perusahaan analisis aplikasi, Apptopia, bahkan menobatkannya sebagai aplikasi yang paling banyak diunduh tahun lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
