<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Brain Chip Bisa Bikin Pengguna Orgasme Sesuai Permintaan</title><description>Brain Chip dari Neuralink, perusahaan yang didirikan Elon Musk, diklaim nantinya bisa bikin pengguna mengalami orgasme sesuai permintaan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/07/56/2543632/brain-chip-bisa-bikin-pengguna-orgasme-sesuai-permintaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/07/56/2543632/brain-chip-bisa-bikin-pengguna-orgasme-sesuai-permintaan"/><item><title>Brain Chip Bisa Bikin Pengguna Orgasme Sesuai Permintaan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/07/56/2543632/brain-chip-bisa-bikin-pengguna-orgasme-sesuai-permintaan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/07/56/2543632/brain-chip-bisa-bikin-pengguna-orgasme-sesuai-permintaan</guid><pubDate>Senin 07 Februari 2022 16:54 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/07/56/2543632/brain-chip-bisa-bikin-pengguna-orgasme-sesuai-permintaan-BIe8buwK7a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Brain Chip bisa bikin pengguna orgasme sesuai permintaan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/07/56/2543632/brain-chip-bisa-bikin-pengguna-orgasme-sesuai-permintaan-BIe8buwK7a.jpg</image><title>Brain Chip bisa bikin pengguna orgasme sesuai permintaan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Brain Chip dari Neuralink, perusahaan yang didirikan Elon Musk, diklaim nantinya bisa bikin pengguna mengalami orgasme sesuai permintaan.
Diolah dari Daily Star, Senin (7/2/2022), seorang ahli bedah di Piedmont Anesthesia and Pain Consultants di Winston-Salem, North Carolina, Amerika Serikat, Dr Stuart Meloy mengembangkan perangkat ini pada 2001 dan dijuluki sebagai &quot;The Orgasmatron&quot;.
Prangkat itu, awalnya dirancang sebagai sistem manajemen rasa sakit, tetapi ketika menyematkan elekroda tiba-tiba seorang wanita mulai merasa terangsang.
&amp;ldquo;Saya menempatkan elektroda dan tiba-tiba wanita itu mulai bernafas dengan cepat (seperti terangsang). Saya bertanya kepadanya, apa yang terjadi dan dia berkata: Kamu harus mengajari suami saya untuk melakukan itu,&quot; kata Meloy kepada New Scientist.
BACA JUGA:Ilmuwan Jerman Kembangbiakkan Babi, Jantungnya untuk Kebutuhan Donor Manusia
Meloy secara tidak sengaja memberi wanita itu orgasme, dengan menghubungkan elektroda dengan sistem manajemen rasa sakitnya tepat di tulang punggung.
Teknologi ini, dapat memunculkan pandangan baru yang radikal pada vibrator tradisional, tetapi menurut Meloy dia akan membutuhkan dana lebih dari enam juta dolar AS untuk pengujian yang diperlukan untuk membawa &quot;Orgasmatron&quot;-nya ke pasaran.
Namuni bagi Musk, uang bukanlah masalah. Jadi Neuralink dapat dengan mudah menawarkan kerja sama untuk mengembangkan Brain Chip dengan penerapan teknologi Meloy.
&quot;Melalui chip Neuralink, stimulasi pusat kesenangan dapat digunakan untuk meningkatkan gairah dan respons seksual orgasmik&quot;, ujar pakar teknologi seks Ben Barnes.
BACA JUGA:China Kembangkan Rahim Buatan dan Pengasuh Janin Robotik Bertenaga AI
&amp;ldquo;Jika respons kesenangan orang lain dapat direkam oleh sebuah chip, maka pengalaman kesenangan yang sama itu berpotensi bisa dirasakan sesuai permintaan penggunanya,&quot; jelas Barnes.
Brain Chip sendiri merupakan perangkat chip yang tertanam di otak, dan Neuralink adalah perusahaan yang giat mengembangkan teknologi ini.
Sosok Elon Musk, juga disebut memilki dua tujuan yang sangat ambisius, yakni membangun koloni manusia di Mars dan membuat teknologi yang menghubungkan otak manusia dengan kecerdasan buatan (AI).</description><content:encoded>JAKARTA - Brain Chip dari Neuralink, perusahaan yang didirikan Elon Musk, diklaim nantinya bisa bikin pengguna mengalami orgasme sesuai permintaan.
Diolah dari Daily Star, Senin (7/2/2022), seorang ahli bedah di Piedmont Anesthesia and Pain Consultants di Winston-Salem, North Carolina, Amerika Serikat, Dr Stuart Meloy mengembangkan perangkat ini pada 2001 dan dijuluki sebagai &quot;The Orgasmatron&quot;.
Prangkat itu, awalnya dirancang sebagai sistem manajemen rasa sakit, tetapi ketika menyematkan elekroda tiba-tiba seorang wanita mulai merasa terangsang.
&amp;ldquo;Saya menempatkan elektroda dan tiba-tiba wanita itu mulai bernafas dengan cepat (seperti terangsang). Saya bertanya kepadanya, apa yang terjadi dan dia berkata: Kamu harus mengajari suami saya untuk melakukan itu,&quot; kata Meloy kepada New Scientist.
BACA JUGA:Ilmuwan Jerman Kembangbiakkan Babi, Jantungnya untuk Kebutuhan Donor Manusia
Meloy secara tidak sengaja memberi wanita itu orgasme, dengan menghubungkan elektroda dengan sistem manajemen rasa sakitnya tepat di tulang punggung.
Teknologi ini, dapat memunculkan pandangan baru yang radikal pada vibrator tradisional, tetapi menurut Meloy dia akan membutuhkan dana lebih dari enam juta dolar AS untuk pengujian yang diperlukan untuk membawa &quot;Orgasmatron&quot;-nya ke pasaran.
Namuni bagi Musk, uang bukanlah masalah. Jadi Neuralink dapat dengan mudah menawarkan kerja sama untuk mengembangkan Brain Chip dengan penerapan teknologi Meloy.
&quot;Melalui chip Neuralink, stimulasi pusat kesenangan dapat digunakan untuk meningkatkan gairah dan respons seksual orgasmik&quot;, ujar pakar teknologi seks Ben Barnes.
BACA JUGA:China Kembangkan Rahim Buatan dan Pengasuh Janin Robotik Bertenaga AI
&amp;ldquo;Jika respons kesenangan orang lain dapat direkam oleh sebuah chip, maka pengalaman kesenangan yang sama itu berpotensi bisa dirasakan sesuai permintaan penggunanya,&quot; jelas Barnes.
Brain Chip sendiri merupakan perangkat chip yang tertanam di otak, dan Neuralink adalah perusahaan yang giat mengembangkan teknologi ini.
Sosok Elon Musk, juga disebut memilki dua tujuan yang sangat ambisius, yakni membangun koloni manusia di Mars dan membuat teknologi yang menghubungkan otak manusia dengan kecerdasan buatan (AI).</content:encoded></item></channel></rss>
