<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>China Kembangkan Rahim Buatan dan Pengasuh Janin Robotik Bertenaga AI</title><description>Pengembangan ini, dilakukan oleh para ilmuwan dari Institut Tekni. dan Teknologi Biomedis Suzhou.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/02/56/2541289/china-kembangkan-rahim-buatan-dan-pengasuh-janin-robotik-bertenaga-ai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/02/56/2541289/china-kembangkan-rahim-buatan-dan-pengasuh-janin-robotik-bertenaga-ai"/><item><title>China Kembangkan Rahim Buatan dan Pengasuh Janin Robotik Bertenaga AI</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/02/56/2541289/china-kembangkan-rahim-buatan-dan-pengasuh-janin-robotik-bertenaga-ai</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/02/02/56/2541289/china-kembangkan-rahim-buatan-dan-pengasuh-janin-robotik-bertenaga-ai</guid><pubDate>Rabu 02 Februari 2022 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/02/02/56/2541289/china-kembangkan-rahim-buatan-dan-pengasuh-janin-robotik-bertenaga-ai-Mp93eQGOb0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rahim buatan dan pengasuh janin robotik bertenaga AI (Foto: JK Chrome)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/02/02/56/2541289/china-kembangkan-rahim-buatan-dan-pengasuh-janin-robotik-bertenaga-ai-Mp93eQGOb0.jpg</image><title>Rahim buatan dan pengasuh janin robotik bertenaga AI (Foto: JK Chrome)</title></images><description>JAKARTA - China dikabarkan sedang mengembangkan rahim buatan dan pengasuh janin robotik bertenaga AI. Pengembangan ini, dilakukan oleh para ilmuwan dari Institut Teknik dan Teknologi Biomedis Suzhou.
Disadur dari IFL Science, Rabu (2/2/2022), rahim buatan tersebut diletakkan di dalam kubus khusus berisi cairan kaya nutrisi, dan pengasuh robotik bakal melakukan pemantauan ketika menjadi janin.
Menurut para ilmuwan, rahim buatan ini bisa menghilangkan masa mengandung selama periode kehamilan pada seorang Ibu, lalu diklaim dapat meningkatkan keamanan perkembangan embrio.
BACA JUGA:Alquran dan Sains, Ungkap Gunung Bergerak Cepat Layaknya Awan
Dilaporkan bahwa inovasi ini, sudah diuji dalam merawat janin tikus dan penelitiannya sendiri sudah dipublikasi ke dalam Journal of Biomedical Engineering.
&quot;ini tidak hanya akan membantu dalam memahami asal usul kehidupan dan perkembangan embrio manusia lebih jauh, tetapi juga memberikan dasar teoretis untuk memecahkan masalah cacat lahir dan masalah kesehatan reproduksi utama lainnya,&quot; kata para ilmuwan.
BACA JUGA:Cara Bikin Jebakan Nyamuk dari Botol Bekas
&amp;ldquo;Sistem pemantauan online kultur embrio in vitro dapat melacak dan merekam karakteristik morfologis dari proses perkembangan tanpa memengaruhi perkembangan embrio, dan memberikan dasar untuk evaluasi perkembangan embrio dan optimalisasi sistem kultur in vitro, &amp;rdquo; tambah mereka.
Diketahui, sejumlah ahli biologi mengembangkan embrio selama lebih dari 14 hari dengan tinjauan etika yang ketat. Kemudian, perangkat tersebut melibatkan sistem wadah cairan yang kompleks, tempat embrio berkembang, dibantu oleh serangkaian pengontrol cairan dan dilengkapi dengan oksigen.</description><content:encoded>JAKARTA - China dikabarkan sedang mengembangkan rahim buatan dan pengasuh janin robotik bertenaga AI. Pengembangan ini, dilakukan oleh para ilmuwan dari Institut Teknik dan Teknologi Biomedis Suzhou.
Disadur dari IFL Science, Rabu (2/2/2022), rahim buatan tersebut diletakkan di dalam kubus khusus berisi cairan kaya nutrisi, dan pengasuh robotik bakal melakukan pemantauan ketika menjadi janin.
Menurut para ilmuwan, rahim buatan ini bisa menghilangkan masa mengandung selama periode kehamilan pada seorang Ibu, lalu diklaim dapat meningkatkan keamanan perkembangan embrio.
BACA JUGA:Alquran dan Sains, Ungkap Gunung Bergerak Cepat Layaknya Awan
Dilaporkan bahwa inovasi ini, sudah diuji dalam merawat janin tikus dan penelitiannya sendiri sudah dipublikasi ke dalam Journal of Biomedical Engineering.
&quot;ini tidak hanya akan membantu dalam memahami asal usul kehidupan dan perkembangan embrio manusia lebih jauh, tetapi juga memberikan dasar teoretis untuk memecahkan masalah cacat lahir dan masalah kesehatan reproduksi utama lainnya,&quot; kata para ilmuwan.
BACA JUGA:Cara Bikin Jebakan Nyamuk dari Botol Bekas
&amp;ldquo;Sistem pemantauan online kultur embrio in vitro dapat melacak dan merekam karakteristik morfologis dari proses perkembangan tanpa memengaruhi perkembangan embrio, dan memberikan dasar untuk evaluasi perkembangan embrio dan optimalisasi sistem kultur in vitro, &amp;rdquo; tambah mereka.
Diketahui, sejumlah ahli biologi mengembangkan embrio selama lebih dari 14 hari dengan tinjauan etika yang ketat. Kemudian, perangkat tersebut melibatkan sistem wadah cairan yang kompleks, tempat embrio berkembang, dibantu oleh serangkaian pengontrol cairan dan dilengkapi dengan oksigen.</content:encoded></item></channel></rss>
