<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alquran dan Sains, Jelaskan Bintang di Langit Akan Berjatuhan, Langit Terbelah Semuanya Hancur</title><description>Berkat adanya teknologi teleskop luar angkasa, para ilmuwan menemukan bahwa ratusan bintang di antariksa mati setiap jamnya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/01/24/56/2537162/alquran-dan-sains-jelaskan-bintang-di-langit-akan-berjatuhan-langit-terbelah-semuanya-hancur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2022/01/24/56/2537162/alquran-dan-sains-jelaskan-bintang-di-langit-akan-berjatuhan-langit-terbelah-semuanya-hancur"/><item><title>Alquran dan Sains, Jelaskan Bintang di Langit Akan Berjatuhan, Langit Terbelah Semuanya Hancur</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2022/01/24/56/2537162/alquran-dan-sains-jelaskan-bintang-di-langit-akan-berjatuhan-langit-terbelah-semuanya-hancur</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2022/01/24/56/2537162/alquran-dan-sains-jelaskan-bintang-di-langit-akan-berjatuhan-langit-terbelah-semuanya-hancur</guid><pubDate>Selasa 25 Januari 2022 09:04 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Muhajir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/01/24/56/2537162/alquran-dan-sains-jelaskan-bintang-di-langit-akan-berjatuhan-langit-terbelah-semuanya-hancur-AtVME9uvIl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bintang di langit akan hancur (Foto: NASA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/01/24/56/2537162/alquran-dan-sains-jelaskan-bintang-di-langit-akan-berjatuhan-langit-terbelah-semuanya-hancur-AtVME9uvIl.jpg</image><title>Bintang di langit akan hancur (Foto: NASA)</title></images><description>JAKARTA - Berkat adanya teknologi teleskop luar angkasa, para ilmuwan menemukan bahwa ratusan bintang di antariksa mati setiap jamnya.
Diolah dari buku Sains dalam Alquran, sebelum mati bintang sinarnya secara tiba-tiba akan bertambah terang, bahkan ratisan ribu kali lebih dari Matahari.
Baca Juga:&amp;nbsp;NASA Potret Sebaran Abu Vulkanik Gunung Tonga dari Luar Angkasa
Kemudian, ukuran bintang sebelum mati bakal membesar ribuan Km per detik, barulah meledak dengan dahsyat dan lenyap dari antariksa.
Menurut  ayat suci Alquran, disebutkan di sana jika akhir dari kehidupan planet-planet adalah jatuh berserakan melalui firman-Nya:
Baca Juga:&amp;nbsp;NASA Ungkap Aplikasi untuk Foto Bumi dari Luar Angkasa
&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1618;&amp;#1603;&amp;#1614;&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1603;&amp;#1616;&amp;#1576;&amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#1606;&amp;#1618;&amp;#1578;&amp;#1614;&amp;#1579;&amp;#1614;&amp;#1585;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1618;&amp;#1753;
&quot;Dan apabila planet-planet jatuh berserakan.&quot; (Al-Infithar: 2).
Ayat ini menjelaskan, apabila bintang-bintang jatuh berserakan, keluar dari garis edarnya, dan berhamburan secara acak, akibat hilangnya gaya tarik-menarik antar-benda angkasa.Allah SWT juga membicarakan akhir dari kehidupan bintang-bintang, yaitu redup dan lenyap, melalui firman-Nya:
&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1606;&amp;#1617;&amp;#1615;&amp;#1580;&amp;#1615;&amp;#1608;&amp;#1618;&amp;#1605;&amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#1606;&amp;#1618;&amp;#1603;&amp;#1614;&amp;#1583;&amp;#1614;&amp;#1585;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1618;&amp;#1750;
&quot;Dan apabila bintang-bintang telah redup,&quot; (At-Takwir: 2)
Ayat ini mengutarakan, apabila bintang-bintang yang begitu banyak dan menghiasi cakrawala berjatuhan, tidak berada di garis edarnya lagi, akibat hilangnya gaya tarik-menarik antar-benda langit.
&amp;#1601;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1606;&amp;#1617;&amp;#1615;&amp;#1580;&amp;#1615;&amp;#1608;&amp;#1761;&amp;#1605;&amp;#1615; &amp;#1591;&amp;#1615;&amp;#1605;&amp;#1616;&amp;#1587;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1761;&amp;#1753;
&quot;Maka apabila bintang-bintang telah dilenyapkan,&quot; (Al-Mursalat: 8).
Dalam ayat ini, disebutkan apabila bintang-bintang dihapuskan cahayanya dengan mudah oleh Allah, dan langit terbelah, sehingga langit dengan segala yang ada hancur.
Tahapan kehidupan bintang pun baru ditemukan di zaman teknologi seperti sekarang, padahal Allah SWT sudah menjelaskannya lebih dari 1.400 tahun lalu di dalam Alquran. Maha Besar Allah atas segala firman-Nya.</description><content:encoded>JAKARTA - Berkat adanya teknologi teleskop luar angkasa, para ilmuwan menemukan bahwa ratusan bintang di antariksa mati setiap jamnya.
Diolah dari buku Sains dalam Alquran, sebelum mati bintang sinarnya secara tiba-tiba akan bertambah terang, bahkan ratisan ribu kali lebih dari Matahari.
Baca Juga:&amp;nbsp;NASA Potret Sebaran Abu Vulkanik Gunung Tonga dari Luar Angkasa
Kemudian, ukuran bintang sebelum mati bakal membesar ribuan Km per detik, barulah meledak dengan dahsyat dan lenyap dari antariksa.
Menurut  ayat suci Alquran, disebutkan di sana jika akhir dari kehidupan planet-planet adalah jatuh berserakan melalui firman-Nya:
Baca Juga:&amp;nbsp;NASA Ungkap Aplikasi untuk Foto Bumi dari Luar Angkasa
&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1618;&amp;#1603;&amp;#1614;&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1603;&amp;#1616;&amp;#1576;&amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#1606;&amp;#1618;&amp;#1578;&amp;#1614;&amp;#1579;&amp;#1614;&amp;#1585;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1618;&amp;#1753;
&quot;Dan apabila planet-planet jatuh berserakan.&quot; (Al-Infithar: 2).
Ayat ini menjelaskan, apabila bintang-bintang jatuh berserakan, keluar dari garis edarnya, dan berhamburan secara acak, akibat hilangnya gaya tarik-menarik antar-benda angkasa.Allah SWT juga membicarakan akhir dari kehidupan bintang-bintang, yaitu redup dan lenyap, melalui firman-Nya:
&amp;#1608;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1606;&amp;#1617;&amp;#1615;&amp;#1580;&amp;#1615;&amp;#1608;&amp;#1618;&amp;#1605;&amp;#1615; &amp;#1575;&amp;#1606;&amp;#1618;&amp;#1603;&amp;#1614;&amp;#1583;&amp;#1614;&amp;#1585;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1618;&amp;#1750;
&quot;Dan apabila bintang-bintang telah redup,&quot; (At-Takwir: 2)
Ayat ini mengutarakan, apabila bintang-bintang yang begitu banyak dan menghiasi cakrawala berjatuhan, tidak berada di garis edarnya lagi, akibat hilangnya gaya tarik-menarik antar-benda langit.
&amp;#1601;&amp;#1614;&amp;#1575;&amp;#1616;&amp;#1584;&amp;#1614;&amp;#1575; &amp;#1575;&amp;#1604;&amp;#1606;&amp;#1617;&amp;#1615;&amp;#1580;&amp;#1615;&amp;#1608;&amp;#1761;&amp;#1605;&amp;#1615; &amp;#1591;&amp;#1615;&amp;#1605;&amp;#1616;&amp;#1587;&amp;#1614;&amp;#1578;&amp;#1761;&amp;#1753;
&quot;Maka apabila bintang-bintang telah dilenyapkan,&quot; (Al-Mursalat: 8).
Dalam ayat ini, disebutkan apabila bintang-bintang dihapuskan cahayanya dengan mudah oleh Allah, dan langit terbelah, sehingga langit dengan segala yang ada hancur.
Tahapan kehidupan bintang pun baru ditemukan di zaman teknologi seperti sekarang, padahal Allah SWT sudah menjelaskannya lebih dari 1.400 tahun lalu di dalam Alquran. Maha Besar Allah atas segala firman-Nya.</content:encoded></item></channel></rss>
