<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Twitter Uji Fitur yang Izinkan Pengguna Tambahkan Label Peringatan</title><description>Sebelumnya, Twitter sudah memiliki filter dan sistem yang dapat mendeteksi cuitan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/12/13/57/2516128/twitter-uji-fitur-yang-izinkan-pengguna-tambahkan-label-peringatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/12/13/57/2516128/twitter-uji-fitur-yang-izinkan-pengguna-tambahkan-label-peringatan"/><item><title>Twitter Uji Fitur yang Izinkan Pengguna Tambahkan Label Peringatan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/12/13/57/2516128/twitter-uji-fitur-yang-izinkan-pengguna-tambahkan-label-peringatan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/12/13/57/2516128/twitter-uji-fitur-yang-izinkan-pengguna-tambahkan-label-peringatan</guid><pubDate>Senin 13 Desember 2021 11:16 WIB</pubDate><dc:creator>Intan Rakhmayanti Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/13/57/2516128/twitter-uji-fitur-yang-izinkan-pengguna-tambahkan-label-peringatan-eHChyBTAz7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Twitter (Foto: Free press journal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/13/57/2516128/twitter-uji-fitur-yang-izinkan-pengguna-tambahkan-label-peringatan-eHChyBTAz7.jpg</image><title>Twitter (Foto: Free press journal)</title></images><description>TWITTER memiliki filter dan sistem anyar yang akan memberi kemampuan pengguna mengontrol  tweet atau media yang akan diunggah dirasa belum pantas dilihat publik.

Sebelumnya, Twitter sudah memiliki filter dan sistem yang dapat mendeteksi cuitan atau media seperti foto/video yang diunggah apakah mengandung konten bahaya atau tidak pantas.
&amp;nbsp;
Kali ini, Twitter memperluasnya kepada pengguna supaya dapat menempatkan laber peringatan pada tweet mereka sendiri.

Cuitan diberi label sebagai peringatan sehingga pengguna lain dapat berpikir dua kali sebelum mengklik cuitan tersebut.

Karena fitur ini masih dalam tahap pengujian, tidak semua pengguna dapat memanfaatkannya, demikian dikutip dari Ubergizmo.

Tetapi mungkin jika pengujian berjalan dengan baik dan respon yang didapat bagus, Twitter akhirnya akan meluncurkannya untuk lebih banyak pengguna di masa mendatang.


</description><content:encoded>TWITTER memiliki filter dan sistem anyar yang akan memberi kemampuan pengguna mengontrol  tweet atau media yang akan diunggah dirasa belum pantas dilihat publik.

Sebelumnya, Twitter sudah memiliki filter dan sistem yang dapat mendeteksi cuitan atau media seperti foto/video yang diunggah apakah mengandung konten bahaya atau tidak pantas.
&amp;nbsp;
Kali ini, Twitter memperluasnya kepada pengguna supaya dapat menempatkan laber peringatan pada tweet mereka sendiri.

Cuitan diberi label sebagai peringatan sehingga pengguna lain dapat berpikir dua kali sebelum mengklik cuitan tersebut.

Karena fitur ini masih dalam tahap pengujian, tidak semua pengguna dapat memanfaatkannya, demikian dikutip dari Ubergizmo.

Tetapi mungkin jika pengujian berjalan dengan baik dan respon yang didapat bagus, Twitter akhirnya akan meluncurkannya untuk lebih banyak pengguna di masa mendatang.


</content:encoded></item></channel></rss>
