<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cek Alasan Pentingnya Mencuci Mobil Setelah Terkena Hujan, Jangan Dianggap Sepele</title><description>Saat ini wilayah Indonesia memasuki musim hujan. Untuk itu, pengendara harus bersiap berkendara di tengah hujan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/12/10/87/2515118/cek-alasan-pentingnya-mencuci-mobil-setelah-terkena-hujan-jangan-dianggap-sepele</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/12/10/87/2515118/cek-alasan-pentingnya-mencuci-mobil-setelah-terkena-hujan-jangan-dianggap-sepele"/><item><title>Cek Alasan Pentingnya Mencuci Mobil Setelah Terkena Hujan, Jangan Dianggap Sepele</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/12/10/87/2515118/cek-alasan-pentingnya-mencuci-mobil-setelah-terkena-hujan-jangan-dianggap-sepele</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/12/10/87/2515118/cek-alasan-pentingnya-mencuci-mobil-setelah-terkena-hujan-jangan-dianggap-sepele</guid><pubDate>Jum'at 10 Desember 2021 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Nindi Widya Wati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/10/87/2515118/cek-alasan-pentingnya-mencuci-mobil-setelah-terkena-hujan-jangan-dianggap-sepele-ojQ5QO8x49.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil terobos hujan (dok Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/10/87/2515118/cek-alasan-pentingnya-mencuci-mobil-setelah-terkena-hujan-jangan-dianggap-sepele-ojQ5QO8x49.jpg</image><title>Mobil terobos hujan (dok Freepik)</title></images><description>
Saat ini wilayah Indonesia memasuki musim hujan. Untuk itu, pengendara harus bersiap berkendara di tengah hujan.&amp;nbsp;

Satu di antaranya persiapan pengendara untuk mencuci mobil setelah terkena hujan. Biasanya kotoran yang menempel seperti lumpur, ataupun pasir memang terlihat biasa.

Namun, perlu kamu ketahui kalau air hujan dapat menyimpan kandungan yang berisiko menimbulkan asalah pada mobil. Tergantung juga kondisi tempat hujan tersebut.

Melansir Nissan, berikut beberapa hal yang harus diketahui:

1. Daerah Dekat Laut

Perlu diketahui, air hujan di dekat laut memiliki kandungan garam lebih banyak dibandingkan air hujan di pegunungan ataupun daerah lain yang jauh dari laut. Kandungan garam pada air hujan memiliki PH antara 3-5 atau cenderung basa yang berpotensi menimbulkan karat pada bodi mobil.

2. Wilayah Perkotaan atau Sekitar Pabrik

Derah perkotaan dan pabrik memiliki polusi yang tinggi. Ketika polutan dan uap air bertemu di udara, menyebabkan air hujan yang turun membawa polutan kembali ke bawah, sehingga otomatis mobil kamu bisa terkena akibatnya. Hujan yang timbul di daerah ini bersifat asam dan akan mempercepat proses karat.
3. Di Lokasi Manapun

Hujan di daerah apapun, bahkan yang jauh dari laut dan tempat berpolusi, tetap memiliki risiko tersendiri lewat kandungan (seringan apapun) seperti oksigen terlarut, garam, dan polusi. Semakin tinggi kelembapan udara, maka semakin tinggi juga potensi karat yang muncul.

Selain itu, air hujan membuat cat mobil cepat luntur dan buram ketika bereaksi dengan udara. Itulah sebabnya, bodi mobil yang basah baik karena hujan maupun pencucian harus cepat dikeringkan dengan lap khusus seperti plas chamois atau micro fiber.

Maka melihat hal-hal di atas dapat disimpulkan bahwa, setelah mobil kehujanan sebaiknya kamu segera mencucinya. Namun bila tidak sempat, kamu harus menyemprotnya dengan air PDAM bertekanan tinggi untuk meluruhkan kotoran yang menempel pada seluruh bodi mobil termasuk di bagian kolong mobil.

Sebaiknya juga, luangkan waktu di akhir minggu untuk pencucian mobil dengan lebih detail sehingga kualitas tampilan mobil dapat awet dan terjaga dengan baik.</description><content:encoded>
Saat ini wilayah Indonesia memasuki musim hujan. Untuk itu, pengendara harus bersiap berkendara di tengah hujan.&amp;nbsp;

Satu di antaranya persiapan pengendara untuk mencuci mobil setelah terkena hujan. Biasanya kotoran yang menempel seperti lumpur, ataupun pasir memang terlihat biasa.

Namun, perlu kamu ketahui kalau air hujan dapat menyimpan kandungan yang berisiko menimbulkan asalah pada mobil. Tergantung juga kondisi tempat hujan tersebut.

Melansir Nissan, berikut beberapa hal yang harus diketahui:

1. Daerah Dekat Laut

Perlu diketahui, air hujan di dekat laut memiliki kandungan garam lebih banyak dibandingkan air hujan di pegunungan ataupun daerah lain yang jauh dari laut. Kandungan garam pada air hujan memiliki PH antara 3-5 atau cenderung basa yang berpotensi menimbulkan karat pada bodi mobil.

2. Wilayah Perkotaan atau Sekitar Pabrik

Derah perkotaan dan pabrik memiliki polusi yang tinggi. Ketika polutan dan uap air bertemu di udara, menyebabkan air hujan yang turun membawa polutan kembali ke bawah, sehingga otomatis mobil kamu bisa terkena akibatnya. Hujan yang timbul di daerah ini bersifat asam dan akan mempercepat proses karat.
3. Di Lokasi Manapun

Hujan di daerah apapun, bahkan yang jauh dari laut dan tempat berpolusi, tetap memiliki risiko tersendiri lewat kandungan (seringan apapun) seperti oksigen terlarut, garam, dan polusi. Semakin tinggi kelembapan udara, maka semakin tinggi juga potensi karat yang muncul.

Selain itu, air hujan membuat cat mobil cepat luntur dan buram ketika bereaksi dengan udara. Itulah sebabnya, bodi mobil yang basah baik karena hujan maupun pencucian harus cepat dikeringkan dengan lap khusus seperti plas chamois atau micro fiber.

Maka melihat hal-hal di atas dapat disimpulkan bahwa, setelah mobil kehujanan sebaiknya kamu segera mencucinya. Namun bila tidak sempat, kamu harus menyemprotnya dengan air PDAM bertekanan tinggi untuk meluruhkan kotoran yang menempel pada seluruh bodi mobil termasuk di bagian kolong mobil.

Sebaiknya juga, luangkan waktu di akhir minggu untuk pencucian mobil dengan lebih detail sehingga kualitas tampilan mobil dapat awet dan terjaga dengan baik.</content:encoded></item></channel></rss>
