<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Facebook Beri Bocoran untuk Penjual Online Lintas Negara   </title><description>Raksasa teknologi Facebook pun memberikan clue terkait prilaku belanja online masyarakat Indonesia dan dunia.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/11/11/54/2500011/facebook-beri-bocoran-untuk-penjual-online-lintas-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/11/11/54/2500011/facebook-beri-bocoran-untuk-penjual-online-lintas-negara"/><item><title>Facebook Beri Bocoran untuk Penjual Online Lintas Negara   </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/11/11/54/2500011/facebook-beri-bocoran-untuk-penjual-online-lintas-negara</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/11/11/54/2500011/facebook-beri-bocoran-untuk-penjual-online-lintas-negara</guid><pubDate>Kamis 11 November 2021 09:02 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Solopos</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/11/54/2500011/facebook-beri-bocoran-untuk-penjual-online-lintas-negara-qkPs9K58GS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/11/54/2500011/facebook-beri-bocoran-untuk-penjual-online-lintas-negara-qkPs9K58GS.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BELANJA online selama pandemi Covid-19 memang mengalami peningkatan drastis. Pasalnya, orang-orang memang lebih memilih belanja secara online, seiring dengan ditutupnya mal dan tempat umum untuk mencegah penularan Covid-19.

Tidak heran jika platform belanja online pun meningkat, tidak heran jika penjual online mencari data tambahan. Oleh karena itu, raksasa teknologi Facebook pun memberikan clue terkait prilaku belanja online masyarakat Indonesia dan dunia.

Digital marketing sudah menjadi cara favorit bagi para pelaku usaha, termasuk para penjual online. Facebook mengumumkan peta penting mengenai perubahan perilaku konsumen, termasuk konsumen yang sering belanja online dari Indonesia.

Mengutip Meta for Business, konsumen belanja online di Indonesia disebut lebih suka banyak variasi. Selain itu, 72% responden belanja online di Indonesia mengharapkan barang pesanan mereka sampai dalam enam hari.

Hasil survei terhadap pembeli dari kalangan rentang usia 1-64 tahun itu digelar Facebook untuk membantu para marketer memahami dan menjalin hubungan dengan pelanggan global. Survei digelar di tujuh negara, selain Indonesia Facebook juga mengambil responden dari BRasil, India, Arab Saudi, Inggris dan AS.

Pembeli dari Indonesia dan Arab Saudi disebut memiliki alasan utama memilih berbelanja online lintas batas dibanding domestik. Alasan tersebut adalah adanya lebih banyak variasi.Rata-rata, 35% pembelanja lintas batas mengatakan mereka melakukan  pembelian minimal satu kali sebulan. Angka ini mencapai 50% di India  dalam periode waktu yang sama, dan ini adalah angka tertinggi di antara  semua negara yang disurvei. Di bawahnya ada Arab Saudi dan Indonesia  dengan 37% dan 36% transaksi lintas batas dilaporkan terjadi setiap  bulan.

Sementara, Facebook juga memberikan data kategori belanja lintas  batas dengan frekuensi pembelian tertinggi. Kategori itu adlaah barang  keperluan bayi, perlengkapan binatang peliharaan, peralatan olahraga,  mainan dan game serta rumah dan taman.

Dalam hal pengiriman, pelanggan mengharapkan akan menerima barang  mereka dalam seminggu, khususnya jika mereka harus membayar ongkos  kirim. Beberapa pembelanja lintas batas di India dan Indonesia bahkan  mengharapkan barang mereka sampai hari itu juga jika mereka membayar  biaya pengiriman.</description><content:encoded>BELANJA online selama pandemi Covid-19 memang mengalami peningkatan drastis. Pasalnya, orang-orang memang lebih memilih belanja secara online, seiring dengan ditutupnya mal dan tempat umum untuk mencegah penularan Covid-19.

Tidak heran jika platform belanja online pun meningkat, tidak heran jika penjual online mencari data tambahan. Oleh karena itu, raksasa teknologi Facebook pun memberikan clue terkait prilaku belanja online masyarakat Indonesia dan dunia.

Digital marketing sudah menjadi cara favorit bagi para pelaku usaha, termasuk para penjual online. Facebook mengumumkan peta penting mengenai perubahan perilaku konsumen, termasuk konsumen yang sering belanja online dari Indonesia.

Mengutip Meta for Business, konsumen belanja online di Indonesia disebut lebih suka banyak variasi. Selain itu, 72% responden belanja online di Indonesia mengharapkan barang pesanan mereka sampai dalam enam hari.

Hasil survei terhadap pembeli dari kalangan rentang usia 1-64 tahun itu digelar Facebook untuk membantu para marketer memahami dan menjalin hubungan dengan pelanggan global. Survei digelar di tujuh negara, selain Indonesia Facebook juga mengambil responden dari BRasil, India, Arab Saudi, Inggris dan AS.

Pembeli dari Indonesia dan Arab Saudi disebut memiliki alasan utama memilih berbelanja online lintas batas dibanding domestik. Alasan tersebut adalah adanya lebih banyak variasi.Rata-rata, 35% pembelanja lintas batas mengatakan mereka melakukan  pembelian minimal satu kali sebulan. Angka ini mencapai 50% di India  dalam periode waktu yang sama, dan ini adalah angka tertinggi di antara  semua negara yang disurvei. Di bawahnya ada Arab Saudi dan Indonesia  dengan 37% dan 36% transaksi lintas batas dilaporkan terjadi setiap  bulan.

Sementara, Facebook juga memberikan data kategori belanja lintas  batas dengan frekuensi pembelian tertinggi. Kategori itu adlaah barang  keperluan bayi, perlengkapan binatang peliharaan, peralatan olahraga,  mainan dan game serta rumah dan taman.

Dalam hal pengiriman, pelanggan mengharapkan akan menerima barang  mereka dalam seminggu, khususnya jika mereka harus membayar ongkos  kirim. Beberapa pembelanja lintas batas di India dan Indonesia bahkan  mengharapkan barang mereka sampai hari itu juga jika mereka membayar  biaya pengiriman.</content:encoded></item></channel></rss>
