<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga: Berbagai Sektor Industri Mulai Bangkit</title><description>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, berbagai sektor Industri kembali bangkit di masa pemberlakuan pelonggaran PPKM Level 1.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/11/11/52/2500083/menko-airlangga-berbagai-sektor-industri-mulai-bangkit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/11/11/52/2500083/menko-airlangga-berbagai-sektor-industri-mulai-bangkit"/><item><title>Menko Airlangga: Berbagai Sektor Industri Mulai Bangkit</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/11/11/52/2500083/menko-airlangga-berbagai-sektor-industri-mulai-bangkit</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/11/11/52/2500083/menko-airlangga-berbagai-sektor-industri-mulai-bangkit</guid><pubDate>Kamis 11 November 2021 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/11/52/2500083/menko-airlangga-berbagai-sektor-industri-mulai-bangkit-xAlkhxKiEd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga (dok KPCPEN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/11/52/2500083/menko-airlangga-berbagai-sektor-industri-mulai-bangkit-xAlkhxKiEd.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga (dok KPCPEN)</title></images><description>
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, berbagai sektor Industri kembali bangkit di masa pemberlakuan pelonggaran PPKM Level 1.

Hal ini dapat dilihat dari Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada bulan Oktober yang telah mencapai 57,2 Persen.

&amp;ldquo;Saya lihat industri saat ini sudah lebih baik (termasuk otomotif) karena kondisi PMI dan IOMKI kita tertinggi,&amp;rdquo; ucap Menko Airlangga dalam pembukaan GIIAS 2021 di kawasan ICE BSD, Kamis (11/11/2021).

Menurut Menko Airlangga, Indeks Izin Operasional Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) milik perusahaan dan kawasan industri dari Kementerian Perindustrian sebesar 57,2 Persen.
Baca Juga:
Gaikindo: Dukungan Pemerintah Dorong Percepatan Kebangkitan Otomotif Indonesia
&amp;nbsp;Menko Airlangga Hartarto Resmi Buka Pameran Otomotif GIIAS 2021
&amp;ldquo;Dengan demikian,  adanya  angka ini kami optimis bahwa kuartal 4 kita bisa mencapai pertumbuhan di atas 5 persen dan untuk secara Year on tear adalah 4 persen,&amp;rdquo; paparnya.

Adapun, pada sektor otomotif mencapai total 530 ribu di tahun 2020. Untuk itu, Pemerintah optimis bisa mencapai 850 ribu tahun ini.

&amp;ldquo;Pemerintah bukan hanya mengarahkan, tapi kita berkontribusi, termasuk membuat kebijakan PPnBM untuk sektor industri otomotif,&amp;rdquo; pungkasnya.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, berbagai sektor Industri kembali bangkit di masa pemberlakuan pelonggaran PPKM Level 1.

Hal ini dapat dilihat dari Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada bulan Oktober yang telah mencapai 57,2 Persen.

&amp;ldquo;Saya lihat industri saat ini sudah lebih baik (termasuk otomotif) karena kondisi PMI dan IOMKI kita tertinggi,&amp;rdquo; ucap Menko Airlangga dalam pembukaan GIIAS 2021 di kawasan ICE BSD, Kamis (11/11/2021).

Menurut Menko Airlangga, Indeks Izin Operasional Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) milik perusahaan dan kawasan industri dari Kementerian Perindustrian sebesar 57,2 Persen.
Baca Juga:
Gaikindo: Dukungan Pemerintah Dorong Percepatan Kebangkitan Otomotif Indonesia
&amp;nbsp;Menko Airlangga Hartarto Resmi Buka Pameran Otomotif GIIAS 2021
&amp;ldquo;Dengan demikian,  adanya  angka ini kami optimis bahwa kuartal 4 kita bisa mencapai pertumbuhan di atas 5 persen dan untuk secara Year on tear adalah 4 persen,&amp;rdquo; paparnya.

Adapun, pada sektor otomotif mencapai total 530 ribu di tahun 2020. Untuk itu, Pemerintah optimis bisa mencapai 850 ribu tahun ini.

&amp;ldquo;Pemerintah bukan hanya mengarahkan, tapi kita berkontribusi, termasuk membuat kebijakan PPnBM untuk sektor industri otomotif,&amp;rdquo; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
