<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Youtube dan Facebook Hapus Video Presiden Brasil, Ada Apa?</title><description>YouTube pada Juli lalu menghapus video dari kanal resmi Presiden Bolsonaro yang merekomendasikan penggunaan hidroklorokuin dan ivermectin.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/10/26/54/2492001/youtube-dan-facebook-hapus-video-presiden-brasil-ada-apa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/10/26/54/2492001/youtube-dan-facebook-hapus-video-presiden-brasil-ada-apa"/><item><title> Youtube dan Facebook Hapus Video Presiden Brasil, Ada Apa?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/10/26/54/2492001/youtube-dan-facebook-hapus-video-presiden-brasil-ada-apa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/10/26/54/2492001/youtube-dan-facebook-hapus-video-presiden-brasil-ada-apa</guid><pubDate>Selasa 26 Oktober 2021 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/10/26/54/2492001/youtube-dan-facebook-hapus-video-presiden-brasil-ada-apa-VIZWchU0dU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Youtube dan Facebook hapus video hoax vaksin Presiden Brasil (foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/10/26/54/2492001/youtube-dan-facebook-hapus-video-presiden-brasil-ada-apa-VIZWchU0dU.jpg</image><title>Youtube dan Facebook hapus video hoax vaksin Presiden Brasil (foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Facebook dan Youtube menurunkan video Presiden Brasil, Jair Bolsonaro yang berisi klaim palsu tentang vaksin COVID-19.
&quot;Kebijakan kami tidak mengizinkan klaim bahwa vaksin COVID-19 membunuh atau membahayakan orang,&quot; kata juru biara Facebook, dikutip dari Reuters, Selasa.
Dalam video tersebut, Presiden Bolsonaro mengklaim vaksin COVID-19 berhubungan dengan penyakit AIDS. Facebook dan YouTube mengatakan video terebut melanggar kebijakan mereka.
Baca Juga: YouTube Music Siap Gratiskan Fitur Memutar Lagu di Background
YouTube menyatakan sudah menurunkan video itu. &quot;Kami menghapus dari kanal Bolsonaro karena melanggar kebijakan kami tentang disinformasi medis yang berkaitan dengan COVID-19, tufuhan bahwa vaksin tidak mengurangi risiko terkena penyakit tersebut dan bahwa vaksin menyebabkan penyakit menular lainnya,&quot; kata YouTube.
Kantor Kepresidenan Brazil belum berkomentar atas peristiwa ini. Program Gabungan PBB untuk HIV dan AIDS (UNAIDS) menyatakan vaksin COVID-19 sudah disetujui regulator dan aman untuk kebanyakan orang, termasuk mereka yang terserang HIV, virus yang menyebabkan sindrom defisiensi kekebalan tubuh yang dikenal sebagai AIDS.
Baca Juga: YouTube Rewind Berakhir Usai Berjalan 1 Dekade
YouTube pada Juli lalu menghapus video dari kanal resmi Presiden Bolsonaro yang merekomendasikan penggunaan hidroklorokuin dan ivermectin untuk mengatasi COVID-19, meski pun bukti ilmiah menyatakan obat tersebut tidak efektif mengobati COVID-19.
Sejak itu, Presiden Bolsonaro tidak lagi menyebut kedua obat itu saat siaran langsung karena tahu video tersebut bisa dihapus. Dia mengadvokasi &quot;perawatan awal&quot; secara umum untuk COVID-19.
Sang presiden terkena COVID-19 pada Juli lalu, dia mengaku sembuh dari gejala ringan karena mengonsumsi hidroklorokuin, obat malaria.
Presiden Bolsonaro pada Januari lalu menyatakan tidak akan divaksin COVID-19, namun, berjanji semua rakyat Brasil akan mendapat vaksin.
</description><content:encoded>JAKARTA - Facebook dan Youtube menurunkan video Presiden Brasil, Jair Bolsonaro yang berisi klaim palsu tentang vaksin COVID-19.
&quot;Kebijakan kami tidak mengizinkan klaim bahwa vaksin COVID-19 membunuh atau membahayakan orang,&quot; kata juru biara Facebook, dikutip dari Reuters, Selasa.
Dalam video tersebut, Presiden Bolsonaro mengklaim vaksin COVID-19 berhubungan dengan penyakit AIDS. Facebook dan YouTube mengatakan video terebut melanggar kebijakan mereka.
Baca Juga: YouTube Music Siap Gratiskan Fitur Memutar Lagu di Background
YouTube menyatakan sudah menurunkan video itu. &quot;Kami menghapus dari kanal Bolsonaro karena melanggar kebijakan kami tentang disinformasi medis yang berkaitan dengan COVID-19, tufuhan bahwa vaksin tidak mengurangi risiko terkena penyakit tersebut dan bahwa vaksin menyebabkan penyakit menular lainnya,&quot; kata YouTube.
Kantor Kepresidenan Brazil belum berkomentar atas peristiwa ini. Program Gabungan PBB untuk HIV dan AIDS (UNAIDS) menyatakan vaksin COVID-19 sudah disetujui regulator dan aman untuk kebanyakan orang, termasuk mereka yang terserang HIV, virus yang menyebabkan sindrom defisiensi kekebalan tubuh yang dikenal sebagai AIDS.
Baca Juga: YouTube Rewind Berakhir Usai Berjalan 1 Dekade
YouTube pada Juli lalu menghapus video dari kanal resmi Presiden Bolsonaro yang merekomendasikan penggunaan hidroklorokuin dan ivermectin untuk mengatasi COVID-19, meski pun bukti ilmiah menyatakan obat tersebut tidak efektif mengobati COVID-19.
Sejak itu, Presiden Bolsonaro tidak lagi menyebut kedua obat itu saat siaran langsung karena tahu video tersebut bisa dihapus. Dia mengadvokasi &quot;perawatan awal&quot; secara umum untuk COVID-19.
Sang presiden terkena COVID-19 pada Juli lalu, dia mengaku sembuh dari gejala ringan karena mengonsumsi hidroklorokuin, obat malaria.
Presiden Bolsonaro pada Januari lalu menyatakan tidak akan divaksin COVID-19, namun, berjanji semua rakyat Brasil akan mendapat vaksin.
</content:encoded></item></channel></rss>
