<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konten Video Game Makin Populer di TikTok</title><description>Director Business Develpoment TikTok SEA, ANZ, and South Asia, Vanessa Brown mengatakan, konten video game semakin populer</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/09/02/16/2465133/konten-video-game-makin-populer-di-tiktok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/09/02/16/2465133/konten-video-game-makin-populer-di-tiktok"/><item><title>Konten Video Game Makin Populer di TikTok</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/09/02/16/2465133/konten-video-game-makin-populer-di-tiktok</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/09/02/16/2465133/konten-video-game-makin-populer-di-tiktok</guid><pubDate>Kamis 02 September 2021 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Sazili Mustofa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/09/02/16/2465133/konten-video-game-makin-populer-di-tiktok-rRVVNsYa75.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Konten video game makin populer di TikTok.(Foto:Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/09/02/16/2465133/konten-video-game-makin-populer-di-tiktok-rRVVNsYa75.jpeg</image><title>Konten video game makin populer di TikTok.(Foto:Antara)</title></images><description>JAKARTA - Director Business Develpoment TikTok SEA, ANZ, and South Asia,  Vanessa Brown mengatakan, konten&amp;nbsp;video game&amp;nbsp;semakin populer di TikTok, menandai perkembangan&amp;nbsp;e-sports&amp;nbsp;yang sangat pesat, terutama bagi millenial dan generasi Z.
Menurutnya,&amp;nbsp;game&amp;nbsp;telah melahirkan orang-orang yang sangat kreatif dalam mencari cara terbaik untuk membuat dan melihat konten baru seputar&amp;nbsp;game&amp;nbsp;favorit mereka.
&quot;TikTok membuat para&amp;nbsp;gamer&amp;nbsp;dapat menggunakan format video pendek untuk fokus pada momen tertentu, pemain, dan hal-hal lain di dalam&amp;nbsp;game,&quot; kata Vanessa dalam jumpa pers peluncuran &quot;The Greatest Gamer&quot; virtual dilansir Antara, Kamis (2/9/2021).
Dia menambahkan, tingginya popularitas konten&amp;nbsp;video game&amp;nbsp;di TikTok juga merupakan sinyal bahwa gamer telah menemukan rumah baru untuk menunjukkan kreativitasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;TikTok Siap Perpanjang Durasi Video
Hal itu terbukti dari banyaknya variasi konten&amp;nbsp;game&amp;nbsp;yang diunggah di TikTok, mulai dari konten&amp;nbsp;cosplay&amp;nbsp;menjadi karakter&amp;nbsp;game&amp;nbsp;tertentu hingga konten&amp;nbsp;mabar&amp;nbsp;atau main bareng dari para pencinta&amp;nbsp;gaming.
Kemudian, Head of Esports EVOS Aldean Tegar mengatakan, popularitas konten&amp;nbsp;game&amp;nbsp;di platform media sosial seperti TikTok dapat terjadi karena adanya pergeseran situasi sejak pandemi berlangsung. Menurutnya, pandemi memberikan tantangan di industri&amp;nbsp;e-sports&amp;nbsp;baik dari&amp;nbsp;player&amp;nbsp;ataupun penyelenggara turnamen.
&quot;Contoh dari EVOS sendiri misalnya, interaksi tatap muka yang tadinya lebih intens jadinya berkurang dan digantikan dengan interaksi yang basisnya&amp;nbsp;online,&quot; kata Aldean.
Melihat banyaknya konten&amp;nbsp;video game&amp;nbsp;yang diunggah di TikTok, Vanessa mengatakan akan terus mendukung komunitas&amp;nbsp;game&amp;nbsp;salah satunya melalui kompetisi &quot;The Greatest Game Indonesia&quot; yang telah memulai audisi sejak 1 September 2021.
&quot;Kami akan selalu mendukung program-program terkait untuk ke depannya,&quot; ujar Vanessa.
&quot;Kami juga masih akan terus melihat apakah nantinya ada kemungkinan untuk membuat&amp;nbsp;game&amp;nbsp;sendiri di dalam TikTok,&quot; pungkas Vanessa.</description><content:encoded>JAKARTA - Director Business Develpoment TikTok SEA, ANZ, and South Asia,  Vanessa Brown mengatakan, konten&amp;nbsp;video game&amp;nbsp;semakin populer di TikTok, menandai perkembangan&amp;nbsp;e-sports&amp;nbsp;yang sangat pesat, terutama bagi millenial dan generasi Z.
Menurutnya,&amp;nbsp;game&amp;nbsp;telah melahirkan orang-orang yang sangat kreatif dalam mencari cara terbaik untuk membuat dan melihat konten baru seputar&amp;nbsp;game&amp;nbsp;favorit mereka.
&quot;TikTok membuat para&amp;nbsp;gamer&amp;nbsp;dapat menggunakan format video pendek untuk fokus pada momen tertentu, pemain, dan hal-hal lain di dalam&amp;nbsp;game,&quot; kata Vanessa dalam jumpa pers peluncuran &quot;The Greatest Gamer&quot; virtual dilansir Antara, Kamis (2/9/2021).
Dia menambahkan, tingginya popularitas konten&amp;nbsp;video game&amp;nbsp;di TikTok juga merupakan sinyal bahwa gamer telah menemukan rumah baru untuk menunjukkan kreativitasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;TikTok Siap Perpanjang Durasi Video
Hal itu terbukti dari banyaknya variasi konten&amp;nbsp;game&amp;nbsp;yang diunggah di TikTok, mulai dari konten&amp;nbsp;cosplay&amp;nbsp;menjadi karakter&amp;nbsp;game&amp;nbsp;tertentu hingga konten&amp;nbsp;mabar&amp;nbsp;atau main bareng dari para pencinta&amp;nbsp;gaming.
Kemudian, Head of Esports EVOS Aldean Tegar mengatakan, popularitas konten&amp;nbsp;game&amp;nbsp;di platform media sosial seperti TikTok dapat terjadi karena adanya pergeseran situasi sejak pandemi berlangsung. Menurutnya, pandemi memberikan tantangan di industri&amp;nbsp;e-sports&amp;nbsp;baik dari&amp;nbsp;player&amp;nbsp;ataupun penyelenggara turnamen.
&quot;Contoh dari EVOS sendiri misalnya, interaksi tatap muka yang tadinya lebih intens jadinya berkurang dan digantikan dengan interaksi yang basisnya&amp;nbsp;online,&quot; kata Aldean.
Melihat banyaknya konten&amp;nbsp;video game&amp;nbsp;yang diunggah di TikTok, Vanessa mengatakan akan terus mendukung komunitas&amp;nbsp;game&amp;nbsp;salah satunya melalui kompetisi &quot;The Greatest Game Indonesia&quot; yang telah memulai audisi sejak 1 September 2021.
&quot;Kami akan selalu mendukung program-program terkait untuk ke depannya,&quot; ujar Vanessa.
&quot;Kami juga masih akan terus melihat apakah nantinya ada kemungkinan untuk membuat&amp;nbsp;game&amp;nbsp;sendiri di dalam TikTok,&quot; pungkas Vanessa.</content:encoded></item></channel></rss>
