<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rusia Denda Google Rp592 Juta Lebih, Ini Alasannya</title><description>Ini adalah denda pertama Google untuk pelanggaran itu.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/30/57/2448341/rusia-denda-google-rp592-juta-lebih-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/30/57/2448341/rusia-denda-google-rp592-juta-lebih-ini-alasannya"/><item><title>Rusia Denda Google Rp592 Juta Lebih, Ini Alasannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/30/57/2448341/rusia-denda-google-rp592-juta-lebih-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/30/57/2448341/rusia-denda-google-rp592-juta-lebih-ini-alasannya</guid><pubDate>Jum'at 30 Juli 2021 11:05 WIB</pubDate><dc:creator>Dyah Ratna Meta Novia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/30/57/2448341/rusia-denda-google-rp592-juta-lebih-ini-alasannya-DNz0RZ4KEz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kantor Google (Foto: LA Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/30/57/2448341/rusia-denda-google-rp592-juta-lebih-ini-alasannya-DNz0RZ4KEz.jpg</image><title>Kantor Google (Foto: LA Times)</title></images><description>RUSIA mendenda Google sebesar 41.017 dolar AS atau sekira Rp592 juta lebih karena melanggar undang-undang data pribadi. Ini adalah denda pertama Google untuk pelanggaran itu, kata Pengadilan Distrik Tagansky Moskow, dikutip dari Reuters, Jumat.

Google mengkonfirmasi denda tersebut namun tidak memberikan komentar lebih lanjut.

Hukuman itu datang di tengah kebuntuan yang lebih luas antara Rusia dan Google, dengan Moskow secara rutin mendenda raksasa media sosial karena gagal menghapus konten yang dilarang dan berusaha memaksa perusahaan teknologi asing untuk membuka kantor di Rusia.
&amp;nbsp;
Regulator komunikasi negara Roskomnadzor mengatakan bulan lalu bahwa Google, anak perusahaan Alphabet Inc., dapat didenda hingga Rp592 juta lebih karena tidak menyimpan data pribadi pengguna Rusia dalam basis data di wilayah Rusia.

Seperti dilansir dari Antara, Rusia sebelumnya telah mendenda Google karena tidak menghapus konten yang dilarang. Google juga membuat kesal pihak berwenang Rusia dengan memblokir beberapa akun YouTube yang dimiliki oleh tokoh dan media pro-Kremlin.

Kantor berita Interfax sebelumnya juga melaporkan, Pengadilan Moskow pada hari Kamis mendaftarkan proses administratif terhadap Facebook dan Twitter untuk pelanggaran yang sama, tetapi tidak menetapkan tanggal pengadilan. Facebook dan Twitter tidak segera menanggapi permintaan komentar.






</description><content:encoded>RUSIA mendenda Google sebesar 41.017 dolar AS atau sekira Rp592 juta lebih karena melanggar undang-undang data pribadi. Ini adalah denda pertama Google untuk pelanggaran itu, kata Pengadilan Distrik Tagansky Moskow, dikutip dari Reuters, Jumat.

Google mengkonfirmasi denda tersebut namun tidak memberikan komentar lebih lanjut.

Hukuman itu datang di tengah kebuntuan yang lebih luas antara Rusia dan Google, dengan Moskow secara rutin mendenda raksasa media sosial karena gagal menghapus konten yang dilarang dan berusaha memaksa perusahaan teknologi asing untuk membuka kantor di Rusia.
&amp;nbsp;
Regulator komunikasi negara Roskomnadzor mengatakan bulan lalu bahwa Google, anak perusahaan Alphabet Inc., dapat didenda hingga Rp592 juta lebih karena tidak menyimpan data pribadi pengguna Rusia dalam basis data di wilayah Rusia.

Seperti dilansir dari Antara, Rusia sebelumnya telah mendenda Google karena tidak menghapus konten yang dilarang. Google juga membuat kesal pihak berwenang Rusia dengan memblokir beberapa akun YouTube yang dimiliki oleh tokoh dan media pro-Kremlin.

Kantor berita Interfax sebelumnya juga melaporkan, Pengadilan Moskow pada hari Kamis mendaftarkan proses administratif terhadap Facebook dan Twitter untuk pelanggaran yang sama, tetapi tidak menetapkan tanggal pengadilan. Facebook dan Twitter tidak segera menanggapi permintaan komentar.






</content:encoded></item></channel></rss>
