<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Twitter Kecolongan, Ada Akun Palsu Dapat Centang Biru</title><description>Twitter tampaknya kecolongan dengan sistem verifikasi akunya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/14/57/2440663/twitter-kecolongan-ada-akun-palsu-dapat-centang-biru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/14/57/2440663/twitter-kecolongan-ada-akun-palsu-dapat-centang-biru"/><item><title>Twitter Kecolongan, Ada Akun Palsu Dapat Centang Biru</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/14/57/2440663/twitter-kecolongan-ada-akun-palsu-dapat-centang-biru</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/14/57/2440663/twitter-kecolongan-ada-akun-palsu-dapat-centang-biru</guid><pubDate>Rabu 14 Juli 2021 18:51 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/14/57/2440663/twitter-kecolongan-ada-akun-palsu-dapat-centang-biru-Z74nzH8IPC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ada Akun Palsu Dapat Centang Biru di Twitter (Foto: Unsplash/ Brett Jordan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/14/57/2440663/twitter-kecolongan-ada-akun-palsu-dapat-centang-biru-Z74nzH8IPC.jpg</image><title>Ada Akun Palsu Dapat Centang Biru di Twitter (Foto: Unsplash/ Brett Jordan)</title></images><description>JAKARTA- Twitter tampaknya kecolongan dengan sistem verifikasi akunya. Beberapa akun palsu alias bot diketahui memiliki lencana terverifikasi atau centang biru.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami telah keliru menyetujui/verifikasi sejumlah kecil akun yang tidak autentik (palsu),&amp;rdquo; kata Twitter dalam sebuah pernyataan seperti diikutip dari The Verge, Rabu (14/7/2021).
Menindaklanjuti perihal itu, perusahaan pun  mengaku telah menangguhkan akun yang dipermasalahkan secara permanen. Pihaknya juga menghapus lencana terverifikasi mereka.&amp;nbsp;
Kendati demikian, insiden semacam ini pun menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana akun dapat diverifikasi sejak awal, dan mengapa proses Twitter tidak menandainya sebelum ditemukan oleh peneliti pihak ketiga.
Terlebih, Twitter baru-baru ini meluncurkan kembali aplikasi verifikasi publik dengan serangkaian kriteria kelayakan yang diubah berdasarkan gagasan akun harus &quot;asli, terkenal, dan aktif &quot; agar layak untuk diverifikasi. Namun ilmuwan data Conspirador Norte&amp;ntilde;o menemukan enam akun centang biru yang telah dibuat baru-baru ini pada 16 Juni.
Menurutnya tidak satu pun dari mereka yang memposting satu tweet. Bahkan dua akun menggunakan gambar profil yang tampak seperti foto stok.
Tidak hanya itu, keenam akun tersebut memiliki 976 pengikut yang mencurigakan. Semuanya dibuat antara 19 Juni dan 20 Juni dan sebagian besar menggunakan gambar profil yang dibuat oleh AI. Secara total, Norte&amp;ntilde;o mengatakan mereka adalah bagian dari botnet yang terdiri dari setidaknya 1212 akun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Instagram Kini Punya Fitur untuk Pulihkan Akun yang Diretas
Baca Juga: Curi Sidik Jari Pengguna, Ahli Sebut Aplikasi Oximeter di Ponsel Palsu

</description><content:encoded>JAKARTA- Twitter tampaknya kecolongan dengan sistem verifikasi akunya. Beberapa akun palsu alias bot diketahui memiliki lencana terverifikasi atau centang biru.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kami telah keliru menyetujui/verifikasi sejumlah kecil akun yang tidak autentik (palsu),&amp;rdquo; kata Twitter dalam sebuah pernyataan seperti diikutip dari The Verge, Rabu (14/7/2021).
Menindaklanjuti perihal itu, perusahaan pun  mengaku telah menangguhkan akun yang dipermasalahkan secara permanen. Pihaknya juga menghapus lencana terverifikasi mereka.&amp;nbsp;
Kendati demikian, insiden semacam ini pun menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana akun dapat diverifikasi sejak awal, dan mengapa proses Twitter tidak menandainya sebelum ditemukan oleh peneliti pihak ketiga.
Terlebih, Twitter baru-baru ini meluncurkan kembali aplikasi verifikasi publik dengan serangkaian kriteria kelayakan yang diubah berdasarkan gagasan akun harus &quot;asli, terkenal, dan aktif &quot; agar layak untuk diverifikasi. Namun ilmuwan data Conspirador Norte&amp;ntilde;o menemukan enam akun centang biru yang telah dibuat baru-baru ini pada 16 Juni.
Menurutnya tidak satu pun dari mereka yang memposting satu tweet. Bahkan dua akun menggunakan gambar profil yang tampak seperti foto stok.
Tidak hanya itu, keenam akun tersebut memiliki 976 pengikut yang mencurigakan. Semuanya dibuat antara 19 Juni dan 20 Juni dan sebagian besar menggunakan gambar profil yang dibuat oleh AI. Secara total, Norte&amp;ntilde;o mengatakan mereka adalah bagian dari botnet yang terdiri dari setidaknya 1212 akun.
Baca Juga:&amp;nbsp;Instagram Kini Punya Fitur untuk Pulihkan Akun yang Diretas
Baca Juga: Curi Sidik Jari Pengguna, Ahli Sebut Aplikasi Oximeter di Ponsel Palsu

</content:encoded></item></channel></rss>
