<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fokus ke Video, Instagram Kini Bukan Lagi Aplikasi Berbagi Foto</title><description>Bos Instagram mengatakan Instagram kini bukan lagi aplikasi berbagi foto karena akan fokus ke video sebagai hiburan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/05/54/2435585/fokus-ke-video-instagram-kini-bukan-lagi-aplikasi-berbagi-foto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/05/54/2435585/fokus-ke-video-instagram-kini-bukan-lagi-aplikasi-berbagi-foto"/><item><title>Fokus ke Video, Instagram Kini Bukan Lagi Aplikasi Berbagi Foto</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/05/54/2435585/fokus-ke-video-instagram-kini-bukan-lagi-aplikasi-berbagi-foto</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/07/05/54/2435585/fokus-ke-video-instagram-kini-bukan-lagi-aplikasi-berbagi-foto</guid><pubDate>Senin 05 Juli 2021 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Intan Rakhmayanti Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/05/54/2435585/fokus-ke-video-instagram-kini-bukan-lagi-aplikasi-berbagi-foto-AfizHhGi0i.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Instagram video. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/05/54/2435585/fokus-ke-video-instagram-kini-bukan-lagi-aplikasi-berbagi-foto-AfizHhGi0i.jpg</image><title>Ilustrasi Instagram video. (Foto: Freepik)</title></images><description>HEAD of Instagram Adam Mosseri mengatakan Instagram kini bukan lagi aplikasi berbagi foto. Dalam sebuah video yang diunggah ke akun Instagram dan Twitter-nya, Mosseri mengatakan bahwa Instagram akan lebih fokus ke video.
Perusahaan bakal membawa perubahan yang berfokus pada video, seperti tampilan layar penuh, video mobile-first, dan konten video unggulan di linimasa yang mungkin tidak pengguna ikuti. Jadi tidak heran jika ke depan Instagram akan lebih banyak menghadirkan fitur-fitur berbasis video.
Baca juga:   Twitter Siapkan Banyak Fitur Baru, Salah Satunya Mirip Close Friends Instagram&amp;nbsp; 
 
Selain video, Mosseri juga mengatakan bahwa Instagram sedang fokus mengembangkan fitur baru di beberapa kategori utama, yakni kreator, shopping, dan messaging.

Dia terang-terangan mengatakan Instagram bukan lagi aplikasi berbagi foto. &quot;Kami bukan lagi aplikasi berbagai foto atau aplikasi berbagi foto dalam format kotak,&quot; tegasnya dalam video unggahan tersebut.
Baca juga:   Instagram Reels Resmi Hadir di Indonesia, Ini Cara Mudah Menggunakannya&amp;nbsp; 
 
Pernyataan ini bukannya tanpa alasan, Mosseri menuturkan berdasarkan riset, alasan utama pengguna memakai Instagram adalah untuk terhibur. Oleh karena itu, Instagram berupaya mengikuti tren tersebut yang dalam hal ini adalah konten hiburan dan video.
&quot;Jujur saja, saat ini ada persaingan yang sangat serius. TikTok sangat besar, YouTube lebih besar, dan ada banyak pemula lainnya,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>HEAD of Instagram Adam Mosseri mengatakan Instagram kini bukan lagi aplikasi berbagi foto. Dalam sebuah video yang diunggah ke akun Instagram dan Twitter-nya, Mosseri mengatakan bahwa Instagram akan lebih fokus ke video.
Perusahaan bakal membawa perubahan yang berfokus pada video, seperti tampilan layar penuh, video mobile-first, dan konten video unggulan di linimasa yang mungkin tidak pengguna ikuti. Jadi tidak heran jika ke depan Instagram akan lebih banyak menghadirkan fitur-fitur berbasis video.
Baca juga:   Twitter Siapkan Banyak Fitur Baru, Salah Satunya Mirip Close Friends Instagram&amp;nbsp; 
 
Selain video, Mosseri juga mengatakan bahwa Instagram sedang fokus mengembangkan fitur baru di beberapa kategori utama, yakni kreator, shopping, dan messaging.

Dia terang-terangan mengatakan Instagram bukan lagi aplikasi berbagi foto. &quot;Kami bukan lagi aplikasi berbagai foto atau aplikasi berbagi foto dalam format kotak,&quot; tegasnya dalam video unggahan tersebut.
Baca juga:   Instagram Reels Resmi Hadir di Indonesia, Ini Cara Mudah Menggunakannya&amp;nbsp; 
 
Pernyataan ini bukannya tanpa alasan, Mosseri menuturkan berdasarkan riset, alasan utama pengguna memakai Instagram adalah untuk terhibur. Oleh karena itu, Instagram berupaya mengikuti tren tersebut yang dalam hal ini adalah konten hiburan dan video.
&quot;Jujur saja, saat ini ada persaingan yang sangat serius. TikTok sangat besar, YouTube lebih besar, dan ada banyak pemula lainnya,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
