<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>279 Juta Data Penduduk Bocor, Ini Penjelasan BPJS Kesehatan</title><description>Namun pemerintah masih terus menyelidiki kasus terkait penjualan data penduduk .</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/05/21/16/2413367/279-juta-data-penduduk-bocor-ini-penjelasan-bpjs-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/05/21/16/2413367/279-juta-data-penduduk-bocor-ini-penjelasan-bpjs-kesehatan"/><item><title>279 Juta Data Penduduk Bocor, Ini Penjelasan BPJS Kesehatan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/05/21/16/2413367/279-juta-data-penduduk-bocor-ini-penjelasan-bpjs-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/05/21/16/2413367/279-juta-data-penduduk-bocor-ini-penjelasan-bpjs-kesehatan</guid><pubDate>Jum'at 21 Mei 2021 10:45 WIB</pubDate><dc:creator>Leonardus Selwyn Kangsaputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/21/16/2413367/279-juta-data-penduduk-bocor-ini-penjelasan-bpjs-kesehatan-Xadme3SuWn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Data penduduk bocor (Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/21/16/2413367/279-juta-data-penduduk-bocor-ini-penjelasan-bpjs-kesehatan-Xadme3SuWn.jpg</image><title>Data penduduk bocor (Foto: Forbes)</title></images><description>Warga digegerkan dengan dugaan kebocoran 279 juta data penduduk yang tengah ramai diperbincangkan di dunia maya. Namun pemerintah masih terus menyelidiki kasus terkait penjualan data penduduk yang disebut dijual di forum online bernama Raid Forums.

Data tersebut diklaim diambil dari situs bpjs-kesehatan.go.id. Menanggapi hal tersebut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) memberikan penjelasan mengenai hal itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sehubunngan dengan adanya informasi mengenai dugaan kebocoran data yang disebut-sebut melibatkan BPJS Kesehatan, bersama ini kami sampaikan penjelasan sebagai berikut,&amp;rdquo; tulis pernyataan BPJS Kesehatan, Jumat (21/5/2021).

Terdapat empat poin yang diterangkan dalam holding statement BPJS Kesehatan, di antaranya:

1. Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa ada 279 juta data peserta yang terindikasi bocor. Sementara, sampai dengan Mei 2021, jumlah peserta BPJS Kesehatan adalah 222,4 juta jiwa.

2. Saat ini kami sedang melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan apakah data tersebut berasal dari BPJS Kesehatan atau bukan. Kami sudah mengerahkan tim khusus untuk sesegera mungkin melacak dan menemukan sumbernya.

3. Perlu kami tegaskan bahwa BPJS Kesehatan konsisten memastikan keamanan data peserta BPJS Kesehatan dilindungi sebaik-baiknya. Dengan big data kompleks yang tersimpan di server kami, kami memiliki sistem pengamanan data yang ketat dan berlapis sebagai upaya menjamin kerahasiaan data tersebut, termasuk di dalamnya data peserta JKN-KIS.

4. Di samping itu, secara rutin kami juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan perlindungan data yang lebih maksimal.
</description><content:encoded>Warga digegerkan dengan dugaan kebocoran 279 juta data penduduk yang tengah ramai diperbincangkan di dunia maya. Namun pemerintah masih terus menyelidiki kasus terkait penjualan data penduduk yang disebut dijual di forum online bernama Raid Forums.

Data tersebut diklaim diambil dari situs bpjs-kesehatan.go.id. Menanggapi hal tersebut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) memberikan penjelasan mengenai hal itu.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sehubunngan dengan adanya informasi mengenai dugaan kebocoran data yang disebut-sebut melibatkan BPJS Kesehatan, bersama ini kami sampaikan penjelasan sebagai berikut,&amp;rdquo; tulis pernyataan BPJS Kesehatan, Jumat (21/5/2021).

Terdapat empat poin yang diterangkan dalam holding statement BPJS Kesehatan, di antaranya:

1. Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa ada 279 juta data peserta yang terindikasi bocor. Sementara, sampai dengan Mei 2021, jumlah peserta BPJS Kesehatan adalah 222,4 juta jiwa.

2. Saat ini kami sedang melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan apakah data tersebut berasal dari BPJS Kesehatan atau bukan. Kami sudah mengerahkan tim khusus untuk sesegera mungkin melacak dan menemukan sumbernya.

3. Perlu kami tegaskan bahwa BPJS Kesehatan konsisten memastikan keamanan data peserta BPJS Kesehatan dilindungi sebaik-baiknya. Dengan big data kompleks yang tersimpan di server kami, kami memiliki sistem pengamanan data yang ketat dan berlapis sebagai upaya menjamin kerahasiaan data tersebut, termasuk di dalamnya data peserta JKN-KIS.

4. Di samping itu, secara rutin kami juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan perlindungan data yang lebih maksimal.
</content:encoded></item></channel></rss>
