<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>40 Jaksa Penuntut Umum Minta Instagram untuk Anak-anak Dihentikan</title><description>40 jaksa penuntut umum di&amp;nbsp; meminta&amp;nbsp; Instagram untuk anak di bawah 13 tahun dihentikan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/05/11/16/2408834/40-jaksa-penuntut-umum-minta-instagram-untuk-anak-anak-dihentikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/05/11/16/2408834/40-jaksa-penuntut-umum-minta-instagram-untuk-anak-anak-dihentikan"/><item><title>40 Jaksa Penuntut Umum Minta Instagram untuk Anak-anak Dihentikan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/05/11/16/2408834/40-jaksa-penuntut-umum-minta-instagram-untuk-anak-anak-dihentikan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/05/11/16/2408834/40-jaksa-penuntut-umum-minta-instagram-untuk-anak-anak-dihentikan</guid><pubDate>Selasa 11 Mei 2021 09:21 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/11/16/2408834/40-jaksa-penuntut-umum-minta-instagram-untuk-anak-anak-dihentikan-XLxKtQR98K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Instagram (Foto: Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/11/16/2408834/40-jaksa-penuntut-umum-minta-instagram-untuk-anak-anak-dihentikan-XLxKtQR98K.jpg</image><title>Instagram (Foto: Business Insider)</title></images><description>JAKARTA - 40 jaksa penuntut umum di Amerika Serikat (AS) meminta Facebook Inc menghentikan rencana mereka mengembangkan Instagram untuk anak-anak di bawah 13 tahun.
&quot;Penggunaan media sosial bisa merusak kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, yang tidak mampu mengatasi tantangan di media sosial,&quot; kata mereka, dalam surat keterangan resmi, dikutip Reuters, Selasa (11/5).
Surat ini ditandatangani jaksa penuntut umum dari negara bagian, antara lain, New York, Texas, California, Massachusetts, Michigan, Nebraska, Utah, Ohio, Vermont dan Kentucky.
Mereka menilai Facebook tidak merespons kebutuhan, namun, &quot;menciptakan kebutuhan&quot;.
&quot;Lebih jauh, Facebook memiliki rekam jejak gagal melindungi kesejahteraan anak-anak di platform tersebut,&quot; terangnya, dikutip Antara.
Keterangan dari para jaksa penuntut umum memuat laporan dari berbagai media keluaran 2019 bahwa aplikasi Facebook Messeenger untuk anak-anak mengandung celah ketidakamanan sehingga anak bisa bergabung dengan grup dengan orang asing, yang sebelumnya tidak disetujui orang tua mereka.
(Baca juga: Strategi Kalahkan Boss di Game Strikers 1945-II)
Jaksa Penuntut Umum dari Massachusetts, Maura Healey, melalui cuitan di Instagram berpendapat Instagram versi untuk anak adalah &quot;upaya memalukan untuk mengeksploitasi dan meraup keuntungan dari orang-orang yang rentan&quot;.
Sementara itu, juru bicara Facebook menyatakan mereka sedang mengeksplorasi Instagram versi untuk anak-anak dan berkomitmen tidak akan menampilkan iklan di aplikasi untuk anak-anak.
Facebook sepakat bahwa Instagram harus memprioritaskan keamanan dan privasi.
&quot;Kami akan berkonsultasi dengan ahli di bidang tumbuh kembang anak, keamanan dan kesehatan mental anak dan advokat anak untuk komunikasi hal ini,&quot; kata Facebook.
(Baca juga: Mudah, Ini Cara Logout Telegram Web)
Kelompok Campaign for a Commercial-Free Childhood bulan lalu meminta Mark Zuckerberg tidak membuat aplikasi untuk anak-anak karena dianggap berbahaya.
</description><content:encoded>JAKARTA - 40 jaksa penuntut umum di Amerika Serikat (AS) meminta Facebook Inc menghentikan rencana mereka mengembangkan Instagram untuk anak-anak di bawah 13 tahun.
&quot;Penggunaan media sosial bisa merusak kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, yang tidak mampu mengatasi tantangan di media sosial,&quot; kata mereka, dalam surat keterangan resmi, dikutip Reuters, Selasa (11/5).
Surat ini ditandatangani jaksa penuntut umum dari negara bagian, antara lain, New York, Texas, California, Massachusetts, Michigan, Nebraska, Utah, Ohio, Vermont dan Kentucky.
Mereka menilai Facebook tidak merespons kebutuhan, namun, &quot;menciptakan kebutuhan&quot;.
&quot;Lebih jauh, Facebook memiliki rekam jejak gagal melindungi kesejahteraan anak-anak di platform tersebut,&quot; terangnya, dikutip Antara.
Keterangan dari para jaksa penuntut umum memuat laporan dari berbagai media keluaran 2019 bahwa aplikasi Facebook Messeenger untuk anak-anak mengandung celah ketidakamanan sehingga anak bisa bergabung dengan grup dengan orang asing, yang sebelumnya tidak disetujui orang tua mereka.
(Baca juga: Strategi Kalahkan Boss di Game Strikers 1945-II)
Jaksa Penuntut Umum dari Massachusetts, Maura Healey, melalui cuitan di Instagram berpendapat Instagram versi untuk anak adalah &quot;upaya memalukan untuk mengeksploitasi dan meraup keuntungan dari orang-orang yang rentan&quot;.
Sementara itu, juru bicara Facebook menyatakan mereka sedang mengeksplorasi Instagram versi untuk anak-anak dan berkomitmen tidak akan menampilkan iklan di aplikasi untuk anak-anak.
Facebook sepakat bahwa Instagram harus memprioritaskan keamanan dan privasi.
&quot;Kami akan berkonsultasi dengan ahli di bidang tumbuh kembang anak, keamanan dan kesehatan mental anak dan advokat anak untuk komunikasi hal ini,&quot; kata Facebook.
(Baca juga: Mudah, Ini Cara Logout Telegram Web)
Kelompok Campaign for a Commercial-Free Childhood bulan lalu meminta Mark Zuckerberg tidak membuat aplikasi untuk anak-anak karena dianggap berbahaya.
</content:encoded></item></channel></rss>
