<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Sosok Mekanik Cantik dari UEA Bikin Pria Betah Berlama-lama di Bengkel</title><description>Sosok Huda Al Matroushi merupakan sosok perempuan yang jadi pusat pembicaraan di Uni Emirat Arab.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/04/27/52/2401627/ini-sosok-mekanik-cantik-dari-uea-bikin-pria-betah-berlama-lama-di-bengkel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/04/27/52/2401627/ini-sosok-mekanik-cantik-dari-uea-bikin-pria-betah-berlama-lama-di-bengkel"/><item><title>Ini Sosok Mekanik Cantik dari UEA Bikin Pria Betah Berlama-lama di Bengkel</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/04/27/52/2401627/ini-sosok-mekanik-cantik-dari-uea-bikin-pria-betah-berlama-lama-di-bengkel</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/04/27/52/2401627/ini-sosok-mekanik-cantik-dari-uea-bikin-pria-betah-berlama-lama-di-bengkel</guid><pubDate>Selasa 27 April 2021 16:12 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/27/52/2401627/ini-sosok-mekanik-cantik-dari-uea-bikin-pria-betah-berlama-lama-di-bengkel-6RlKaNyxcQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mekanik perempuan pertama UEA yang bekerja sebagai montir (foto: Thenational)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/27/52/2401627/ini-sosok-mekanik-cantik-dari-uea-bikin-pria-betah-berlama-lama-di-bengkel-6RlKaNyxcQ.jpg</image><title>Mekanik perempuan pertama UEA yang bekerja sebagai montir (foto: Thenational)</title></images><description>SHARJAH - Sosok Huda Al Matroushi merupakan sosok perempuan yang jadi pusat pembicaraan di Uni Emirat Arab. Perempuan berusia 36 tahun itu gegerkan Uni Emirat Arab karena jadi perempuan pertama di wilayah itu yang bekerja sebagai mekanik sekaligus pemilik bengkel mobil.
Diketahui di wilayah Uni Emirat Arab perempuan kebanyakan bekerja dalam bidang khusus. Kebanyakan dari mereka bahkan hanya terlibat dalam kegiatan domestik. Tidak heran jika masyarakat Uni Emirat Arab terkejut ketika Huda Al Matroushi membuka sebuah bengkel bernama Imex Car Service di Sharjah, Uni Emirat Arab.
Baca Juga: Mobil Listrik Pertama Negara Ini Terinspirasi Kubah Batu Masjid Al-Aqsa
&quot;Perempuan bisa melakukan apa saja sekarang. Mereka tidak hanya bisa membuka salon dan membuka toko permen. Perempuan juga bisa masuk ke berbagai bidang dan saya ingin sekali ada banyak perempuan yang bekerja di industri otomotif,&quot; ujar Al Matroushi.

Baca Juga:&amp;nbsp;Quasar, Hypercar Listrik Besutan Startup Jerman Akan Diluncurkan pada 2023
Sejak kecil Al Matroushi memang jatuh cinta dengan otomotif. Di umur 9 tahun dia sangat tertarik memperbaiki mobil-mobil mainan yang rusak baik itu miliknya maupun temannya. Kecintaannya dalam memperbaiki mobil berlanjut ketika dia remaja dan dewasa. Masa-masa mudanya justru banyak dihabiskan dengan berada di bengkel.
&quot;Sebenarnya tidak hanya mobil, semuanya bikin saya penasaran. Saya ingin tahu kenapa kendaraan atau alat-alat lain tidak bisa digunakan dan saya tertantang untuk mencoba memperbaikinya,&quot; ujar Al Matroushi.

Kecintaan itulah yang membuat Al Matroushi tetap menekuni dunia perbengkelan di samping masih serius menyelesaikan kuliah di bidang manajemen kepemimpinan. Pada 2017 dia justru memutuskan diri untuk menjadi mekanik. Pada 2020 dia akhirnya membuka bengkel miliknhya sendiri, Imex Car Service.
&quot;Saya membukanya dengan biaya sendiri. Selain itu saya bersyukur keluarga saya mendukung apa yang saya lakukan,&quot; ucapnya.
Hanya saja dia mengakui saat ini masih banyak warga Uni Emirat Arab skeptis pada wanita yang bekerja sebagai mekanik atau pemilik bengkel. Banyak dari mereka tidak jadi memperbaiki mobil ketik atahu yang bekerja dan memiliki bengkel adalah seorang perempuan.
Selain itu ada juga yang terkesan melecehkan dengan menguji kemampuannya sebagai mekanik. Mereka kerap memberikan pertanyaan menjebak guna mencari tahu kemampuan Al Matroushi. &quot;Awalnya saya sedih, namun kemudian saya jadi tertawa karena mereka kerap kebingungan karena saya tahu apa yang saya bicarakan,&quot; terangnya.
Saat ini Al Matroushi memang masih jadi mekanik utama sekaligus pemilik bengkal Imex Car Service. Dia memang memperkerjakan karyawan pria untuk membantu dirinya. Hanya saja dia masih terus turun membantu ketika mobil-mobil berdatangan ke bengkel miliknya.</description><content:encoded>SHARJAH - Sosok Huda Al Matroushi merupakan sosok perempuan yang jadi pusat pembicaraan di Uni Emirat Arab. Perempuan berusia 36 tahun itu gegerkan Uni Emirat Arab karena jadi perempuan pertama di wilayah itu yang bekerja sebagai mekanik sekaligus pemilik bengkel mobil.
Diketahui di wilayah Uni Emirat Arab perempuan kebanyakan bekerja dalam bidang khusus. Kebanyakan dari mereka bahkan hanya terlibat dalam kegiatan domestik. Tidak heran jika masyarakat Uni Emirat Arab terkejut ketika Huda Al Matroushi membuka sebuah bengkel bernama Imex Car Service di Sharjah, Uni Emirat Arab.
Baca Juga: Mobil Listrik Pertama Negara Ini Terinspirasi Kubah Batu Masjid Al-Aqsa
&quot;Perempuan bisa melakukan apa saja sekarang. Mereka tidak hanya bisa membuka salon dan membuka toko permen. Perempuan juga bisa masuk ke berbagai bidang dan saya ingin sekali ada banyak perempuan yang bekerja di industri otomotif,&quot; ujar Al Matroushi.

Baca Juga:&amp;nbsp;Quasar, Hypercar Listrik Besutan Startup Jerman Akan Diluncurkan pada 2023
Sejak kecil Al Matroushi memang jatuh cinta dengan otomotif. Di umur 9 tahun dia sangat tertarik memperbaiki mobil-mobil mainan yang rusak baik itu miliknya maupun temannya. Kecintaannya dalam memperbaiki mobil berlanjut ketika dia remaja dan dewasa. Masa-masa mudanya justru banyak dihabiskan dengan berada di bengkel.
&quot;Sebenarnya tidak hanya mobil, semuanya bikin saya penasaran. Saya ingin tahu kenapa kendaraan atau alat-alat lain tidak bisa digunakan dan saya tertantang untuk mencoba memperbaikinya,&quot; ujar Al Matroushi.

Kecintaan itulah yang membuat Al Matroushi tetap menekuni dunia perbengkelan di samping masih serius menyelesaikan kuliah di bidang manajemen kepemimpinan. Pada 2017 dia justru memutuskan diri untuk menjadi mekanik. Pada 2020 dia akhirnya membuka bengkel miliknhya sendiri, Imex Car Service.
&quot;Saya membukanya dengan biaya sendiri. Selain itu saya bersyukur keluarga saya mendukung apa yang saya lakukan,&quot; ucapnya.
Hanya saja dia mengakui saat ini masih banyak warga Uni Emirat Arab skeptis pada wanita yang bekerja sebagai mekanik atau pemilik bengkel. Banyak dari mereka tidak jadi memperbaiki mobil ketik atahu yang bekerja dan memiliki bengkel adalah seorang perempuan.
Selain itu ada juga yang terkesan melecehkan dengan menguji kemampuannya sebagai mekanik. Mereka kerap memberikan pertanyaan menjebak guna mencari tahu kemampuan Al Matroushi. &quot;Awalnya saya sedih, namun kemudian saya jadi tertawa karena mereka kerap kebingungan karena saya tahu apa yang saya bicarakan,&quot; terangnya.
Saat ini Al Matroushi memang masih jadi mekanik utama sekaligus pemilik bengkal Imex Car Service. Dia memang memperkerjakan karyawan pria untuk membantu dirinya. Hanya saja dia masih terus turun membantu ketika mobil-mobil berdatangan ke bengkel miliknya.</content:encoded></item></channel></rss>
