<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marak Tag Massal Link Porno, Pemerintah Minta Penjelasan Facebook </title><description>Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah meminta Facebook untuk menyampaikan penjelasan dan perkembangan dari investigasi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/04/27/16/2401375/marak-tag-massal-link-porno-pemerintah-minta-penjelasan-facebook</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2021/04/27/16/2401375/marak-tag-massal-link-porno-pemerintah-minta-penjelasan-facebook"/><item><title>Marak Tag Massal Link Porno, Pemerintah Minta Penjelasan Facebook </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2021/04/27/16/2401375/marak-tag-massal-link-porno-pemerintah-minta-penjelasan-facebook</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2021/04/27/16/2401375/marak-tag-massal-link-porno-pemerintah-minta-penjelasan-facebook</guid><pubDate>Selasa 27 April 2021 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Intan Rakhmayanti Dewi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/27/16/2401375/marak-tag-massal-link-porno-pemerintah-minta-penjelasan-facebook-OlMsKMwQZu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Facebook (foto: shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/27/16/2401375/marak-tag-massal-link-porno-pemerintah-minta-penjelasan-facebook-OlMsKMwQZu.jpg</image><title>Ilustrasi Facebook (foto: shutterstock)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah meminta Facebook untuk menyampaikan penjelasan dan perkembangan dari investigasi terkait isu tagging masal yang beredar dikalangan pengguna Indonesia.

Apalagi, belakangan isu ini tengah meresahkan masyarakat, sehingga pemerintah dalam hal ini Kominfo perlu mengambil langkah tegas ke pihak Facebook terkait pengguna Facebook mendapat tag tanpa izin dari orang tidak dikenal berupa tautan (link) video porno. Tag tersebut dilakukan secara massal ke banyak orang sekaligus.

Juru bicaca Kemkominfo Dedy Permadi, menyebut, hasil investigasi Facebook menunjukkan bahwa mass-tagging terjadi secara acak dan tidak ditargetkan ke individu tertentu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jangan Khawatir, Ini Tips Hindari Tag Video Porno di Facebook&amp;nbsp;
&quot;Serta merupakan upaya phishing dimana pengguna diarahkan untuk mengakses link yang di tag ke mereka,&quot; kata Dedy dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (26/4/2021).

Hingga saat ini, menurut penuturan Dedy, Facebook telah menghapus halaman-halaman yang terlibat dalam upaya phishing.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kominfo Tanggapi Kejadian &quot;Mass-Tagging&quot; Tautan Pornografi di Facebook&amp;nbsp;
Facebook juga telah melakukan blokir terhadap tautan yang mencurigakan agar tidak dapat diposting di Facebook.

Agar terhindar dari upaya phishing, Dedy menghimbau masyarakat untuk tidak mengakses link atau pesan yang mencurigakan.

Serta untuk menjaga keamanan akun dengan memastikan kembali pengaturan keamanan dan privasi di semua akun sosial media, aplikasi percakapan dan email.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah meminta Facebook untuk menyampaikan penjelasan dan perkembangan dari investigasi terkait isu tagging masal yang beredar dikalangan pengguna Indonesia.

Apalagi, belakangan isu ini tengah meresahkan masyarakat, sehingga pemerintah dalam hal ini Kominfo perlu mengambil langkah tegas ke pihak Facebook terkait pengguna Facebook mendapat tag tanpa izin dari orang tidak dikenal berupa tautan (link) video porno. Tag tersebut dilakukan secara massal ke banyak orang sekaligus.

Juru bicaca Kemkominfo Dedy Permadi, menyebut, hasil investigasi Facebook menunjukkan bahwa mass-tagging terjadi secara acak dan tidak ditargetkan ke individu tertentu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jangan Khawatir, Ini Tips Hindari Tag Video Porno di Facebook&amp;nbsp;
&quot;Serta merupakan upaya phishing dimana pengguna diarahkan untuk mengakses link yang di tag ke mereka,&quot; kata Dedy dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (26/4/2021).

Hingga saat ini, menurut penuturan Dedy, Facebook telah menghapus halaman-halaman yang terlibat dalam upaya phishing.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kominfo Tanggapi Kejadian &quot;Mass-Tagging&quot; Tautan Pornografi di Facebook&amp;nbsp;
Facebook juga telah melakukan blokir terhadap tautan yang mencurigakan agar tidak dapat diposting di Facebook.

Agar terhindar dari upaya phishing, Dedy menghimbau masyarakat untuk tidak mengakses link atau pesan yang mencurigakan.

Serta untuk menjaga keamanan akun dengan memastikan kembali pengaturan keamanan dan privasi di semua akun sosial media, aplikasi percakapan dan email.</content:encoded></item></channel></rss>
