<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Girls inTech Indonesia Beri Beasiswa Digital dan Teknologi untuk Anggota dan Publik</title><description>Girls inTech Indonesia, organisasi global yang fokus pada pendidikan dan pemberdayaan perempuan dalam teknologi</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/27/16/2317315/girls-intech-indonesia-beri-beasiswa-digital-dan-teknologi-untuk-anggota-dan-publik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/27/16/2317315/girls-intech-indonesia-beri-beasiswa-digital-dan-teknologi-untuk-anggota-dan-publik"/><item><title>Girls inTech Indonesia Beri Beasiswa Digital dan Teknologi untuk Anggota dan Publik</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/27/16/2317315/girls-intech-indonesia-beri-beasiswa-digital-dan-teknologi-untuk-anggota-dan-publik</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/27/16/2317315/girls-intech-indonesia-beri-beasiswa-digital-dan-teknologi-untuk-anggota-dan-publik</guid><pubDate>Jum'at 27 November 2020 13:56 WIB</pubDate><dc:creator>Sazili Mustofa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/27/16/2317315/girls-intec-indonesia-beri-beasiswa-digital-dan-teknologi-untuk-anggota-dan-publik-4epWkVoiaY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota dan pengurus Girls inTech Indonesia (Foto:Girls inTech)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/27/16/2317315/girls-intec-indonesia-beri-beasiswa-digital-dan-teknologi-untuk-anggota-dan-publik-4epWkVoiaY.jpg</image><title>Anggota dan pengurus Girls inTech Indonesia (Foto:Girls inTech)</title></images><description>JAKARTA - Girls inTech  Indonesia,  organisasi  global  yang  fokus  pada pendidikan dan pemberdayaan perempuan dalam teknologi, memberikan beasiswa untuk anggotanya dan publik (masyarakat)  untuk  bisa  memulai  karier  dan meningkatkan  kemampuannya  dalam  dunia  digital  dan teknologi.
Girls InTech Indonesia berkolaborasi dengan EducationNew Zealand, memberikan akses langsung  ke  berbagai  kursus  online  secara  komprehensif  yang  diselenggarakan  oleh  Hacktiv8.
Program beasiswa ini akan dibuka pendaftarannya di 1 Desember 2020, dan akan dipilih 15 orang sebagai penerima beasiswa.
Baca Juga:&amp;nbsp; Pengusaha Logistik hingga Pertambangan Mulai Terapkan Teknologi Blockchain
&amp;nbsp;Adapun tiga program beasiswa yang akan diberikan adalah Introduction to Phyton dan Front End Web Developmentdan Introduction to Programing.
Baca Juga: Tak Gaptek, Ini 4 Kunci Percepatan Talenta Digital
Tujuan dari program ini, selain memberikan dukungan dan pemberdayaan kepada 15 penerima beasiswa yang akan memulai karier atau meningkatkan kemampuan dalam bidang teknologi, juga diharapkan dapat memberikan inspirasi dan memberdayakan lebih banyak lagi perempuan dan generasi muda yang memiliki minat dan potensi.&amp;ldquo;Kami menargetkan 1.500 perempuan bisa terinspirasi dan berdaya dari program ini. Dengan cara, kami mengajak ke-15 penerima beasiswa nantinya untuk memberikan masing-masing 1 (satu) kelas terkait dengan project yang mereka buat. Semakin banyak yang bisa mendapat inspirasi akan semakin membuka kesempatan perempuan-perempuan Indonesia berkarir di bidang teknologi. Kami di dalam program ini juga mengutamakan anggota kami, namun ada kesempatan juga bagi public secara umum,&amp;rdquo; kata Nafinia Putra selaku Co-Managing Director dari Girls inTech Indonesia, Jumat (27/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp; Konsekuensi Penyiaran Digital, Konten Media Baru Harus Diatur untuk Lindungi Generasi Muda
Akhir tahun ini, akan ada program beasiswa yang bertujuan dengan cara memberikan Girls inTech Indonesia (GITID) adalah salah satu cabang dari Girls inTech global yang didirikan oleh Adriana Gascoigne pada tahun 2007 di San Fransisco, Amerika Serikat.
Girls inTechdi Indonesia mulai berjalan sejak 2011, diinisiasi pertama kali oleh Aulia Halimatussadiah Co-Founder dan CMO Storial.co yang juga merupakan Co-Managing Director Girls in Tech Indonesia. Dia ditemani Anantya Van Bronckhorst Co-Founder Think.Web.Girls inTech Indonesia hadir menjadi sebuah komunitas berbasis sukarelawan (volunteer-based community). Fokus utamaGirls inTech Indonesia adalah mentorship dan pemberdayaan perempuan di dunia teknologi melalui serangkaian kegiatan seperti workshop bulanan, bootcamp, mentorship, dan lainnya.
Sedangkan Education New Zealand merupakan badan pemerintah yang bertujuan untukmempromosikan New Zealand sebagai tujuan studi, dan mendukung pengiriman layanan pendidikan di New Zealand.</description><content:encoded>JAKARTA - Girls inTech  Indonesia,  organisasi  global  yang  fokus  pada pendidikan dan pemberdayaan perempuan dalam teknologi, memberikan beasiswa untuk anggotanya dan publik (masyarakat)  untuk  bisa  memulai  karier  dan meningkatkan  kemampuannya  dalam  dunia  digital  dan teknologi.
Girls InTech Indonesia berkolaborasi dengan EducationNew Zealand, memberikan akses langsung  ke  berbagai  kursus  online  secara  komprehensif  yang  diselenggarakan  oleh  Hacktiv8.
Program beasiswa ini akan dibuka pendaftarannya di 1 Desember 2020, dan akan dipilih 15 orang sebagai penerima beasiswa.
Baca Juga:&amp;nbsp; Pengusaha Logistik hingga Pertambangan Mulai Terapkan Teknologi Blockchain
&amp;nbsp;Adapun tiga program beasiswa yang akan diberikan adalah Introduction to Phyton dan Front End Web Developmentdan Introduction to Programing.
Baca Juga: Tak Gaptek, Ini 4 Kunci Percepatan Talenta Digital
Tujuan dari program ini, selain memberikan dukungan dan pemberdayaan kepada 15 penerima beasiswa yang akan memulai karier atau meningkatkan kemampuan dalam bidang teknologi, juga diharapkan dapat memberikan inspirasi dan memberdayakan lebih banyak lagi perempuan dan generasi muda yang memiliki minat dan potensi.&amp;ldquo;Kami menargetkan 1.500 perempuan bisa terinspirasi dan berdaya dari program ini. Dengan cara, kami mengajak ke-15 penerima beasiswa nantinya untuk memberikan masing-masing 1 (satu) kelas terkait dengan project yang mereka buat. Semakin banyak yang bisa mendapat inspirasi akan semakin membuka kesempatan perempuan-perempuan Indonesia berkarir di bidang teknologi. Kami di dalam program ini juga mengutamakan anggota kami, namun ada kesempatan juga bagi public secara umum,&amp;rdquo; kata Nafinia Putra selaku Co-Managing Director dari Girls inTech Indonesia, Jumat (27/11/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp; Konsekuensi Penyiaran Digital, Konten Media Baru Harus Diatur untuk Lindungi Generasi Muda
Akhir tahun ini, akan ada program beasiswa yang bertujuan dengan cara memberikan Girls inTech Indonesia (GITID) adalah salah satu cabang dari Girls inTech global yang didirikan oleh Adriana Gascoigne pada tahun 2007 di San Fransisco, Amerika Serikat.
Girls inTechdi Indonesia mulai berjalan sejak 2011, diinisiasi pertama kali oleh Aulia Halimatussadiah Co-Founder dan CMO Storial.co yang juga merupakan Co-Managing Director Girls in Tech Indonesia. Dia ditemani Anantya Van Bronckhorst Co-Founder Think.Web.Girls inTech Indonesia hadir menjadi sebuah komunitas berbasis sukarelawan (volunteer-based community). Fokus utamaGirls inTech Indonesia adalah mentorship dan pemberdayaan perempuan di dunia teknologi melalui serangkaian kegiatan seperti workshop bulanan, bootcamp, mentorship, dan lainnya.
Sedangkan Education New Zealand merupakan badan pemerintah yang bertujuan untukmempromosikan New Zealand sebagai tujuan studi, dan mendukung pengiriman layanan pendidikan di New Zealand.</content:encoded></item></channel></rss>
