<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Update Google Message Hadirkan End-to-End Encryption</title><description>Google Message kembali mendapat update. Kali ini berupa end-to-end encryption. Jadi pesan akan lebih aman.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/22/16/2313909/update-google-message-hadirkan-end-to-end-encryption</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/22/16/2313909/update-google-message-hadirkan-end-to-end-encryption"/><item><title>Update Google Message Hadirkan End-to-End Encryption</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/22/16/2313909/update-google-message-hadirkan-end-to-end-encryption</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/22/16/2313909/update-google-message-hadirkan-end-to-end-encryption</guid><pubDate>Minggu 22 November 2020 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/22/16/2313909/update-google-message-hadirkan-end-to-end-encryption-m5IiPjfP1l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Google Message. (Foto: Google)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/22/16/2313909/update-google-message-hadirkan-end-to-end-encryption-m5IiPjfP1l.jpg</image><title>Ilustrasi Google Message. (Foto: Google)</title></images><description>LAYANAN Google Message kembali mendapat pembaruan. Kini mereka mengumumkan adanya fitur end-to-end encryption atau enkripsi ujung-ke-ujung. Update ini membuat sulit bagi siapa pun, termasuk penegak hukum, untuk membaca konten pesan.
&quot;End-to-end encryption memastikan bahwa tidak seorang pun, termasuk Google dan pihak ketiga, dapat membaca konten pesan Anda saat pesan-pesan tersebut berpindah antara ponsel Anda dan ponsel orang yang Anda kirimi pesan,&quot; jelas Product Lead Messages Drew Rowny, seperti dikutip dari blog resmi Google, Minggu (22/11/2020).
Baca juga:   Terus Berinovasi, Google Bikin Fitur  Covid-19 dan Pencarian Kerja&amp;nbsp;
 
Fitur enkripsi tersebut akan diluncurkan untuk uji beta mulai bulan ini dan berlanjut hingga tahun depan. End-to-end encryption hanya tersedia jika pengguna dan orang yang dikirimi pesan telah menginstal Google Message dan mengaktifkan fitur chat. Setelah itu, percakapan pengguna akan secara otomatis ditingkatkan menjadi terenkripsi end-to-end.
Langkah Google untuk menambahkan fitur end-to-end encryption merupakan bagian dari peningkatan dari SMS ke standar Rich Communication Services (RCS).
Baca juga:   Google Message Uji Coba Fitur Penjadwalan Kirim Pesan&amp;nbsp;
 
Selama beberapa tahun terakhir, Google telah bekerja sama dengan industri seluler dan pembuat perangkat di beberapa jaringan operator untuk menyediakan fitur chat di aplikasi Message berdasarkan standar RCS.
Fitur obrolan tersebut meningkatkan perpesanan teks SMS sehingga pengguna dapat mengirim dan menerima foto dan video berkualitas lebih baik, mengobrol melalui Wi-Fi atau data, mengetahui saat pesan Anda dibaca, berbagi reaksi, dan menikmati obrolan grup yang lebih dinamis dan menarik.
Baca juga:   Google Assistant Hadirkan Fitur Anak Lacak Posisi Orangtuanya&amp;nbsp;
 
&quot;Kami menyadari bahwa percakapan Anda bersifat pribadi dan merupakan tanggung jawab kami untuk menjaga keamanan informasi pribadi Anda,&quot; ujar Rowny.
&quot;Kami terus meningkatkan perlindungan keamanan untuk melindungi privasi Anda dan akan meluncurkan end-to-end encryption, dimulai dengan percakapan RCS satu lawan satu antara orang-orang yang menggunakan Message,&quot; terang dia.
End-to-end encryption sendiri sudah tersedia di beberapa layanan, seperti WhatsApp milik Facebook, serta Telegram.
Baca juga:   Update Google Maps Beri Persebaran Covid-19 hingga Kepadatan Angkutan Umum&amp;nbsp;
</description><content:encoded>LAYANAN Google Message kembali mendapat pembaruan. Kini mereka mengumumkan adanya fitur end-to-end encryption atau enkripsi ujung-ke-ujung. Update ini membuat sulit bagi siapa pun, termasuk penegak hukum, untuk membaca konten pesan.
&quot;End-to-end encryption memastikan bahwa tidak seorang pun, termasuk Google dan pihak ketiga, dapat membaca konten pesan Anda saat pesan-pesan tersebut berpindah antara ponsel Anda dan ponsel orang yang Anda kirimi pesan,&quot; jelas Product Lead Messages Drew Rowny, seperti dikutip dari blog resmi Google, Minggu (22/11/2020).
Baca juga:   Terus Berinovasi, Google Bikin Fitur  Covid-19 dan Pencarian Kerja&amp;nbsp;
 
Fitur enkripsi tersebut akan diluncurkan untuk uji beta mulai bulan ini dan berlanjut hingga tahun depan. End-to-end encryption hanya tersedia jika pengguna dan orang yang dikirimi pesan telah menginstal Google Message dan mengaktifkan fitur chat. Setelah itu, percakapan pengguna akan secara otomatis ditingkatkan menjadi terenkripsi end-to-end.
Langkah Google untuk menambahkan fitur end-to-end encryption merupakan bagian dari peningkatan dari SMS ke standar Rich Communication Services (RCS).
Baca juga:   Google Message Uji Coba Fitur Penjadwalan Kirim Pesan&amp;nbsp;
 
Selama beberapa tahun terakhir, Google telah bekerja sama dengan industri seluler dan pembuat perangkat di beberapa jaringan operator untuk menyediakan fitur chat di aplikasi Message berdasarkan standar RCS.
Fitur obrolan tersebut meningkatkan perpesanan teks SMS sehingga pengguna dapat mengirim dan menerima foto dan video berkualitas lebih baik, mengobrol melalui Wi-Fi atau data, mengetahui saat pesan Anda dibaca, berbagi reaksi, dan menikmati obrolan grup yang lebih dinamis dan menarik.
Baca juga:   Google Assistant Hadirkan Fitur Anak Lacak Posisi Orangtuanya&amp;nbsp;
 
&quot;Kami menyadari bahwa percakapan Anda bersifat pribadi dan merupakan tanggung jawab kami untuk menjaga keamanan informasi pribadi Anda,&quot; ujar Rowny.
&quot;Kami terus meningkatkan perlindungan keamanan untuk melindungi privasi Anda dan akan meluncurkan end-to-end encryption, dimulai dengan percakapan RCS satu lawan satu antara orang-orang yang menggunakan Message,&quot; terang dia.
End-to-end encryption sendiri sudah tersedia di beberapa layanan, seperti WhatsApp milik Facebook, serta Telegram.
Baca juga:   Update Google Maps Beri Persebaran Covid-19 hingga Kepadatan Angkutan Umum&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
