<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Kaget, Bakal Ada Iklan Berbasis Audio di YouTube</title><description>YouTube berencana menghadirkan fitur baru berupa iklan berbasis audio. Jadi jangan kaget ketika suatu saat mendengarnya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/19/16/2312493/jangan-kaget-bakal-ada-iklan-berbasis-audio-di-youtube</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/19/16/2312493/jangan-kaget-bakal-ada-iklan-berbasis-audio-di-youtube"/><item><title>Jangan Kaget, Bakal Ada Iklan Berbasis Audio di YouTube</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/19/16/2312493/jangan-kaget-bakal-ada-iklan-berbasis-audio-di-youtube</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/11/19/16/2312493/jangan-kaget-bakal-ada-iklan-berbasis-audio-di-youtube</guid><pubDate>Kamis 19 November 2020 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Felix Refialdo Handono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/19/16/2312493/jangan-kaget-bakal-ada-iklan-berbasis-audio-di-youtube-6ifsif9AKT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi YouTube. (Foto: Christian Wiediger/Unsplash)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/19/16/2312493/jangan-kaget-bakal-ada-iklan-berbasis-audio-di-youtube-6ifsif9AKT.jpg</image><title>Ilustrasi YouTube. (Foto: Christian Wiediger/Unsplash)</title></images><description>SEBAGIAN besar orang menjadikan teknologi sebagai alat untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Banyak platform yang digunakan dalam mencari informasi tersebut. Salah satunya adalah YouTube.
Baca juga:   Buka YouTube, Pengguna Diberikan Informasi Akurat Vaksin Covid-19&amp;nbsp;
 
Banyak orang menggunakan YouTube sebagai platform untuk mencari hiburan. Maka itu, YouTube termasuk media dengan pengguna yang cukup banyak.
Dikutip dari Ubergizmo, Kamis (19/11/2020), YouTube mengklaim streaming video mereka selalu lebih dari 50 persen. Pemirsa yang masuk menyimak konten lebih dari 10 menit. Ini pun menjadi peluang jika ingin memasarkan suatu merek untuk dilihat, didengar, dan dikenali.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMi85LzEyNDQxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
YouTube  juga mengklaim akan melakukan eksperimen dengan iklan berbasis audio. Mereka melihat salah satu penguji awal mereka, Shutterfly, yang mendapati peningkatan iklan sebesar 14 persen dan peningkatan kesukaan sebesar 2 persen di antara audiens targetnya.
Baca juga:   Tahun Ini Tidak Ada YouTube Rewind, Apa Alasannya?&amp;nbsp;
 
Inilah sebabnya mengapa tidak terlalu mengejutkan jika YouTube berharap mengatasinya dengan memperkenalkan iklan berbasis audio. Artinya, pengiklan akan diberi kesempatan menjangkau pengguna YouTube dengan cara yang lebih efektif daripada iklan berbasis visual.</description><content:encoded>SEBAGIAN besar orang menjadikan teknologi sebagai alat untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Banyak platform yang digunakan dalam mencari informasi tersebut. Salah satunya adalah YouTube.
Baca juga:   Buka YouTube, Pengguna Diberikan Informasi Akurat Vaksin Covid-19&amp;nbsp;
 
Banyak orang menggunakan YouTube sebagai platform untuk mencari hiburan. Maka itu, YouTube termasuk media dengan pengguna yang cukup banyak.
Dikutip dari Ubergizmo, Kamis (19/11/2020), YouTube mengklaim streaming video mereka selalu lebih dari 50 persen. Pemirsa yang masuk menyimak konten lebih dari 10 menit. Ini pun menjadi peluang jika ingin memasarkan suatu merek untuk dilihat, didengar, dan dikenali.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xMi85LzEyNDQxNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
YouTube  juga mengklaim akan melakukan eksperimen dengan iklan berbasis audio. Mereka melihat salah satu penguji awal mereka, Shutterfly, yang mendapati peningkatan iklan sebesar 14 persen dan peningkatan kesukaan sebesar 2 persen di antara audiens targetnya.
Baca juga:   Tahun Ini Tidak Ada YouTube Rewind, Apa Alasannya?&amp;nbsp;
 
Inilah sebabnya mengapa tidak terlalu mengejutkan jika YouTube berharap mengatasinya dengan memperkenalkan iklan berbasis audio. Artinya, pengiklan akan diberi kesempatan menjangkau pengguna YouTube dengan cara yang lebih efektif daripada iklan berbasis visual.</content:encoded></item></channel></rss>
