<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apple Akan Hapus Browser yang Bisa Jalankan Game dari Stadia</title><description>Apple dilaporkan akan menghapus aplikasi peramban yang bisa mengoperasikan game dari Google Stadia.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/27/16/2300474/apple-akan-hapus-browser-yang-bisa-jalankan-game-dari-stadia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/27/16/2300474/apple-akan-hapus-browser-yang-bisa-jalankan-game-dari-stadia"/><item><title>Apple Akan Hapus Browser yang Bisa Jalankan Game dari Stadia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/27/16/2300474/apple-akan-hapus-browser-yang-bisa-jalankan-game-dari-stadia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/27/16/2300474/apple-akan-hapus-browser-yang-bisa-jalankan-game-dari-stadia</guid><pubDate>Selasa 27 Oktober 2020 18:51 WIB</pubDate><dc:creator>Felix Refialdo Handono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/27/16/2300474/apple-akan-hapus-browser-yang-bisa-jalankan-game-dari-stadia-BGioMaB3Qi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Google Stadia. (Foto: Phone Arena)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/27/16/2300474/apple-akan-hapus-browser-yang-bisa-jalankan-game-dari-stadia-BGioMaB3Qi.jpg</image><title>Google Stadia. (Foto: Phone Arena)</title></images><description>APPLE dilaporkan akan menghapus aplikasi browser yang bisa menjalankan konsol game Google Stadia. Aplikasi tersebut adalah Stadium yang dikembangkan oleh Zachary Knox.
Stadium memungkinkan pengguna masuk ke akun Google Stadia dan memainkan game langsung dari perpustakaan mereka. Browser tersebut berfungsi pada perangkat berbasis iOS 14.0 atau lebih baru, dan menawarkan dukungan untuk pengontrol game Bluetooth.
Baca juga:   Google Stadia Umumkan Lima Game Terbaru&amp;nbsp;
 
Zach mengungkapkan melalui akun Twitter-nya bahwa Apple akan menghapus aplikasinya dari App Store karena dinilai melanggar pedoman Apple 2 pada bagian ke-3 dari Perjanjian Lisensi Pengembang.

Hal yang tidak disukai Apple tentang browser Stadium adalah WebKit yang diperluas yang dikaitkan dengan kerangka Game Controller asli. Dalam istilah awam disebut dukungan Bluetooth controller. Demikian dikutip dari Phone Arena, Selasa (27/10/2020).
Baca juga:   Google Stadia Dukung OnePlus 8, Tambah Fitur Screenshot&amp;nbsp;
 
Zach pun bertekad mengembalikan browser Stadium ke App Store. Namun, Stadium harus mematuhi pedoman Apple dengan melepaskan dukungan Bluetooth controller yang diperluas kemampuannya dan menukarnya dengan dukungan pengontrol Stadia sendiri.</description><content:encoded>APPLE dilaporkan akan menghapus aplikasi browser yang bisa menjalankan konsol game Google Stadia. Aplikasi tersebut adalah Stadium yang dikembangkan oleh Zachary Knox.
Stadium memungkinkan pengguna masuk ke akun Google Stadia dan memainkan game langsung dari perpustakaan mereka. Browser tersebut berfungsi pada perangkat berbasis iOS 14.0 atau lebih baru, dan menawarkan dukungan untuk pengontrol game Bluetooth.
Baca juga:   Google Stadia Umumkan Lima Game Terbaru&amp;nbsp;
 
Zach mengungkapkan melalui akun Twitter-nya bahwa Apple akan menghapus aplikasinya dari App Store karena dinilai melanggar pedoman Apple 2 pada bagian ke-3 dari Perjanjian Lisensi Pengembang.

Hal yang tidak disukai Apple tentang browser Stadium adalah WebKit yang diperluas yang dikaitkan dengan kerangka Game Controller asli. Dalam istilah awam disebut dukungan Bluetooth controller. Demikian dikutip dari Phone Arena, Selasa (27/10/2020).
Baca juga:   Google Stadia Dukung OnePlus 8, Tambah Fitur Screenshot&amp;nbsp;
 
Zach pun bertekad mengembalikan browser Stadium ke App Store. Namun, Stadium harus mematuhi pedoman Apple dengan melepaskan dukungan Bluetooth controller yang diperluas kemampuannya dan menukarnya dengan dukungan pengontrol Stadia sendiri.</content:encoded></item></channel></rss>
