<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mercedes-Benz Bakal Stop Produksi Mobil Transmisi Manual</title><description>Mercedes-Benz berencana menghentikan produksi mobil dengan transmisi manual. Hal ini dilakukan dengan alasan efisiensi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/09/52/2290832/mercedes-benz-bakal-stop-produksi-mobil-transmisi-manual</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/09/52/2290832/mercedes-benz-bakal-stop-produksi-mobil-transmisi-manual"/><item><title>Mercedes-Benz Bakal Stop Produksi Mobil Transmisi Manual</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/09/52/2290832/mercedes-benz-bakal-stop-produksi-mobil-transmisi-manual</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/09/52/2290832/mercedes-benz-bakal-stop-produksi-mobil-transmisi-manual</guid><pubDate>Jum'at 09 Oktober 2020 08:39 WIB</pubDate><dc:creator>Sindonews</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/09/52/2290832/mercedes-benz-bakal-stop-produksi-mobil-transmisi-manual-F8fJeg0E5O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/09/52/2290832/mercedes-benz-bakal-stop-produksi-mobil-transmisi-manual-F8fJeg0E5O.jpg</image><title>(Foto: Shutterstock)</title></images><description>STUTTGART - Produsen mobil Jerman Mercedes-Benz berencana menghentikan produksi mobil dengan transmisi manual. Hal ini dilakukan dengan alasan efisiensi.

Kepala Penelitian dan Pengembangan Mercedes-Benz Markus Schafer menjelaskan, efisiensi biaya dan meminimalisasi produksi menjadi alasan perusahaannya mengambil langkah tersebut.

Sejauh ini, produsen-produsen mobil dunia belum ada yang secara terang-terangan menyatakan penghentian produksi mobil manual. Namun, tak sedikit merek yang perlahan meninggalkan transmisi manual.

Baca juga:&amp;nbsp;Mobil Rusak Akibat Aksi Demo, Apa Dikover Asuransi?

Baca juga:&amp;nbsp;Volvo Ciptakan Setir Mobil Fleksibel, bisa Dipindah ke Kiri dan Kanan

Sementara itu, juru bicara Mercedes-Benz mengatakan, Mercedes-Benz akan mengurangi portofolio powertrain ICE (internal combustion engine) sebesar 40% hingga 2025, lalu pengurangan hingga 70% pada 2030.

&amp;ldquo;Ini menjelaskan bahwa kami tidak akan menawarkan transmisi manual dalam jangka menengah,&quot; kata juru bicara tersebut kepada Drive, dilansir dari Sindonews.com.

Jika melihat perkembangan teknologi di sektor otomotif, ditinggalkannya mobil manual akan terjadi dengan sendirinya, seiring dengan diciptakannya mobil listrik.
</description><content:encoded>STUTTGART - Produsen mobil Jerman Mercedes-Benz berencana menghentikan produksi mobil dengan transmisi manual. Hal ini dilakukan dengan alasan efisiensi.

Kepala Penelitian dan Pengembangan Mercedes-Benz Markus Schafer menjelaskan, efisiensi biaya dan meminimalisasi produksi menjadi alasan perusahaannya mengambil langkah tersebut.

Sejauh ini, produsen-produsen mobil dunia belum ada yang secara terang-terangan menyatakan penghentian produksi mobil manual. Namun, tak sedikit merek yang perlahan meninggalkan transmisi manual.

Baca juga:&amp;nbsp;Mobil Rusak Akibat Aksi Demo, Apa Dikover Asuransi?

Baca juga:&amp;nbsp;Volvo Ciptakan Setir Mobil Fleksibel, bisa Dipindah ke Kiri dan Kanan

Sementara itu, juru bicara Mercedes-Benz mengatakan, Mercedes-Benz akan mengurangi portofolio powertrain ICE (internal combustion engine) sebesar 40% hingga 2025, lalu pengurangan hingga 70% pada 2030.

&amp;ldquo;Ini menjelaskan bahwa kami tidak akan menawarkan transmisi manual dalam jangka menengah,&quot; kata juru bicara tersebut kepada Drive, dilansir dari Sindonews.com.

Jika melihat perkembangan teknologi di sektor otomotif, ditinggalkannya mobil manual akan terjadi dengan sendirinya, seiring dengan diciptakannya mobil listrik.
</content:encoded></item></channel></rss>
