<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Google Beri Tahu Peretasan Akun via Aplikasi, Tidak Lagi Lewat Email</title><description>Google Apps akan memberi tahu jika ada peretasan akun penggunanya, tidak lagi melalui email.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/08/16/2290221/google-beri-tahu-peretasan-akun-via-aplikasi-tidak-lagi-lewat-email</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/08/16/2290221/google-beri-tahu-peretasan-akun-via-aplikasi-tidak-lagi-lewat-email"/><item><title>Google Beri Tahu Peretasan Akun via Aplikasi, Tidak Lagi Lewat Email</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/08/16/2290221/google-beri-tahu-peretasan-akun-via-aplikasi-tidak-lagi-lewat-email</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/08/16/2290221/google-beri-tahu-peretasan-akun-via-aplikasi-tidak-lagi-lewat-email</guid><pubDate>Kamis 08 Oktober 2020 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Hantoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/08/16/2290221/google-beri-tahu-peretasan-akun-via-aplikasi-tidak-lagi-lewat-email-Ojd4Xg37Yf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi peretasan. (Foto: NBC News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/08/16/2290221/google-beri-tahu-peretasan-akun-via-aplikasi-tidak-lagi-lewat-email-Ojd4Xg37Yf.jpg</image><title>Ilustrasi peretasan. (Foto: NBC News)</title></images><description>SALAH satu masalah yang muncul terkait email adalah adanya pemberitahuan palsu. Ini menjadi masalah keamanan yang sangat serius. Namun hal tersebut coba diatasi, salah satunya oleh Google. Mereka berharap dapat mengubahnya dengan menggunakan aplikasi sendiri untuk memberi tahu pengguna tentang masalah keamanan terkait peretasan akun.
&quot;Saat kami mendeteksi masalah keamanan Akun Google yang serius, kami akan secara otomatis menampilkan peringatan dalam Google Apps yang Anda gunakan dan membantu Anda mengatasinya &amp;mdash;tidak perlu memeriksa email atau peringatan ponsel Anda. Lansiran baru tahan terhadap spoofing, jadi Anda selalu bisa yakin bahwa itu berasal dari kami,&quot; ungkap pihak Google, sebagaimana dikutip dari Ubergizmo, Kamis (8/10/2020).
Baca juga:   Google Chrome Seluler Bisa Deteksi Peretasan Kata Sandi&amp;nbsp;
 
Google mencatat bahwa saat pengguna diberi tahu tentang masalah keamanan ini, mereka cenderung melakukan sesuatu.
Perusahaan mengklaim bahwa pada 2015 ketika mulai mengeluarkan notifikasi ini melalui Android, mereka melihat peningkatan 20 kali lipat terkait jumlah orang yang terlibat dalam notifikasi tersebut setelah satu jam menerimanya.
Baca juga:   YouTube hingga Google Sempat Down, Netizen Bertanya-tanya&amp;nbsp;
 
Jadi dengan menggunakan Google Apps sendiri, ada kemungkinan besar bahwa pengguna mungkin lebih cenderung menangani masalah ini dibandingkan metode lain seperti email.
Google mengatakan bahwa mereka akan meluncurkan fitur tersebut kepada sekelompok kecil pengguna terlebih dahulu, tetapi mereka akan memperluas ketersediaannya awal tahun depan.</description><content:encoded>SALAH satu masalah yang muncul terkait email adalah adanya pemberitahuan palsu. Ini menjadi masalah keamanan yang sangat serius. Namun hal tersebut coba diatasi, salah satunya oleh Google. Mereka berharap dapat mengubahnya dengan menggunakan aplikasi sendiri untuk memberi tahu pengguna tentang masalah keamanan terkait peretasan akun.
&quot;Saat kami mendeteksi masalah keamanan Akun Google yang serius, kami akan secara otomatis menampilkan peringatan dalam Google Apps yang Anda gunakan dan membantu Anda mengatasinya &amp;mdash;tidak perlu memeriksa email atau peringatan ponsel Anda. Lansiran baru tahan terhadap spoofing, jadi Anda selalu bisa yakin bahwa itu berasal dari kami,&quot; ungkap pihak Google, sebagaimana dikutip dari Ubergizmo, Kamis (8/10/2020).
Baca juga:   Google Chrome Seluler Bisa Deteksi Peretasan Kata Sandi&amp;nbsp;
 
Google mencatat bahwa saat pengguna diberi tahu tentang masalah keamanan ini, mereka cenderung melakukan sesuatu.
Perusahaan mengklaim bahwa pada 2015 ketika mulai mengeluarkan notifikasi ini melalui Android, mereka melihat peningkatan 20 kali lipat terkait jumlah orang yang terlibat dalam notifikasi tersebut setelah satu jam menerimanya.
Baca juga:   YouTube hingga Google Sempat Down, Netizen Bertanya-tanya&amp;nbsp;
 
Jadi dengan menggunakan Google Apps sendiri, ada kemungkinan besar bahwa pengguna mungkin lebih cenderung menangani masalah ini dibandingkan metode lain seperti email.
Google mengatakan bahwa mereka akan meluncurkan fitur tersebut kepada sekelompok kecil pengguna terlebih dahulu, tetapi mereka akan memperluas ketersediaannya awal tahun depan.</content:encoded></item></channel></rss>
