<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DP 0% Dinilai Belum Mampu Dongkrak Penjualan Mobil Listrik</title><description>Aturan down payment (DP) 0% dinilai belum akan membuat industri mobil listrik otomatis bergairah.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/01/52/2286899/dp-0-dinilai-belum-mampu-dongkrak-penjualan-mobil-listrik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/01/52/2286899/dp-0-dinilai-belum-mampu-dongkrak-penjualan-mobil-listrik"/><item><title>DP 0% Dinilai Belum Mampu Dongkrak Penjualan Mobil Listrik</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/01/52/2286899/dp-0-dinilai-belum-mampu-dongkrak-penjualan-mobil-listrik</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/10/01/52/2286899/dp-0-dinilai-belum-mampu-dongkrak-penjualan-mobil-listrik</guid><pubDate>Jum'at 02 Oktober 2020 14:12 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/10/01/52/2286899/dp-0-dinilai-belum-mampu-dongkrak-penjualan-mobil-listrik-Nu37AqV5ac.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/10/01/52/2286899/dp-0-dinilai-belum-mampu-dongkrak-penjualan-mobil-listrik-Nu37AqV5ac.jpg</image><title>(Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Aturan down payment (DP) 0% dinilai belum akan membuat industri mobil listrik otomatis bergairah. Salah satu faktornya adalah karena pandemi covid-19.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongki D Sugiarto mengungkapkan, di tengah kondisi sekarang ini, daya beli menurun.

&quot;Daya beli masyarakat saat ini menurun, jadi DP 0% belum tentu bisa menaikkan angka-angka penjualan secara signifikan,&quot; jelas  dia kepada Okezone di Jakarta.

Harga mobil listrik di Indonesia memang masih relatif mahal. Harga kendaraan yang berbahan bakar baterai listrik masih berkisar Rp1 miliaran.

Baca juga:&amp;nbsp;Beli Mobil Listrik secara Kredit Kini Tanpa DP

Baca juga:&amp;nbsp;Produsen Mobil Listrik China Bangun Pabrik Baru Senilai Rp8,7 Triliun

Karena itu, dia menjelaskan, harga mobil listrik yang tidak murah baru akan laku terjual ketika masyarakat mengalami kenaikan daya beli.

&quot;Daya beli masyarakat bisa meningkat seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi nasional,&quot; tutur dia.

Bank Indonesia telah melakukan penyempurnaan ketentuan uang muka bagi pemberian Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor (KKB/PKB) untuk pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan menjadi 0%.

Kendaraan bermotor berwawasan lingkungan adalah kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) untuk transportasi jalan.

Dengan demikian, batasan minimum uang muka bagi kendaraan bermotor berwawasan lingkungan, untuk kendaraan roda dua sebelumnya 10% menjadi 0%. Kendaraan roda 3 (no produktif) dari 10% menjadi 0% dan kendaraan roda 3 yang produktif dari 5% menjadi 0%.

</description><content:encoded>JAKARTA - Aturan down payment (DP) 0% dinilai belum akan membuat industri mobil listrik otomatis bergairah. Salah satu faktornya adalah karena pandemi covid-19.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongki D Sugiarto mengungkapkan, di tengah kondisi sekarang ini, daya beli menurun.

&quot;Daya beli masyarakat saat ini menurun, jadi DP 0% belum tentu bisa menaikkan angka-angka penjualan secara signifikan,&quot; jelas  dia kepada Okezone di Jakarta.

Harga mobil listrik di Indonesia memang masih relatif mahal. Harga kendaraan yang berbahan bakar baterai listrik masih berkisar Rp1 miliaran.

Baca juga:&amp;nbsp;Beli Mobil Listrik secara Kredit Kini Tanpa DP

Baca juga:&amp;nbsp;Produsen Mobil Listrik China Bangun Pabrik Baru Senilai Rp8,7 Triliun

Karena itu, dia menjelaskan, harga mobil listrik yang tidak murah baru akan laku terjual ketika masyarakat mengalami kenaikan daya beli.

&quot;Daya beli masyarakat bisa meningkat seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi nasional,&quot; tutur dia.

Bank Indonesia telah melakukan penyempurnaan ketentuan uang muka bagi pemberian Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor (KKB/PKB) untuk pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan menjadi 0%.

Kendaraan bermotor berwawasan lingkungan adalah kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle) untuk transportasi jalan.

Dengan demikian, batasan minimum uang muka bagi kendaraan bermotor berwawasan lingkungan, untuk kendaraan roda dua sebelumnya 10% menjadi 0%. Kendaraan roda 3 (no produktif) dari 10% menjadi 0% dan kendaraan roda 3 yang produktif dari 5% menjadi 0%.

</content:encoded></item></channel></rss>
