<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anjing Dikerahkan untuk Deteksi Covid-19 di Bandara</title><description>Pemerintah Finlandia mengerahkan sejumlah anjing untuk mendeteksi penderita virus corona (covid-19) di bandara.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/09/28/16/2285111/anjing-dikerahkan-untuk-deteksi-covid-19-di-bandara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/09/28/16/2285111/anjing-dikerahkan-untuk-deteksi-covid-19-di-bandara"/><item><title>Anjing Dikerahkan untuk Deteksi Covid-19 di Bandara</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/09/28/16/2285111/anjing-dikerahkan-untuk-deteksi-covid-19-di-bandara</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/09/28/16/2285111/anjing-dikerahkan-untuk-deteksi-covid-19-di-bandara</guid><pubDate>Senin 28 September 2020 20:31 WIB</pubDate><dc:creator>Hantoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/28/16/2285111/anjing-dikerahkan-untuk-deteksi-covid-19-di-bandara-I0SYDMj7i5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi anjing pelacak. (Foto: Ubergizmo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/28/16/2285111/anjing-dikerahkan-untuk-deteksi-covid-19-di-bandara-I0SYDMj7i5.jpg</image><title>Ilustrasi anjing pelacak. (Foto: Ubergizmo)</title></images><description>BANYAK disaksikan bagaimana anjing dikerahkan di pos perbatasan atau bandara untuk membantu mengendus obat-obatan terlarang. Tetapi apakah anjing pelacak juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit pada manusia, seperti virus corona (covid-19)?
Tampaknya itulah yang dipercaya oleh para peneliti di Finlandia. Mereka memiliki harapan yang tinggi terhadap keefektifan anjing pelacak dalam mendeteksi virus corona, sehingga mengerahkan sejumlah anjing pelacak.
Baca juga:   Studi Baru Sebut Beri Makan Kucing Cukup Sekali Sehari&amp;nbsp;
 
Mengutip dari Ubergizmo, Senin (28/9/2020), empat anjing di antaranya dikerahkan di Bandara Helsinki. Mereka telah dilatih untuk mampu mengendus virus corona pada manusia. Diklaim tingkat akurasinya hampir 100 persen, bahkan terhadap orang tanpa gejala.
Ketika mendeteksi seseorang terkena virus corona, anjing tersebut akan mulai menggonggong, mengais di tanah, atau berbaring. Setelah itu orang tersebut kemudian akan dilakukan tes PCR untuk membantu memverifikasi kecurigaan anjing tersebut.
Baca juga:   Ratusan Ribu Burung Mati Mendadak di Meksiko&amp;nbsp;
 
Saat ini tidak jelas apa yang bisa dicium anjing yang mungkin memberi mereka indikasi bahwa seseorang mengidap virus corona. Peneliti berspekulasi itu mungkin dari keringat yang baunya berbeda dari orang tanpa berpenyakit.
Ide mengerahkan anjing bukanlah hal baru. Sebab pada Juli lalu, diketahui bahwa anjing di Spanyol juga dilatih untuk tujuan serupa.</description><content:encoded>BANYAK disaksikan bagaimana anjing dikerahkan di pos perbatasan atau bandara untuk membantu mengendus obat-obatan terlarang. Tetapi apakah anjing pelacak juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit pada manusia, seperti virus corona (covid-19)?
Tampaknya itulah yang dipercaya oleh para peneliti di Finlandia. Mereka memiliki harapan yang tinggi terhadap keefektifan anjing pelacak dalam mendeteksi virus corona, sehingga mengerahkan sejumlah anjing pelacak.
Baca juga:   Studi Baru Sebut Beri Makan Kucing Cukup Sekali Sehari&amp;nbsp;
 
Mengutip dari Ubergizmo, Senin (28/9/2020), empat anjing di antaranya dikerahkan di Bandara Helsinki. Mereka telah dilatih untuk mampu mengendus virus corona pada manusia. Diklaim tingkat akurasinya hampir 100 persen, bahkan terhadap orang tanpa gejala.
Ketika mendeteksi seseorang terkena virus corona, anjing tersebut akan mulai menggonggong, mengais di tanah, atau berbaring. Setelah itu orang tersebut kemudian akan dilakukan tes PCR untuk membantu memverifikasi kecurigaan anjing tersebut.
Baca juga:   Ratusan Ribu Burung Mati Mendadak di Meksiko&amp;nbsp;
 
Saat ini tidak jelas apa yang bisa dicium anjing yang mungkin memberi mereka indikasi bahwa seseorang mengidap virus corona. Peneliti berspekulasi itu mungkin dari keringat yang baunya berbeda dari orang tanpa berpenyakit.
Ide mengerahkan anjing bukanlah hal baru. Sebab pada Juli lalu, diketahui bahwa anjing di Spanyol juga dilatih untuk tujuan serupa.</content:encoded></item></channel></rss>
