<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peneliti Temukan Bintang Unik di Sekitar Bima Sakti</title><description>Globular clusters adalah kumpulan bola bintang yang mengorbit galaksi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/07/30/16/2254645/peneliti-temukan-bintang-unik-di-sekitar-bima-sakti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/07/30/16/2254645/peneliti-temukan-bintang-unik-di-sekitar-bima-sakti"/><item><title>Peneliti Temukan Bintang Unik di Sekitar Bima Sakti</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/07/30/16/2254645/peneliti-temukan-bintang-unik-di-sekitar-bima-sakti</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/07/30/16/2254645/peneliti-temukan-bintang-unik-di-sekitar-bima-sakti</guid><pubDate>Kamis 30 Juli 2020 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Tasya Chrismonita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/30/16/2254645/peneliti-temukan-bintang-unik-di-sekitar-bima-sakti-QHYiFgmV4B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Space)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/30/16/2254645/peneliti-temukan-bintang-unik-di-sekitar-bima-sakti-QHYiFgmV4B.jpg</image><title>(Foto: Space)</title></images><description>JAKARTA - Globular clusters adalah kumpulan bola bintang yang mengorbit galaksi. Sudah lebih dari 150 dari mereka telah ditemukan hanya di sekitar Bima Sakti.

Studi komperensif dan banyak lainnya mengenai hal ini, menunjukkan mereka terbentuk dari generasi bintang paling awal. Melansir IFLScience, sebuah tim peneliti Internasional telah menemukan struktur di sekitar Bima Sakti, yang dijuluki Phoenix Stream.

Ini merupakan sebaran bintang-bintang yang diyakini sebagai sisa-sisa globular cluster yang terkoyak oleh Bima Sakti sekitar 2 miliar tahun yang lalu.

Hal unik dari Phoenix Stream adalah komposisi dari bintang-bintangnya. Pemimpin penulis Zhen Wan mengatakan bahwa Phoenix Stream memiliki tingkat keasaman yang sangat rendah, membuatnya sangat berbeda dengan semua globular clusters lainnya di galaksi.
Baca juga: Ini Tanda-Tanda Kiamat dalam Penjelasan Alquran dan Sains
&amp;nbsp;Globular clusters diyakini memiliki &quot;lantai logam&quot; di bawahnya, mereka tidak dapat terbentuk seperti yang diharapkan. &quot;Aliran ini berasal dari sebuah cluster yang menurut pemahaman kami, seharusnya tidak ada,&amp;rdquo; jelas rekan penulis Associate Professor Daniel Zucker dari Macquarie University.

Dr Ting Li dari Carnegie Observatories dan pemimpin S5, menambahkan bahwa satu penjelasan yang mungkin adalah Phoenix Stream mewakili yang terakhir dari jenisnya, sisa populasi  globular clusters yang lahir di lingkungan yang sangat berbeda.

Masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab, tetapi tim tetap yakin bagaimana Phoenix Stream terbentuk dengan unik. Mereka berencana untuk mempelajari lebih banyak aliran bintang untuk mengetahuinya.</description><content:encoded>JAKARTA - Globular clusters adalah kumpulan bola bintang yang mengorbit galaksi. Sudah lebih dari 150 dari mereka telah ditemukan hanya di sekitar Bima Sakti.

Studi komperensif dan banyak lainnya mengenai hal ini, menunjukkan mereka terbentuk dari generasi bintang paling awal. Melansir IFLScience, sebuah tim peneliti Internasional telah menemukan struktur di sekitar Bima Sakti, yang dijuluki Phoenix Stream.

Ini merupakan sebaran bintang-bintang yang diyakini sebagai sisa-sisa globular cluster yang terkoyak oleh Bima Sakti sekitar 2 miliar tahun yang lalu.

Hal unik dari Phoenix Stream adalah komposisi dari bintang-bintangnya. Pemimpin penulis Zhen Wan mengatakan bahwa Phoenix Stream memiliki tingkat keasaman yang sangat rendah, membuatnya sangat berbeda dengan semua globular clusters lainnya di galaksi.
Baca juga: Ini Tanda-Tanda Kiamat dalam Penjelasan Alquran dan Sains
&amp;nbsp;Globular clusters diyakini memiliki &quot;lantai logam&quot; di bawahnya, mereka tidak dapat terbentuk seperti yang diharapkan. &quot;Aliran ini berasal dari sebuah cluster yang menurut pemahaman kami, seharusnya tidak ada,&amp;rdquo; jelas rekan penulis Associate Professor Daniel Zucker dari Macquarie University.

Dr Ting Li dari Carnegie Observatories dan pemimpin S5, menambahkan bahwa satu penjelasan yang mungkin adalah Phoenix Stream mewakili yang terakhir dari jenisnya, sisa populasi  globular clusters yang lahir di lingkungan yang sangat berbeda.

Masih ada banyak pertanyaan yang belum terjawab, tetapi tim tetap yakin bagaimana Phoenix Stream terbentuk dengan unik. Mereka berencana untuk mempelajari lebih banyak aliran bintang untuk mengetahuinya.</content:encoded></item></channel></rss>
