<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WhatsApp Pay Kini Dihentikan di Brasil </title><description>Central Bank di Brasil menangguhkan fitur pembayaran WhatsApp.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/25/16/2236220/whatsapp-pay-kini-dihentikan-di-brasil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/25/16/2236220/whatsapp-pay-kini-dihentikan-di-brasil"/><item><title>WhatsApp Pay Kini Dihentikan di Brasil </title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/25/16/2236220/whatsapp-pay-kini-dihentikan-di-brasil</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/25/16/2236220/whatsapp-pay-kini-dihentikan-di-brasil</guid><pubDate>Kamis 25 Juni 2020 14:46 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/25/16/2236220/whatsapp-pay-kini-dihentikan-di-brasil-J957hCS3k0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/25/16/2236220/whatsapp-pay-kini-dihentikan-di-brasil-J957hCS3k0.jpg</image><title>(Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Central Bank di Brasil menangguhkan fitur pembayaran WhatsApp atau yang dikenal dengan sebutan WhatsApp Pay. Layanan tersebut diumumkan pada 15 Juni 2020 dan harus dihentikan terkait potensi risiko pada infrastruktur pembayaran negara, dikutip Theverge.
Dalam sebuah pernyataan, bank sentral mengatakan telah mengambil keputusan untuk memastikan persaingan di pasar sistem pembayaran. Bloomberg mencatat bahwa bank akan menggunakan penangguhan untuk mengevaluasi potensi risiko pada infrastruktur pembayaran negara, dan untuk mengetahui apakah WhatsApp mematuhi peraturan.
Penangguhan di pasar terbesar kedua WhatsApp adalah kemunduran terbaru untuk ambisi pembayaran Facebook.
Pada 2018, versi beta dari layanan ini hadir di India (pasar terbesar WhatsApp). TechCrunch melaporkan bahwa perusahaan induk Facebook telah berjuang untuk mendapatkan persetujuan pengaturan untuk layanan tersebut.
WhatsApp berharap bahwa sistem pembayarannya dapat digunakan oleh orang untuk membayar bisnis serta mentransfer uang kepada individu.
Layanan ini akan gratis untuk perorangan, tetapi perusahaan menerapkan biaya proses 3,99 persen untuk kalangan bisnis.
Di negara-negara seperti India dan Brasil, WhatsApp mendukung bagi banyak bisnis kecil. Lebih dari 5 juta pedagang di seluruh dunia menggunakan versi bisnis aplikasi, menurut Bloomberg.</description><content:encoded>JAKARTA - Central Bank di Brasil menangguhkan fitur pembayaran WhatsApp atau yang dikenal dengan sebutan WhatsApp Pay. Layanan tersebut diumumkan pada 15 Juni 2020 dan harus dihentikan terkait potensi risiko pada infrastruktur pembayaran negara, dikutip Theverge.
Dalam sebuah pernyataan, bank sentral mengatakan telah mengambil keputusan untuk memastikan persaingan di pasar sistem pembayaran. Bloomberg mencatat bahwa bank akan menggunakan penangguhan untuk mengevaluasi potensi risiko pada infrastruktur pembayaran negara, dan untuk mengetahui apakah WhatsApp mematuhi peraturan.
Penangguhan di pasar terbesar kedua WhatsApp adalah kemunduran terbaru untuk ambisi pembayaran Facebook.
Pada 2018, versi beta dari layanan ini hadir di India (pasar terbesar WhatsApp). TechCrunch melaporkan bahwa perusahaan induk Facebook telah berjuang untuk mendapatkan persetujuan pengaturan untuk layanan tersebut.
WhatsApp berharap bahwa sistem pembayarannya dapat digunakan oleh orang untuk membayar bisnis serta mentransfer uang kepada individu.
Layanan ini akan gratis untuk perorangan, tetapi perusahaan menerapkan biaya proses 3,99 persen untuk kalangan bisnis.
Di negara-negara seperti India dan Brasil, WhatsApp mendukung bagi banyak bisnis kecil. Lebih dari 5 juta pedagang di seluruh dunia menggunakan versi bisnis aplikasi, menurut Bloomberg.</content:encoded></item></channel></rss>
