<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usia Berapa Anak Diizinkan Memiliki Ponsel?</title><description>Ponsel saat ini menjadi kebutuhan sehari-hari.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/22/57/2234274/usia-berapa-anak-diizinkan-memiliki-ponsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/22/57/2234274/usia-berapa-anak-diizinkan-memiliki-ponsel"/><item><title>Usia Berapa Anak Diizinkan Memiliki Ponsel?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/22/57/2234274/usia-berapa-anak-diizinkan-memiliki-ponsel</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/22/57/2234274/usia-berapa-anak-diizinkan-memiliki-ponsel</guid><pubDate>Senin 22 Juni 2020 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/22/57/2234274/usia-berapa-anak-diizinkan-memiliki-ponsel-t8NCZPD1cx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Tech Advisor)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/22/57/2234274/usia-berapa-anak-diizinkan-memiliki-ponsel-t8NCZPD1cx.jpg</image><title>(Foto: Tech Advisor)</title></images><description>JAKARTA - Ponsel saat ini menjadi kebutuhan sehari-hari. Orangtua tentu memerlukan perangkat telefon genggam untuk mendukung aktivitas maupun pekerjaan mereka. Bagaimana dengan anak-anak?

Telefon genggam yang terhubung dengan internet mampu menjadi jendela informasi, baik informasi yang positif maupun negatif. Mengingat dampak buruk yang bisa muncul akibat penggunaan ponsel tersebut, tentu anak-anak harus diberikan perhatian khusus.

Kapan anak-anak diizinkan memiliki ponsel? Dikutip Pandasecurity, riset yang melibatkan 1.000 warga Amerika menunjukkan, sebanyak 40 persen berpikir bahwa anak harus menunggu hingga usia 11-13 tahun sebelum memiliki ponsel pintar.

Sementara sepertiga responden mengatakan bahwa orangtua harus menunggu sampai SMA (high school) untuk memberikan smartphone ke anak-anak mereka.

Meskipun mayoritas orang berpikir anak-anak harus menunggu untuk mendapatkan smartphone, tetapi kenyataannya justru berbeda.

Survei menunjukkan bahwa rata-rata usia anak-anak yang mendapatkan ponsel adalah 10 tahun. Dilaporkan bahwa 25% anak di bawah usia enam tahun memiliki ponsel dan setengahnya menghabiskan 21 jam seminggu untuk menggunakannya.

Tren anak-anak mendapatkan ponsel cerdas sebelum waktunya adalah penyebab kekhawatiran.

Ada banyak ketakutan terkait anak-anak yang memiliki smartphone. Beberapa hal yang menjadi kekhawatiran antara lain membuat ketagihan, potensi cyberbullying, paparan konten negatif, kekerasan, masalah kesehatan, dan masalah lainnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ponsel saat ini menjadi kebutuhan sehari-hari. Orangtua tentu memerlukan perangkat telefon genggam untuk mendukung aktivitas maupun pekerjaan mereka. Bagaimana dengan anak-anak?

Telefon genggam yang terhubung dengan internet mampu menjadi jendela informasi, baik informasi yang positif maupun negatif. Mengingat dampak buruk yang bisa muncul akibat penggunaan ponsel tersebut, tentu anak-anak harus diberikan perhatian khusus.

Kapan anak-anak diizinkan memiliki ponsel? Dikutip Pandasecurity, riset yang melibatkan 1.000 warga Amerika menunjukkan, sebanyak 40 persen berpikir bahwa anak harus menunggu hingga usia 11-13 tahun sebelum memiliki ponsel pintar.

Sementara sepertiga responden mengatakan bahwa orangtua harus menunggu sampai SMA (high school) untuk memberikan smartphone ke anak-anak mereka.

Meskipun mayoritas orang berpikir anak-anak harus menunggu untuk mendapatkan smartphone, tetapi kenyataannya justru berbeda.

Survei menunjukkan bahwa rata-rata usia anak-anak yang mendapatkan ponsel adalah 10 tahun. Dilaporkan bahwa 25% anak di bawah usia enam tahun memiliki ponsel dan setengahnya menghabiskan 21 jam seminggu untuk menggunakannya.

Tren anak-anak mendapatkan ponsel cerdas sebelum waktunya adalah penyebab kekhawatiran.

Ada banyak ketakutan terkait anak-anak yang memiliki smartphone. Beberapa hal yang menjadi kekhawatiran antara lain membuat ketagihan, potensi cyberbullying, paparan konten negatif, kekerasan, masalah kesehatan, dan masalah lainnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
