<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>LIPI Kembangkan Masker Kain Disinfektor Cegah Covid-19</title><description>Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tengah mengembangkan penelitian masker kain disinfektor.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/09/56/2226945/lipi-kembangkan-masker-kain-disinfektor-cegah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/09/56/2226945/lipi-kembangkan-masker-kain-disinfektor-cegah-covid-19"/><item><title>LIPI Kembangkan Masker Kain Disinfektor Cegah Covid-19</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/09/56/2226945/lipi-kembangkan-masker-kain-disinfektor-cegah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/06/09/56/2226945/lipi-kembangkan-masker-kain-disinfektor-cegah-covid-19</guid><pubDate>Selasa 09 Juni 2020 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/06/09/56/2226945/lipi-kembangkan-masker-kain-disinfektor-cegah-covid-19-6BjzpwHTo7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/06/09/56/2226945/lipi-kembangkan-masker-kain-disinfektor-cegah-covid-19-6BjzpwHTo7.jpg</image><title>(Foto: Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tengah mengembangkan penelitian masker kain disinfektor sebagai penangkal salah satu virus corona. Masker tersebut bisa dipakai oleh masyarakat umum.

&quot;Terkait masker kain disinfektor yang kami kembangkan khusus untuk masyarakat umum, bukan tenaga medis,&quot; kata Peneliti di Pusat Penelitian Fisika LIPI, Deni Shidqi Khaerudini kepada Okezone, Selasa (9/6/2020).

Deni menambahkan penelitian masker kain ini, selain bertujuan untuk mencegah terpapar virus corona, masker ini juga diharapkan untuk menjaga ketersediaan masker medis yang beberapa lalu sempat terjadi kelangkaan.

&quot;Tujuan masker disinfektor kami kembangkan karena justru untuk tidak mengganggu suplai masker medis, jadi tenaga medis tentu mereka diwajibkan menggunakan masker medis,&quot; lanjutnya.

Namun, Deni mengakui, masker kain disinfektor masih dalam pengembangan riset dan belum beredar di kalangan masyarakat.

&quot;Tentu untuk sampe tahap komersial (edar), masih perlu pengembangan lebih lanjut,&quot; ungkapnya.

Deni menambahkan dalam penelitian pengembangan masker tersebut, sudah dilakukan tiga bulan lalu, dan saat ini pihaknya akan melakukan pengujian kembali.

&quot;Untuk riset hingga saat ini sudah dilakukan lebih kurang 3 bulan (termasuk persiapan), dan nanti akan kami uji lanjutan berupa antiviral di BSL-3 (bio safety level - 3) ada di LIPI Cibinong,&quot; tutupnya.&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOC8xLzEyMTM5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tengah mengembangkan penelitian masker kain disinfektor sebagai penangkal salah satu virus corona. Masker tersebut bisa dipakai oleh masyarakat umum.

&quot;Terkait masker kain disinfektor yang kami kembangkan khusus untuk masyarakat umum, bukan tenaga medis,&quot; kata Peneliti di Pusat Penelitian Fisika LIPI, Deni Shidqi Khaerudini kepada Okezone, Selasa (9/6/2020).

Deni menambahkan penelitian masker kain ini, selain bertujuan untuk mencegah terpapar virus corona, masker ini juga diharapkan untuk menjaga ketersediaan masker medis yang beberapa lalu sempat terjadi kelangkaan.

&quot;Tujuan masker disinfektor kami kembangkan karena justru untuk tidak mengganggu suplai masker medis, jadi tenaga medis tentu mereka diwajibkan menggunakan masker medis,&quot; lanjutnya.

Namun, Deni mengakui, masker kain disinfektor masih dalam pengembangan riset dan belum beredar di kalangan masyarakat.

&quot;Tentu untuk sampe tahap komersial (edar), masih perlu pengembangan lebih lanjut,&quot; ungkapnya.

Deni menambahkan dalam penelitian pengembangan masker tersebut, sudah dilakukan tiga bulan lalu, dan saat ini pihaknya akan melakukan pengujian kembali.

&quot;Untuk riset hingga saat ini sudah dilakukan lebih kurang 3 bulan (termasuk persiapan), dan nanti akan kami uji lanjutan berupa antiviral di BSL-3 (bio safety level - 3) ada di LIPI Cibinong,&quot; tutupnya.&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNi8wOC8xLzEyMTM5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
