<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bintang Tsuraya Dapat Dilihat dengan Mata Telanjang</title><description>Beberapa waktu belakangan ini, publik dihebohkan dengan kabar mengenai bintang Tsuraya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/05/03/56/2208397/bintang-tsuraya-dapat-dilihat-dengan-mata-telanjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/05/03/56/2208397/bintang-tsuraya-dapat-dilihat-dengan-mata-telanjang"/><item><title>Bintang Tsuraya Dapat Dilihat dengan Mata Telanjang</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/05/03/56/2208397/bintang-tsuraya-dapat-dilihat-dengan-mata-telanjang</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/05/03/56/2208397/bintang-tsuraya-dapat-dilihat-dengan-mata-telanjang</guid><pubDate>Minggu 03 Mei 2020 10:21 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Luthfi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/05/03/56/2208397/bintang-tsuraya-dapat-dilihat-dengan-mata-telanjang-tetWRMagGG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: LAPAN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/05/03/56/2208397/bintang-tsuraya-dapat-dilihat-dengan-mata-telanjang-tetWRMagGG.jpg</image><title>(Foto: LAPAN)</title></images><description>JAKARTA - Beberapa waktu belakangan ini, publik dihebohkan dengan kabar mengenai bintang Tsuraya. Dikutip dari situs LAPAN, Tsuraya (Thuraya) atau dalam istilah astronomi populer disebut sebagai gugus bintang terbuka Pleiades.
Ini merupakan sekumpulan bintang yang terletak di dekat rasi Taurus. Gugus bintang terbuka ini terdiri dari sejumlah bintang, dan tujuh di antaranya dapat dilihat dengan mata telanjang.
Dalam mitologi Yunani dan dikenal sampai saat ini, ketujuh bintang tersebut adalah  Sterope, Merope, Electra, Maia, Taygeta, Celaeno, dan Alcyone serta dikenal sebagai bintang 7 saudari.
Karena mudah dikenali dengan mata telanjang, maka obyek ini juga muncul dalam berbagai mitologi langit dari berbagai kebudayaan di seluruh dunia. Pleiades juga dikenal sebagai bintang tujuh dalam berbagai mitologi di berbagai kebudayaan di seluruh dunia.
Dalam tradisi langit nusantara, sering disebut juga sebagai Lintang Wuluh, atau Lintang Kerti. Dari tradisi India dikenal sebagai Kartika (Kritikka) yang namanya diambil dari dewa pelindung bangsa Tamil, Kartikeya.Sedangkan di Tiongkok dan Korea, Tsuraya dikenal sebagai Mao-Xing dan Myo-Su Byeol (Bintang Berambut, Hairy-Head Star). Jepang mengenalnya sebagai Subaru-hoshi atau &quot;Bintang yang berkumpul&quot;, secara populer dikenal sebagai Subaru.
Dalam tradisi agraris nusantara, munculnya Pleiades ketika fajar digunakan sebagai tanda untuk memulai menggarap sawah dan membersihkan huma, sebagai tanda awal bercocok tanam. Sedangkan di timur tengah, Tsuraya yang terbit ketika fajar merupakan penanda berakhirnya masa mewabahnya hama tanaman dan dimulainya panen buah kurma.</description><content:encoded>JAKARTA - Beberapa waktu belakangan ini, publik dihebohkan dengan kabar mengenai bintang Tsuraya. Dikutip dari situs LAPAN, Tsuraya (Thuraya) atau dalam istilah astronomi populer disebut sebagai gugus bintang terbuka Pleiades.
Ini merupakan sekumpulan bintang yang terletak di dekat rasi Taurus. Gugus bintang terbuka ini terdiri dari sejumlah bintang, dan tujuh di antaranya dapat dilihat dengan mata telanjang.
Dalam mitologi Yunani dan dikenal sampai saat ini, ketujuh bintang tersebut adalah  Sterope, Merope, Electra, Maia, Taygeta, Celaeno, dan Alcyone serta dikenal sebagai bintang 7 saudari.
Karena mudah dikenali dengan mata telanjang, maka obyek ini juga muncul dalam berbagai mitologi langit dari berbagai kebudayaan di seluruh dunia. Pleiades juga dikenal sebagai bintang tujuh dalam berbagai mitologi di berbagai kebudayaan di seluruh dunia.
Dalam tradisi langit nusantara, sering disebut juga sebagai Lintang Wuluh, atau Lintang Kerti. Dari tradisi India dikenal sebagai Kartika (Kritikka) yang namanya diambil dari dewa pelindung bangsa Tamil, Kartikeya.Sedangkan di Tiongkok dan Korea, Tsuraya dikenal sebagai Mao-Xing dan Myo-Su Byeol (Bintang Berambut, Hairy-Head Star). Jepang mengenalnya sebagai Subaru-hoshi atau &quot;Bintang yang berkumpul&quot;, secara populer dikenal sebagai Subaru.
Dalam tradisi agraris nusantara, munculnya Pleiades ketika fajar digunakan sebagai tanda untuk memulai menggarap sawah dan membersihkan huma, sebagai tanda awal bercocok tanam. Sedangkan di timur tengah, Tsuraya yang terbit ketika fajar merupakan penanda berakhirnya masa mewabahnya hama tanaman dan dimulainya panen buah kurma.</content:encoded></item></channel></rss>
