<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Google Blokir Jutaan Email Berbahaya Terkait COVID-19</title><description>Google memblokir 18 juta malware dan email phishing terkait COVID-19.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/04/17/207/2200887/google-blokir-jutaan-email-berbahaya-terkait-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/04/17/207/2200887/google-blokir-jutaan-email-berbahaya-terkait-covid-19"/><item><title>Google Blokir Jutaan Email Berbahaya Terkait COVID-19</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/04/17/207/2200887/google-blokir-jutaan-email-berbahaya-terkait-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/04/17/207/2200887/google-blokir-jutaan-email-berbahaya-terkait-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 17 April 2020 19:14 WIB</pubDate><dc:creator>INews.id</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/04/17/207/2200887/google-blokir-jutaan-email-berbahaya-terkait-covid-19-rqq3sdx9N0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: The New York Times)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/04/17/207/2200887/google-blokir-jutaan-email-berbahaya-terkait-covid-19-rqq3sdx9N0.jpg</image><title>(Foto: The New York Times)</title></images><description>MOUNTAIN VIEW - Google memblokir 18 juta malware dan email phishing terkait COVID-19 setiap hari, dikutip inews. Dalam sepekan terakhir, petugas keamanan dunia maya baik dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris telah memperingatkan hacker dan kriminal online mengambil keuntungan dari krisis Covid-19.

Dengan 1,5 miliar pengguna dan 5 juta bisnis berbayar, Gmail menjadi layanan e-mail yang paling banyak digunakan di dunia. Oleh karena itu, menjadikannya barometer yang baik untuk risiko bawaan terkait dengan peningkatan pekerja rumahan.

Google telah melihat sekilas ke dalam jenis-jenis pesan yang membantu sistem machine learning-nya untuk memblokir. Ada jenis aktor jahat menyamar sebagai badan kesehatan resmi seperti WHO dan meminta penggunanya menyumbangkan donasi dalam Bitcoin.

Ada juga e-mail jahat yang mengaku berasal dari Admin Department kepegawaian. E-mail berusaha menipu orang agar mengklik link palsu. Sementara e-mail lainnya menyamar sebagai lembaga pemerintah, menawarkan usaha kecil informasi lebih lanjut mengenai pengajuan paket stimulus.
Tidak semua malware Covid-19 dan ancaman phishing hal baru. Menurut Google, banyak di antaranya adalah kampanye malware yang baru diperbarui untuk mengeksploitasi perhatian yang meningkat pada Covid-19.

Machine learning sangat penting bagi upaya Google mencegah malware, phishing, dan e-mail jahat lainnya menjangkau pengguna. Scammers sering mengubah dan mengadaptasi teknik mereka untuk menghindari filter dan memanfaatkan krisis seperti sekarang, sehingga teknologi perlu beradaptasi juga.</description><content:encoded>MOUNTAIN VIEW - Google memblokir 18 juta malware dan email phishing terkait COVID-19 setiap hari, dikutip inews. Dalam sepekan terakhir, petugas keamanan dunia maya baik dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris telah memperingatkan hacker dan kriminal online mengambil keuntungan dari krisis Covid-19.

Dengan 1,5 miliar pengguna dan 5 juta bisnis berbayar, Gmail menjadi layanan e-mail yang paling banyak digunakan di dunia. Oleh karena itu, menjadikannya barometer yang baik untuk risiko bawaan terkait dengan peningkatan pekerja rumahan.

Google telah melihat sekilas ke dalam jenis-jenis pesan yang membantu sistem machine learning-nya untuk memblokir. Ada jenis aktor jahat menyamar sebagai badan kesehatan resmi seperti WHO dan meminta penggunanya menyumbangkan donasi dalam Bitcoin.

Ada juga e-mail jahat yang mengaku berasal dari Admin Department kepegawaian. E-mail berusaha menipu orang agar mengklik link palsu. Sementara e-mail lainnya menyamar sebagai lembaga pemerintah, menawarkan usaha kecil informasi lebih lanjut mengenai pengajuan paket stimulus.
Tidak semua malware Covid-19 dan ancaman phishing hal baru. Menurut Google, banyak di antaranya adalah kampanye malware yang baru diperbarui untuk mengeksploitasi perhatian yang meningkat pada Covid-19.

Machine learning sangat penting bagi upaya Google mencegah malware, phishing, dan e-mail jahat lainnya menjangkau pengguna. Scammers sering mengubah dan mengadaptasi teknik mereka untuk menghindari filter dan memanfaatkan krisis seperti sekarang, sehingga teknologi perlu beradaptasi juga.</content:encoded></item></channel></rss>
