<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Cara Facebook Deteksi Hoaks saat Wabah COVID-19</title><description>Facebook telah bekerja sama dengan pihak ketiga Lead Stories untuk mengidentifikasi dan menghapus informasi palsu di platformnya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/31/207/2191992/ini-cara-facebook-deteksi-hoaks-saat-wabah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/31/207/2191992/ini-cara-facebook-deteksi-hoaks-saat-wabah-covid-19"/><item><title>Ini Cara Facebook Deteksi Hoaks saat Wabah COVID-19</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/31/207/2191992/ini-cara-facebook-deteksi-hoaks-saat-wabah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2020/03/31/207/2191992/ini-cara-facebook-deteksi-hoaks-saat-wabah-covid-19</guid><pubDate>Selasa 31 Maret 2020 19:29 WIB</pubDate><dc:creator>Pernita Hestin Untari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/31/207/2191992/ini-cara-facebook-deteksi-hoaks-saat-wabah-covid-19-WETJglGj3D.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/31/207/2191992/ini-cara-facebook-deteksi-hoaks-saat-wabah-covid-19-WETJglGj3D.jpeg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Facebook telah bekerja sama dengan pihak ketiga Lead Stories untuk mengidentifikasi dan menghapus informasi palsu di platformnya. Seperti diketahui, informasi palsu atau hoaks seputar virus corona (COVID-19) belakangan ini semakin ramai beredar di media sosial. Hal ini malpu menyesatkan masyarakat pada cara atau penanganan virus yang salah.

Dilansir dari laman WSJ, Selasa (31/3/2020) Lead Stories menggunakan mesin Trendolizer untuk mendeteksi dan menghilangkan informasi hoaks. Tidak hanya Facebook, Lead Stories juga meninjau hoaks di Instagram, Twitter, dan YouTube. Sejak pemeriksaan fakta virus corona pertamanya pada pertengahan Januari, Lead Stories telah memeriksa lebih dari 200 klaim palsu.

Lead Stories diluncurkan dengan pendanaan independen tetapi sebagian tetap bertahan dengan sebagian dana dari Facebook. Raksasa teknologi media sosial itu memulai program pengecekan fakta pada akhir 2016 setelah kritik tentang bagaimana ia menangani informasi yang salah selama pemilihan presiden di 2016. Pemeriksa fakta manusia tetap menjadi pusat pertahanan Facebook, dan bahkan sebelum pandemi coronavirus perusahaan itu meningkatkan investasinya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Facebook telah bekerja sama dengan pihak ketiga Lead Stories untuk mengidentifikasi dan menghapus informasi palsu di platformnya. Seperti diketahui, informasi palsu atau hoaks seputar virus corona (COVID-19) belakangan ini semakin ramai beredar di media sosial. Hal ini malpu menyesatkan masyarakat pada cara atau penanganan virus yang salah.

Dilansir dari laman WSJ, Selasa (31/3/2020) Lead Stories menggunakan mesin Trendolizer untuk mendeteksi dan menghilangkan informasi hoaks. Tidak hanya Facebook, Lead Stories juga meninjau hoaks di Instagram, Twitter, dan YouTube. Sejak pemeriksaan fakta virus corona pertamanya pada pertengahan Januari, Lead Stories telah memeriksa lebih dari 200 klaim palsu.

Lead Stories diluncurkan dengan pendanaan independen tetapi sebagian tetap bertahan dengan sebagian dana dari Facebook. Raksasa teknologi media sosial itu memulai program pengecekan fakta pada akhir 2016 setelah kritik tentang bagaimana ia menangani informasi yang salah selama pemilihan presiden di 2016. Pemeriksa fakta manusia tetap menjadi pusat pertahanan Facebook, dan bahkan sebelum pandemi coronavirus perusahaan itu meningkatkan investasinya.

</content:encoded></item></channel></rss>
